UBAYAUBAYA

ANIMA Indonesian Psychological JournalANIMA Indonesian Psychological Journal

Perilaku sabotase diri akademik merupakan masalah yang lazim di kalangan siswa Form Two di Kenya, yang dikaitkan dengan prestasi akademik yang lebih rendah, kecemasan akademik, stres akademik, dan kesehatan mental yang buruk. Penelitian yang ada secara konsisten mengaitkan kepuasan kebutuhan psikologis dasar dengan perilaku sabotase diri akademik yang lebih sedikit. Meskipun demikian, terdapat kelangkaan relatif studi yang mengeksplorasi area ini dalam konteks Kenya. Oleh karena itu, studi ini meneliti bagaimana lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan psikologis dasar berhubungan dengan perilaku sabotase diri akademik, dengan self-determination theory (SDT) sebagai dasar teoritis, dan desain penelitian metode campuran paralel konvergen.

Lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan berhubungan negatif dengan perilaku sabotase diri akademik, sehingga pemenuhan kebutuhan psikologis dasar siswa mengurangi perilaku tersebut.Oleh karena itu, guru perlu menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung otonomi, kompetensi, dan keterkaitan siswa.Strategi meliputi pemberian kebebasan mengatur jadwal belajar, mendorong pertanyaan aktif, serta membangun hubungan yang mudah didekati untuk konsultasi akademik dan pribadi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah temuan hubungan negatif antara lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan dan perilaku sabotase akademik juga berlaku pada siswa dari jenjang pendidikan lain, seperti Form One, Form Three, dan Form Four, untuk memperluas generalisasi hasil. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang melacak perubahan kebutuhan psikologis dasar, lingkungan belajar, dan perilaku sabotase akademik selama beberapa tahun guna menilai arah kausalitas di antara variabel-variabel tersebut. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan guru dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran yang mendukung otonomi, kompetensi, dan keterkaitan, serta mengukur dampaknya terhadap penurunan tingkat prokrastinasi dan ketidakterlibatan akademik siswa.

  1. Academic Procrastination in Undergraduate Students: Understanding the Role of Basic Psychological Need... cje-rce.ca/index.php/cje-rce/article/view/5293Academic Procrastination in Undergraduate Students Understanding the Role of Basic Psychological Need cje rce ca index php cje rce article view 5293
  2. Relationship Between Needs-Supportive Learning Environment and Academic Self-Sabotaging Behavior Among... doi.org/10.24123/aipj.v40i2.7322Relationship Between Needs Supportive Learning Environment and Academic Self Sabotaging Behavior Among doi 10 24123 aipj v40i2 7322
  3. Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.2979/spectrum.6.2.01Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 2979 spectrum 6 2 01
  4. Full article: Examining the importance of supporting youth’s basic needs in one youth leadership... tandfonline.com/doi/full/10.1080/02673843.2016.1152986Full article Examining the importance of supporting youthyAAAos basic needs in one youth leadership tandfonline doi full 10 1080 02673843 2016 1152986
  5. Five Misunderstandings About Case-Study Research. five case study research publication qualitative inquiry... doi.org/10.1177/1077800405284363Five Misunderstandings About Case Study Research five case study research publication qualitative inquiry doi 10 1177 1077800405284363
Read online
File size1.31 MB
Pages31
DMCAReport

Related /

ads-block-test