UnmulUnmul

Jurnal Peternakan Lingkungan TropisJurnal Peternakan Lingkungan Tropis

Kambing Peranakan Ettawa (PE) termasuk keragaman hayati Indonesia penghasil daging dan susu. Penelitian bertujuan mengetahui kesesuaian bobot badan (BB) dari hubungan morfometrik Tinggi Bahu (TB), Panjang Badan (PB) dan Lingkar Dada (LD) kambing PE di Kota Samarinda menurut SNI, dan rata-rata umur kawin pertama. Penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria peternak memiliki populasi kambing PE, umur antara 8-12 bulan. Sampel sasaran 44 ekor kambing betina, parameter yang diukur meliputi bobot badan, tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, dan umur kawin pertama. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana, untuk mengetahui koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Perfoma reproduksi kambing perah PE berada pada umur kawin pertama 10,23±0,60 bulan (333 hari), bobot badan dan morfometrik 8-12 bulan, memiliki keeratan tinggi di bandingkan morfometrik antara bobot badan dan panjang badan berdasarkan koefisien korelasi R= 0,618, serta koefisien determinasi R2= 0,382. Analisis menunjukkan persentase kambing PE betina 81,82% sesuai SNI 7352.1: 2015, sebesar 81,82%.

Kesesuaian bobot badan, ukuran lingkar dada, panjang badan dan tinggi badan kambing PE betina (8-12 bulan) mencapai persentase (81,82%), sesuai SNI 7352.Rataan umur kawin pertama kambing betina PE berkisar anta 10,23±0,60 bulan, atau selama 333 hari.Karakteristik fenotipe kambing PE betina telah memenuhi standar SNI 7352.2015, ditunjukkan pada warna buluh kombinasi hitam putih dan coklat putih, telinga panjang dan melipat, dan bagian paha kaki belakang terdapat buluh rewos/ gembyeng/ surai.

Untuk meningkatkan produktivitas ternak kambing di Indonesia, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh faktor lingkungan dan genetik terhadap morfometrik dan bobot badan kambing PE. Selain itu, studi tentang hubungan antara ukuran vital tubuh anak kambing dengan produktivitas ternak juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang karakteristik fenotipe kambing PE betina dan bagaimana karakteristik tersebut dapat mempengaruhi kualitas bibit kambing PE.

Read online
File size301.41 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test