UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini menyelidiki model terjemahan istilah kecerdasan emosional dalam kata dasar dan turunan, khususnya dalam jenis kata sifat sebagai strategi percontohan dalam menerjemahkan kata sifat. Tujuan penelitian adalah (i) untuk membangun model terjemahan kata sifat, (ii) untuk menggambarkan model terjemahan kata sifat, dan (iii) untuk menggambarkan cara menggunakan model tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan penelitian. Model merupakan produk dari tahap terjemahan berdasarkan teknik terjemahan dalam menghasilkan kualitas terjemahan yang baik. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Nur Hasyim (2019) tentang “Analisis Terjemahan Istilah Kecerdasan Emosional pada buku berjudul Working with Emotional Intelligence oleh Daniel Goleman (2019). Substansi model didasarkan pada teknik terjemahan yang diusulkan seperti padanan setara, transposisi, modulasi, atau pinjaman. Teknik-teknik tersebut adalah teknik yang dapat digunakan untuk menavigasi dalam menerjemahkan kata sifat untuk memperoleh kualitas terjemahan yang baik.

Penelitian ini menghasilkan model terjemahan yang menggabungkan analisis morfologis kata sifat, teknik terjemahan, dan penilaian kualitas terjemahan.Model ini dapat digunakan sebagai panduan bagi penerjemah dalam memilih teknik terjemahan yang tepat untuk menghasilkan terjemahan yang akurat, dapat diterima, dan mudah dibaca.Model ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas terjemahan dan memberikan kontribusi pada pengembangan studi terjemahan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model terjemahan ini pada jenis teks lain, seperti teks hukum atau teks ilmiah, untuk melihat sejauh mana model ini dapat diadaptasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model terjemahan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mempertimbangkan aspek linguistik, tetapi juga aspek budaya dan kontekstual. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan alat bantu terjemahan berbasis teknologi yang dapat membantu penerjemah dalam menerapkan model terjemahan ini secara lebih efisien. Pengembangan alat bantu ini dapat berupa sistem yang secara otomatis merekomendasikan teknik terjemahan yang sesuai berdasarkan analisis teks sumber, sehingga dapat mempercepat proses terjemahan dan meningkatkan konsistensi kualitas terjemahan.

Read online
File size574.11 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test