UPIUPI

Indonesian Journal of Applied LinguisticsIndonesian Journal of Applied Linguistics

Penyebaran bahasa Inggris secara global telah menjadi fenomena yang dirasakan luas, memunculkan persepsi dan sikap yang beragam di kalangan pengguna. Kemunculan penggunaan bahasa Inggris dalam ruang virtual menghasilkan konsep English 2.0, yang dipandang sebagai pendekatan pembelajaran bahasa Inggris yang melibatkan jaringan pembelajaran dan teknologi digital. Penelitian ini mengeksplorasi sikap mahasiswa dan dosen universitas Indonesia terhadap penggunaan bahasa Inggris dalam konteks tatap muka maupun virtual dengan menggunakan pendekatan metode campuran; sebanyak 251 responden mengisi kuesioner yang meliputi item skala Likert dan pertanyaan terbuka. Analisis statistik t‑test berpasangan pada data Likert dan analisis tematik pada jawaban terbuka menunjukkan sikap yang beragam, dimana ruang virtual dapat menjadi wadah belajar dan berlatih bahasa Inggris, namun pemanfaatan bahasa tersebut secara optimal sangat dipengaruhi oleh perencanaan dan desain pembelajaran bahasa Inggris.

Responden menunjukkan sikap yang ambigu terhadap penggunaan bahasa Inggris, dengan kecenderungan negatif dalam interaksi tatap muka namun lebih terbuka dalam konteks virtual.Pengintegrasian pembelajaran berbasis jaringan dan teknologi digital, yang disebut English 2.0, dapat meningkatkan peluang penggunaan bahasa Inggris secara efektif di lingkungan universitas.Keberhasilan implementasi bahasa Inggris ke depan sangat bergantung pada perencanaan kebijakan dan desain kurikulum yang responsif terhadap dinamika multilingual Indonesia.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi digital memengaruhi adopsi English 2.0 di kalangan mahasiswa universitas Indonesia pada berbagai wilayah, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat penggunaan bahasa Inggris secara digital; selanjutnya, kajian eksperimental dapat menguji dampak integrasi modul pembelajaran jaringan English 2.0 ke dalam kurikulum terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris dan perubahan sikap belajar mahasiswa, dengan membandingkan kelompok kontrol dan intervensi; terakhir, studi longitudinal dapat menelusuri perubahan sikap bahasa selama periode waktu tertentu ketika bahasa Inggris digunakan secara simultan dalam interaksi tatap muka dan virtual, serta mengevaluasi pengaruh kebijakan bahasa yang diterapkan oleh institusi pendidikan terhadap dinamika tersebut.

  1. ENGLISH AND IDENTITY IN MULTICULTURAL CONTEXTS: ISSUES, CHALLENGES, AND OPPORTUNITIES | TEFLIN Journal.... doi.org/10.15639/teflinjournal.v28i1/71-92ENGLISH AND IDENTITY IN MULTICULTURAL CONTEXTS ISSUES CHALLENGES AND OPPORTUNITIES TEFLIN Journal doi 10 15639 teflinjournal v28i1 71 92
  2. The fever of English 2.0 in Indonesia: University students’ and faculty members’ attitudes... doi.org/10.17509/ijal.v8i2.13315The fever of English 2 0 in Indonesia University studentsAo and faculty membersAo attitudes doi 10 17509 ijal v8i2 13315
  3. Bahasa gado‐gado: English in Indonesian popular texts - Martin‐Anatias - 2018 - World... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/weng.12313Bahasa gadoyAAAagado English in Indonesian popular texts MartinyAAAaAnatias 2018 World onlinelibrary wiley doi 10 1111 weng 12313
Read online
File size392.88 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test