UMPUMP
Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical SciencesExclusive breastfeeding (EBF) for the first six months of life is essential for infant health, growth and development, yet its coverage remains low in Indonesia. The study aimed to assess exclusive breastfeeding practices in Indonesia and examine the association of early initiation of breastfeeding and other antenatal care service (ANC) with EBF in Indonesian. This cross-sectional study analyzed secondary data from the 2022 Indonesia National Nutrition Survey. Data of 3,718 infants aged 6 months from 33 provinces on breastfeeding practice were extracted. Multiple logistic regression analysis was performed to identify the factors associated with EBF, presenting Adjusted Odds Ratio (AOR), 95% Confidence Interval (95% CI) and spatial distribution was mapped using QGIS. The results revealed that only 45.70%. History of early breastfeeding (AOR=1.60; 95% CI: 1.40-1.83), received nutrition counseling (AOR=1.21; 95% CI: 1.06-1.38) and infants with normal or higher birth weight (≥2,500 grams) were more likely to be exclusively breastfed (AOR=1.68; 95% CI: 1.27-2.21). Employment of mothers also showed significant associations with EBF practices (AOR=1.20; 95% CI: 1.04-1.37). Less than half of infants received exclusive breastfeeding. Early breastfeeding and nutrition counseling improved EBF, especially among employed mothers. Emphasis on those factors during ANC is needed, particularly in low EBF coverage provinces.
This study found that exclusive breastfeeding (EBF) coverage among infants aged six months in Indonesia remains suboptimal.Early initiation of breastfeeding, receipt of nutrition counseling, maternal employment, and normal or above-normal birth weight were significantly associated with EBF.Efforts to increase EBF should focus on promoting immediate breastfeeding after birth, strengthening nutrition counseling during ANC and PNC visits, and expanding health promotion programs.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan inisiasi menyusu dini dan konseling gizi, seperti peran dukungan keluarga, norma sosial, dan kualitas layanan kesehatan di berbagai daerah. Selain itu, studi intervensi yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan dalam memberikan konseling gizi yang efektif kepada ibu hamil dan menyusui sangat diperlukan. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu bekerja mengenai tantangan dalam menyusui eksklusif, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi hambatan tersebut, sehingga dapat dirumuskan kebijakan dan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan mereka.
| File size | 450.33 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Selain itu, faktor institusional seperti sistem manajemen, kebijakan SDM, dan ketersediaan sumber daya turut memengaruhi praktik profesionalisme tenagaSelain itu, faktor institusional seperti sistem manajemen, kebijakan SDM, dan ketersediaan sumber daya turut memengaruhi praktik profesionalisme tenaga
MALAHAYATIMALAHAYATI Faktor‑faktor tersebut saling terkait dan meningkatkan risiko penularan melalui kontak langsung dan kontaminasi barang. Oleh karena itu, pencegahan harusFaktor‑faktor tersebut saling terkait dan meningkatkan risiko penularan melalui kontak langsung dan kontaminasi barang. Oleh karena itu, pencegahan harus
UMPUMP Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret berupa edukasi keluarga, program kelompok sebaya dan konseling, serta inisiatif berbasis lingkungan untuk memperkuatOleh karena itu, diperlukan upaya konkret berupa edukasi keluarga, program kelompok sebaya dan konseling, serta inisiatif berbasis lingkungan untuk memperkuat
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode Kadar timbal darah diukur menggunakan metode Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy, sedangkan pemeriksaan retikulosit dilakukanMetode Kadar timbal darah diukur menggunakan metode Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy, sedangkan pemeriksaan retikulosit dilakukan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Faktor pengetahuan dan sikap ibu terhadap pola pemberian makanan berperan penting dalam menentukan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiFaktor pengetahuan dan sikap ibu terhadap pola pemberian makanan berperan penting dalam menentukan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian personal yang sering dialami oleh perawat akibat tekanan kerjaBurnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian personal yang sering dialami oleh perawat akibat tekanan kerja
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA This study aimed to evaluate the effectiveness of the GEMBIRA program (Gerakan Membiasakan Bersih dan Rajin pada Anak) in improving knowledge and hygiene-relatedThis study aimed to evaluate the effectiveness of the GEMBIRA program (Gerakan Membiasakan Bersih dan Rajin pada Anak) in improving knowledge and hygiene-related
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA dwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksidwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksi
Useful /
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Data utama diperoleh dari dosen bahasa Inggris di tiga universitas Islam Negeri di Indonesia, yaitu Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad IdrisData utama diperoleh dari dosen bahasa Inggris di tiga universitas Islam Negeri di Indonesia, yaitu Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Post Kraniotomi merupakan tindakan bedah yang dilakukan pada pasien dengan perdarahan intrakranial (ICH). ICH merupakan kondisi kegawatdaruratan yang berisikoPost Kraniotomi merupakan tindakan bedah yang dilakukan pada pasien dengan perdarahan intrakranial (ICH). ICH merupakan kondisi kegawatdaruratan yang berisiko
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Masa remaja adalah periode yang ditandai oleh perubahan fisik dan psikologis, termasuk awal menstruasi. Dismenore, masalah ginekologis umum di kalanganMasa remaja adalah periode yang ditandai oleh perubahan fisik dan psikologis, termasuk awal menstruasi. Dismenore, masalah ginekologis umum di kalangan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Namun, studi ini terbatas pada satu sekolah dan sampel kecil, sehingga penelitian lanjutan dengan jangkauan lebih luas, sampel lebih besar, dan durasiNamun, studi ini terbatas pada satu sekolah dan sampel kecil, sehingga penelitian lanjutan dengan jangkauan lebih luas, sampel lebih besar, dan durasi