ISI DPSISI DPS

PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan SeniPENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni

Pendidikan seni memiliki peran strategis dalam melestarikan dan mengembangkan budaya lokal seperti batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pendidikan seni di SMK Negeri 4 Palangkaraya dapat digunakan sebagai wadah untuk pelestarian dan pengembangan budaya batik. Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus yang dipadukan dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis dokumen pembelajaran, wawancara guru dan siswa, serta observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Keahlian Kriya Kreatif Batik dan Tekstil SMK Negeri 4 Palangkaraya dengan penekanan pada mata pelajaran batik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni di SMK tidak hanya mengenalkan teknik pembuatan batik, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai budaya, sejarah, dan filosofi batik kepada siswa. Selain itu, keterlibatan siswa dalam kegiatan praktik langsung dan proyek berbasis komunitas menjadi faktor penting dalam mengembangkan potensi inovasi mereka terhadap desain batik kontemporer. Dengan demikian, pendidikan seni di SMK menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan budaya batik sekaligus meningkatkan kreativitas siswa.

Pendidikan seni di SMK memiliki peran penting dalam melestarikan dan mengembangkan budaya batik.Integrasi nilai-nilai budaya, praktik langsung, dan inovasi desain memungkinkan siswa tidak hanya memahami warisan budaya, tetapi juga mampu mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan zaman.Oleh karena itu, pendidikan seni di SMK perlu terus didukung dan dikembangkan agar dapat menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam desain batik, misalnya dengan mengembangkan aplikasi atau platform khusus untuk desain batik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran batik yang lebih inklusif, yang mengakomodasi keberagaman gaya belajar dan minat siswa, termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kerjasama antara SMK dengan industri batik lokal dan nasional, untuk menciptakan peluang magang, penyerapan tenaga kerja, dan pengembangan produk batik yang lebih inovatif dan berdaya saing. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya batik di Indonesia, serta meningkatkan kualitas pendidikan seni di SMK.

Read online
File size450.6 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test