IAIN LANGSAIAIN LANGSA
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganAl-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganPengetahuan hukum penghulu terhadap isu-isu disabilitas menentukan bagaimana implementasi hukum yang advokatif terhadap penyandang disabilitas. Tulisan ini melacak paradigma hukum penghulu muda Jawa Timur yang berjumlah 7 penghulu terhadap beberapa pasal dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyinggung isu-isu disabilitas. Beberapa tema yang dilacak adalah wali nikah (pasal 22), saksi nikah (pasal 25), dan poligami (pasal 57). Kajian ini adalah yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan konseptual dan filosofis. Artikel ini menemukan bahwa mayoritas penghulu muda Jawa Timur belum memiliki paradigma interpretasi advokatif karena mereka membaca pasal-pasal secara otentik dan gramatikal, tidak secara sosiologis atau teleologis. Aspek maslahat dari pasal-pasal tersebut juga dinilai terlihat lebih nyata. Oleh karena itu, nalar advokatif terhadap hak penyandang disabilitas dengan perspektif hak asasi manusia tidak banyak dilibatkan. Akibatnya, penyandang disabilitas yang menjadi wali nikah, saksi nikah, dan sebagai istri dapat menjadi korban pengabaian hak perdata yang asasi dalam perkawinan. Di sinilah paradigma konservatif penghulu muda tampil secara kuat dan dominan. Sementara eksistensi paradigma progresif juga terkubur dan terbingkai dalam arus paradigma konservatif. Temuan ini tentu menjadi catatan penting tentang bagaimana kontestasi paradigma konservatif dan progresif dalam hukum keluarga yang secara tidak langsung dibentuk sendiri oleh pemerintah.
Penghulu muda di Jawa Timur menunjukkan paradigma konservatif dalam tiga isu yaitu wali nikah, saksi nikah, dan poligami berdasarkan interpretasi tekstual KHI sehingga nilai kebermanfaatan bagi penyandang disabilitas terabaikan.Akibatnya, hak-hak penyandang disabilitas dalam proses pernikahan melemah karena penggunaan istilah yang diskriminatif dan kurangnya penerapan paradigma advokatif.Oleh karena itu, Kementerian Agama perlu mendorong perspektif humanis dengan memasukkan sudut pandang disabilitas ke dalam referensi hukum (fiqh, KHI, PMA, KMA) agar paradigma progresif dalam penanganan isu disabilitas di kalangan penghulu dapat terbentuk.
Dalam rangka membangun paradigma hukum keluarga Islam yang lebih humanis dan inklusif terhadap penyandang disabilitas, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, sebuah penelitian kualitatif mendalam perlu dilakukan untuk merancang dan menguji modul pelatihan ijtihad progresif dan interpretasi pasal-pasal KHI yang mengintegrasikan sudut pandang hak-hak penyandang disabilitas bagi para penghulu di berbagai Kantor Urusan Agama; studi ini dapat mengukur sejauh mana materi pelatihan menggeser paradigma konservatif menjadi lebih advokatif. Kedua, studi etnografis lintas wilayah dapat diadakan untuk mengumpulkan pengalaman penyandang disabilitas sebagai wali nikah, saksi nikah, atau pihak istri dalam proses pernikahan, dengan tujuan menggali hambatan akses, bentuk-bentuk diskriminasi terselubung, dan strategi advokasi budaya yang berhasil memperkuat perlindungan hak sipil mereka. Ketiga, penelitian komparatif kebijakan antara Kementerian Agama dan instansi agama daerah yang telah mengeluarkan PMA, KMA, atau fatwa lokal terkait disabilitas dapat diinisiasi untuk mengidentifikasi praktik terbaik, alat ukur implementasi, serta faktor penentu keberhasilan harmonisasi regulasi nasional yang responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas dalam dimensi hukum pernikahan.
- Between Conservatism and Progressivism: The Young Penghulu in East Java's Legal Paradigm Addresses... journal.iainlangsa.ac.id/index.php/qadha/article/view/7352Between Conservatism and Progressivism The Young Penghulu in East Javas Legal Paradigm Addresses journal iainlangsa ac index php qadha article view 7352
- Islamic Law and Contemporary Challenges from Fresh Ijtihad Point of View | Jurnal Hukum Islam. islamic... e-journal.uingusdur.ac.id/jhi/article/view/jhi_v20i1_05Islamic Law and Contemporary Challenges from Fresh Ijtihad Point of View Jurnal Hukum Islam islamic e journal uingusdur ac jhi article view jhi v20i1 05
- Conservatism on Islamic Legal Maxims: Judicial Interpretation of Polygamous Marriage at the Religious... doi.org/10.24260/jil.v4i2.1637Conservatism on Islamic Legal Maxims Judicial Interpretation of Polygamous Marriage at the Religious doi 10 24260 jil v4i2 1637
| File size | 522.41 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAIZUUINSAIZU Meskipun cakupan substantifnya lebih sempit dan mengecualikan pekerja rumah tangga, mekanismenya lebih selaras dengan prinsip Islam tentang pencegahanMeskipun cakupan substantifnya lebih sempit dan mengecualikan pekerja rumah tangga, mekanismenya lebih selaras dengan prinsip Islam tentang pencegahan
UINSAIZUUINSAIZU Komunitas Jrahi, yang berakar pada nilai-nilai Islam berupa ukhuwah, ʿadl, dan taʿāwun, memberikan respons positif terhadap kepala desa non-Muslim yangKomunitas Jrahi, yang berakar pada nilai-nilai Islam berupa ukhuwah, ʿadl, dan taʿāwun, memberikan respons positif terhadap kepala desa non-Muslim yang
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Studi ini menunjukkan bahwa konstruksi taklīf bagi penyandang disabilitas tidak hanya menggunakan ketentuan rukhsah sebagai solusi dalam mengatasi keterbatasanStudi ini menunjukkan bahwa konstruksi taklīf bagi penyandang disabilitas tidak hanya menggunakan ketentuan rukhsah sebagai solusi dalam mengatasi keterbatasan
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadi harapan bagi UMKM untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Media promosi digitalPemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadi harapan bagi UMKM untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Media promosi digital
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum keluarga mencakup ketentuan mengenai hubungan antar anggota keluarga, meliputi pernikahan, keturunan, nafkah, hadhanah,Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum keluarga mencakup ketentuan mengenai hubungan antar anggota keluarga, meliputi pernikahan, keturunan, nafkah, hadhanah,
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Jenis penelitian field research dengan pendekatan sosiologis yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa faktorJenis penelitian field research dengan pendekatan sosiologis yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa faktor
ALJAMIAHALJAMIAH Untuk menjelaskan hal tersebut, studi ini mendasarkan pada hasil rekomendasi mereka pada Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) pertama di Cirebon tahunUntuk menjelaskan hal tersebut, studi ini mendasarkan pada hasil rekomendasi mereka pada Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) pertama di Cirebon tahun
ALJAMIAHALJAMIAH Berdasarkan hasil wawancara mendalam, dapat disimpulkan bahwa sebagian masyarakat Jepang menunjukkan sikap lebih ramah dan menerima komunitas Muslim, sehinggaBerdasarkan hasil wawancara mendalam, dapat disimpulkan bahwa sebagian masyarakat Jepang menunjukkan sikap lebih ramah dan menerima komunitas Muslim, sehingga
Useful /
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem kompensasi yang diterapkan di Grand Orchardz Hotel Kemayoran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerjaPenelitian ini menunjukkan bahwa sistem kompensasi yang diterapkan di Grand Orchardz Hotel Kemayoran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja
UDSUDS Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua setelah diberikan edukasi lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan edukasi. Rata-rata pengetahuanPenelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua setelah diberikan edukasi lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan edukasi. Rata-rata pengetahuan
UACUAC Tujuan dari makalah ini adalah untuk meninjau strategi pembelajaran kepemimpinan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa sejak pemerintah mengirimTujuan dari makalah ini adalah untuk meninjau strategi pembelajaran kepemimpinan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa sejak pemerintah mengirim
UMAUMA Open Data (OD) merupakan data terbuka bagi publik untuk digunakan, digunakan kembali, dan didistribusikan sesuai dengan kepentingannya. Pemerintah KotaOpen Data (OD) merupakan data terbuka bagi publik untuk digunakan, digunakan kembali, dan didistribusikan sesuai dengan kepentingannya. Pemerintah Kota