UMPWRUMPWR

Surya AbdimasSurya Abdimas

Pemberdayaan yang dimaksud adalah anggota kelompok KKN mampu mengenali potensi yang ada di desa tersebut. Dengan adanya beberapa program kerja yang bertujuan dalam pemberdayaan masyarakat tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 37 berharap program tersebut memberikan manfaat untuk warga Desa Bener dan menjadikan salah satu sumber wahana keilmuan khususnya dalam bermasyarakat bagi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purworejo. Metode yang digunakan adalah melakukan survei permasalahan dan potensi yang ada di desa Bener, melakukan perencanaan program kerja dan pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan. Kegiatan yang dilaksanakan bidang fisik di antaranya penyuluhan kenakalan dan kesehatan reproduksi remaja, pelatihan bahasa Jawa, pelatihan komputer, penyuluhan singkong keju, klepon singkong, dan wedang uwuh, pembagian bibit jambu citra dan bibit mahoni, apotek hidup, kerja bakti, penyerahan alat peraga matematika, dan penyerahan Al‑qursn. Sedangkan kegiatan non‑fisik yaitu penyuluhan, administrasi data, membantu persiapan pesta siaga, bedah rumah, membantu ekstrakurikuler pramuka, membantu mengajar di sekolah, kegiatan bimbingan belajar, mengikuti pertemuan rutin PKK, mengikuti berjanjen, taziah, pengadaan lomba‑lomba, dan jalan sehat se‑TK Desa Bener. Hasil dari pelaksanaan KKN ini adalah terlaksananya program‑program kerja dengan baik dan lancar.

KKN di Desa Bener berhasil melaksanakan semua program yang direncanakan sehingga target tercapai.Bibit tanaman dan program bedah rumah diharapkan memberi manfaat bagi warga dalam memanfaatkan lahan kosong dan memperbaiki kondisi rumah.Kedua kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan, terutama bagi warga kurang mampu.

Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang program pemanfaatan lahan kosong terhadap pendapatan rumah tangga dengan membandingkan beberapa desa serupa, sehingga dapat menilai keberlanjutan dan efektivitas intervensi. Selanjutnya, studi komprehensif dapat mengevaluasi kontribusi program bedah rumah terhadap kesehatan dan kesejahteraan penghuni, menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif untuk mengidentifikasi perubahan kondisi hidup. Terakhir, eksplorasi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi mobile untuk pelatihan dan pemantauan kegiatan KKN, dapat menilai apakah penggunaan alat digital meningkatkan partisipasi masyarakat dan kualitas penyuluhan, serta memberikan rekomendasi untuk skala lebih luas.

Read online
File size547.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test