SEMINAR IDSEMINAR ID

Journal Global Technology ComputerJournal Global Technology Computer

Masih berlangsungnya dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan berbagai sektor mengalami penurunan, salah satunya di bidang Pendidikan. Banyak cara yang dihadapi dalam dunia Pendidikan untuk memulihkan dampak yang disebabkan oleh Covid-19 yaitu melakukan pembelajaran secara daring dan luring. Dalam menghadapi pelaksanaan pembelajaran tersebut terdapat kendala, salah satunya pada pelaksanaan pembelajaran daring yang dilaksanakan pada SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Masalah yang sering timbul adalah pembagian bandwidth yang tidak merata ketika semua menggunakan akses internet. Untuk menjaga kelancaran penggunaan internet, manajemen bandwidth yang baik diperlukan dengan tujuan mengatur besaran bandwidth dan menjamin para pengguna jaringan mendapatkan bandwidth yang adil dan memuaskan. Salah satu cara untuk mengatur besaran bandwidth dengan menggunakan metode queue tree. Metode Queues tree adalah pelimitan yang sangat rumit karena pelimitan ini berdasarkan protokol, ports, IP Address, bahkan kita harus mengaktifkan fitur Mangle pada Firewall jika ingin menggunakan Queue Tree. Dengan tujuan agar kapasitas bandwidth tersebut nantinya akan dibagikan kepada setiap pengguna jaringan sesuai dengan prioritasnya dalam penggunaan internet sehingga besarnya kapasitas bandwidth yang disediakan dapat dioptimalkan pada SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Dimana hasil penerapan metode queue tree yaitu dengan membuat max-limit download dan upload masing-masing sebesar 10Mbps. Download dan Upload masing-masing terbagi menjadi 2 yaitu download atau upload berat masing-masing mendapat max-limit 2,5 Mbps dan download atau upload ringan masing-masing mendapat max-limit 10 Mbps.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Queue Tree dalam manajemen bandwidth berbasis Mikrotik efektif untuk memudahkan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.Perancangan jaringan memerlukan identifikasi kebutuhan, termasuk perangkat keras dan lunak yang spesifik.Metode Queue Tree, dengan fitur Mangle, memungkinkan pembagian bandwidth yang lebih adil dan optimal, dengan pengaturan max-limit download dan upload sebesar 10Mbps, dibagi lagi menjadi prioritas berat dan ringan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode Queue Tree pada jaringan dengan skala yang lebih besar dan heterogen, termasuk berbagai jenis perangkat dan sistem operasi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan metode Queue Tree dengan metode manajemen bandwidth lainnya, seperti PCQ (Per Connection Queue) atau HTB (Hierarchical Token Bucket), untuk menentukan metode yang paling optimal dalam berbagai skenario jaringan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan antarmuka grafis yang lebih intuitif dan mudah digunakan untuk konfigurasi Queue Tree, sehingga memudahkan administrator jaringan dalam mengelola bandwidth secara efektif, terutama bagi mereka yang tidak memiliki keahlian teknis yang mendalam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi jaringan, terutama dalam mendukung pembelajaran daring yang berkelanjutan dan adaptif.

Read online
File size865.09 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test