UM SURABAYAUM SURABAYA

Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community JournalCamellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal

Hipertensi dalam kehamilan menjadi penyebab utama kematian ibu (30,8%) di Surabaya berdasarkan data Profil Kesehatan Surabaya Tahun 2023, dengan risiko persalinan prematur. Berdasarkan ISSHP dan ACOG kategori hipertensi dalam kehamilan yaitu hipertensi kronis, hipertensi gestasional, preeklampsia, eklampsia dan hipertensi kronis disertai preeklampsia. Penanganan atau profilaksis yang diberikan adalah obat ASA, dapat dikombinasikan dengan antihipertensi pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan obat ASA pada pasien ibu hamil dengan hipertensi meliputi dosis obat, frekuensi obat, lama penggunaan, efektivitas obat dan DRP (Drug Related Problems) di RSI Jemursari Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode total sampling. Didapatkan sampel sebanyak 34 pasien yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Hasil pada penelitian ini adalah pemberian obat ASA dengan dosis 80mg dan 100mg yang diberikan satu kali sehari selama 30 tablet tiap bulan. Efektivitas obat ASA juga dapat dikatakan efektif dari data sebanyak 25 pasien (73,53%) mengalami penurunan tekanan darah. Dapat disimpulkan bahwa dosis obat, frekuensi obat, dan lama penggunaan sudah tepat dan sesuai. Potensi terjadinya DRP yaitu interaksi berdasarkan tingkat keparahan yaitu moderate sedangkan interaksi obat berdasarkan mekanisme yaitu farmakodinamik pada pemberian ASA dengan nifedipin (32,35%) sehingga pemberian kedua obat tersebut tidak boleh diminumkan secara bersamaan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dosis, frekuensi, dan lama penggunaan obat ASA yang diberikan kepada pasien ibu hamil dengan hipertensi di RSI Jemursari Surabaya sudah sesuai dengan literatur yang ada.Efektivitas obat ASA terbukti efektif pada 73,53% pasien, ditandai dengan penurunan tekanan darah.Potensi terjadinya Drug Related Problems (DRP) berupa interaksi obat antara ASA dan nifedipin perlu diperhatikan, sehingga pemberian kedua obat tersebut sebaiknya tidak dilakukan bersamaan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh waktu pemberian ASA (pagi atau malam) terhadap efektivitas penurunan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas kombinasi ASA dengan berbagai jenis antihipertensi (misalnya, metildopa, nifedipin, atau labetalol) dalam mencapai target tekanan darah yang optimal. Terakhir, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman ibu hamil mengenai penggunaan ASA, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan terhadap pengobatan dan potensi efek samping yang dirasakan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada pasien.

  1. Low-dose aspirin at ≤16 weeks of gestation for preventing preeclampsia and its maternal and neonatal... doi.org/10.3892/etm.2018.5972Low dose aspirin at O16Aweeks of gestation for preventing preeclampsia and its maternal and neonatal doi 10 3892 etm 2018 5972
  2. Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Kehamilan Risiko Tinggi | HIGEIA (Journal of Public Health Research... journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/64147Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Kehamilan Risiko Tinggi HIGEIA Journal of Public Health Research journal unnes ac sju higeia article view 64147
Read online
File size586.38 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test