UPI YAIUPI YAI

Psikologi Kreatif InovatifPsikologi Kreatif Inovatif

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan konsep diri dengan resiliensi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia Y.A.I angkatan 2018 yang mengikuti magang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 200 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 121 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala self-compassion, konsep diri, dan resiliensi. Hasil analisis bivariat correlation pertama antara self-compassion dengan resiliensi diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,693 dengan p = 0,000 < 0,05. Hasil analisis bivariat correlation kedua antara konsep diri dengan resiliensi diperoleh korelasi (r) sebesar 0,791 dengan p = 0,000 < 0,05. Hasil analisis data multivariate correlation antara self-compassion dan konsep diri dengan resiliensi diperoleh (R) sebesar 0,814 dengan P = 0,000 < 0,05.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self-compassion dengan resiliensi, serta hubungan antara konsep diri dengan resiliensi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia Y.Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara self-compassion dan konsep diri dengan resiliensi secara bersamaan.Dengan demikian, semakin tinggi tingkat self-compassion dan konsep diri, semakin tinggi pula resiliensi yang dimiliki mahasiswa.

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar mahasiswa terus mengembangkan self-compassion dan konsep diri positif untuk meningkatkan resiliensi mereka dalam menghadapi tantangan akademik dan magang. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor lain seperti dukungan sosial, gaya coping, dan karakteristik kepribadian dalam memprediksi resiliensi pada mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis mindfulness dan self-compassion untuk meningkatkan resiliensi mahasiswa, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan antara kuliah dan magang. Penelitian lebih lanjut juga dapat menginvestigasi perbedaan resiliensi antara mahasiswa yang mengikuti program magang dengan mahasiswa yang tidak mengikuti program magang, serta faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan tersebut. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang resiliensi pada mahasiswa dapat diperoleh, dan strategi yang lebih efektif dapat dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan psikologis dan keberhasilan akademik mereka.

Read online
File size780.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test