PERADABANPERADABAN

Indonesian Journal of Informatics and ResearchIndonesian Journal of Informatics and Research

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang melebihi ambang batas normal, dimana tekanan darah berada pada angka 130/80 mmHg atau lebih. Hipertensi tidak hanya dipengaruhi oleh gaya hidup, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin dan usia. Semakin tua seseorang, semakin tinggi risiko terkena hipertensi. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi, dan tekanan darah tinggi yang mereka miliki bisa menjadi akut. Penderita hipertensi seringkali malas atau tidak mau berobat ke pusat pelayanan kesehatan. Salah satu solusi alternatif untuk berkonsultasi selain pergi ke pusat pelayanan kesehatan adalah sistem pakar. Pada penelitian ini analisis data hipertensi dilakukan dengan menggunakan metode nave bayes dengan menggunakan 100 data latih. Metode nave bayes akan digunakan untuk proses diagnosa hipertensi dengan cara menghitung probabilitas setiap kelas pada data latih, kemudian menghitung probabilitas sebelumnya, dan menghitung nilai probabilitas akhir untuk mendapatkan hasil diagnosa hipertensi. Dari data latih yang telah diketahui sebelumnya, selanjutnya dilakukan pengujian dengan menggunakan 20 data pengujian yang telah dipilih untuk mengetahui nilai akurasi dari metode nave bayes. Berdasarkan pengujian, akurasi algoritma nave bayes adalah 95,00%, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode nave bayes dalam mendiagnosis hipertensi memberikan proses yang cepat dan metode yang mudah diterapkan serta tingkat akurasi yang tidak dapat disangkal.

Berdasarkan hasil penelitian tentang mendiagnosa penyakit hipertensi dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Metode naïve bayes memanfaatkan data training untuk menghasilkan probabilitas setiap kriteria untuk class yang berbeda, sehingga nilai-nilai probabilitas dari kriteria tersebut dapat dioptimalkan untuk memprediksi penyakit hipertensi berdasarkan proses klasifikasi yang dilakukan oleh metode naïve bayes itu sendiri.Berdasarkan pengujian diperoleh nilai akurasi algoritma naïve bayes sebesar 95.00%, sedangkan evaluasi menggunakan kurva ROC diperoleh hasil untuk algoritma naive bayes bernilai 1.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem pakar dengan menambahkan fitur-fitur baru dan meningkatkan akurasi dalam mendiagnosis hipertensi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengumpulan data yang lebih beragam dan representatif, serta mengeksplorasi metode-metode lain selain Naïve Bayes untuk meningkatkan akurasi dan keakuratan sistem. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem pakar dalam mendiagnosis hipertensi pada populasi yang lebih luas, termasuk pada kelompok usia tertentu atau dengan kondisi kesehatan tertentu. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem pakar dengan teknologi kesehatan lainnya, seperti perangkat pemantauan tekanan darah atau aplikasi kesehatan digital, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan penggunaan sistem.

Read online
File size2.38 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test