PERADABANPERADABAN

Indonesian Journal of Informatics and ResearchIndonesian Journal of Informatics and Research

Jaringan komputer merupakan kumpulan beberapa komputer bahkan jutaan komputer, disebut dengan jaringan komputer bisa berupa jaringan lokal maupun interlokal, jaringan lokal atau disebut dengan LAN (Lokal Area Network) dan jaringan interlokal atau disebut dengan internet. Layanan internet merupakan fasilitas yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia sehingga diperlukan suatu cara untuk memanfaatkan internet dengan maksimal. Virtual Private Network (VPN) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat “private dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan. Virtual Private Network yang bisa menghubungkan antara jaringan publik dengan lokal, sehingga menjadi dasar dalam implementasi tunneling terhadap server SMA Negeri 1 Bantarsari. Permasalahan yang dihadapi di sekolah tersebut karena server yang sekolah miliki belum bisa diakses melalui jaringan public, karena alasan tersebut maka penulis melakukan implementasi vpn tunnel terhadap jaringan server sekolah. Menurut pandangan pengguna, koneksi VPN merupakan koneksi point to point antara user komputer dengan server korporasi dan data terkirim diatas jaringan “dedicated, padahal tidak demikian kenyataannya.

Implementasi VPN tunnel pada server lokal SMA Negeri 1 Bantarsari memungkinkan server diakses melalui jaringan publik, sehingga proses belajar mengajar daring dapat berjalan maksimal.Dengan VPN tunnel, pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) dan Penilaian Akhir Tahun (PAT) dapat dilakukan secara serentak dan terpusat.Selain itu, guru menjadi lebih efektif dan efisien dalam mengelola pembelajaran, karena semua materi terpusat pada platform e‑learning, meningkatkan kontrol dan arahan bagi siswa selama pembelajaran jarak jauh.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kinerja protokol VPN alternatif, seperti WireGuard, dibandingkan dengan protokol tradisional yang digunakan pada SMA Negeri 1 Bantarsari untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kecepatan dan keamanan dalam lingkungan pendidikan. Selanjutnya, dapat dikaji penerapan sistem penamaan dinamis (Dynamic DNS) dan alokasi IP otomatis yang memungkinkan siswa mengakses server tanpa harus memasukkan alamat IP secara manual, sehingga mempermudah penggunaan dan meningkatkan adopsi layanan. Terakhir, studi tentang integrasi otentikasi multi‑faktor serta sistem deteksi intrusi pada jaringan VPN dapat menambah lapisan keamanan, mengurangi risiko penyusupan, dan memberikan gambaran tentang efektivitas mekanisme keamanan tambahan dalam konteks pembelajaran daring.

Read online
File size476.27 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test