MAYADANIMAYADANI
Masyarakat Berdaya dan InovasiMasyarakat Berdaya dan InovasiPengukuran kinerja community learning centre (CLC) selama ini dilakukan secara eksternal dalam bentuk akreditasi lembaga. Masih jarang lembaga CLC yang melakukan audit mutu internal sendiri. Maka, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengeloa community learning centre dalam menggunakan e-instrumen pengukuran kinerja penjaminan mutu internal. Melalui e-instrument, lembaga akan dapat mengukur sejauh mana kinerjanya secara objektif. Pelatihan ini dilakukan kepada 28 pengelola CLC yang ada di Gunungkidul. Metode pelatihan dengan pendekatan berbasis pengalaman, belajar kooperatif dan praktik langsung mengisi e-instrumen. Hasil dari pelatihan ini, peserta meningkatkan kesadarannya dalam menggunakan e-instrumen pengukuran kinerja penjaminan mutu internal. masyarakat. Peserta telah mampu mengukur kinerjanya dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan hasil evaluasi dari pengisian e-instrumet tersebut.
Pelatihan ini meningkatkan kesadaran dan keterampilan teknis pengelola Community Learning Center (CLC) dalam mengukur kinerja penjaminan mutu internal melalui penggunaan e‑instrumen.Dengan data yang akurat, hasil evaluasi dapat mendukung pengambilan keputusan yang tepat sasaran dan memperkuat akuntabilitas serta transparansi program pendidikan nonformal.Selain itu, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi mempercepat transformasi digital CLC, meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan pendidikan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan e‑instrument terhadap pencapaian belajar peserta didik di CLC, dengan mengumpulkan data kinerja sebelum dan sesudah penerapan serta menganalisis perubahan kualitas pembelajaran. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif model penjaminan mutu internal di berbagai daerah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi, sehingga kebijakan dapat disesuaikan dengan konteks lokal. Pada akhirnya, peneliti dapat merancang dan menguji alat digital adaptif yang mampu memantau mutu secara real‑time, khususnya untuk CLC dengan sumber daya terbatas, sehingga mempermudah pengelola dalam mengambil keputusan berbasis data secara cepat dan tepat.
- Factor Analysis of the Instrument of Internal Quality Assurance to Non-Formal Education Institutions... sdgsreview.org/LifestyleJournal/article/view/2684Factor Analysis of the Instrument of Internal Quality Assurance to Non Formal Education Institutions sdgsreview LifestyleJournal article view 2684
- Implementation of Accreditation-Based Management Standards at the Pontianak Green Community Learning... doi.org/10.26737/jetl.v3i2.770Implementation of Accreditation Based Management Standards at the Pontianak Green Community Learning doi 10 26737 jetl v3i2 770
| File size | 512.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Metode yang digunakan ialah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA, mencakup proses identifikasi, penyaringan, dan analisis 31 artikel terbitanMetode yang digunakan ialah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA, mencakup proses identifikasi, penyaringan, dan analisis 31 artikel terbitan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dalam hal ini penulis menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan dan penyempurnaan kebijakan agar pelaksanaannya tidak menghambat hak masyarakat untukDalam hal ini penulis menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan dan penyempurnaan kebijakan agar pelaksanaannya tidak menghambat hak masyarakat untuk
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kepemimpinan kepala madrasah yang partisipatif dan transformasional mendorong keterlibatan guru, staf, dan komite dalam proses perencanaan dan pengambilanKepemimpinan kepala madrasah yang partisipatif dan transformasional mendorong keterlibatan guru, staf, dan komite dalam proses perencanaan dan pengambilan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu menggerakkan kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif,Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu menggerakkan kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif,
UNJUNJ Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan sembilan tahapan, yaitu: (1) identifikasi potensi dan masalah, (2) pengumpulan data,Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan sembilan tahapan, yaitu: (1) identifikasi potensi dan masalah, (2) pengumpulan data,
UTPUTP Adopsi petani terhadap penerapan Good Agricultural Practice (GAP) padi organik yang tergolong tinggi meliputi penggunaan lahan dan tanah, penggunaan benih,Adopsi petani terhadap penerapan Good Agricultural Practice (GAP) padi organik yang tergolong tinggi meliputi penggunaan lahan dan tanah, penggunaan benih,
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Sidoarjo menonjolkan pengembangan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta pendekatanImplementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Sidoarjo menonjolkan pengembangan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta pendekatan
UNSURUNSUR 68% dan Process sebesar 4. 52%. Hasil waste dengan persentase terbesar adalah Defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste Defect memiliki persentase68% dan Process sebesar 4. 52%. Hasil waste dengan persentase terbesar adalah Defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste Defect memiliki persentase
Useful /
UNIBAUNIBA Akan tetapi, hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di SMK Negeri 1 Magetan tergolong rendah karena metode pembelajaran yang diterapkan belumAkan tetapi, hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di SMK Negeri 1 Magetan tergolong rendah karena metode pembelajaran yang diterapkan belum
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Validitas model latihan ini diperoleh berdasarkan penilaian dari dua orang pakar yaitu 1 orang ahli materi dalam terapi latihan dan 1 orang ahli dalamValiditas model latihan ini diperoleh berdasarkan penilaian dari dua orang pakar yaitu 1 orang ahli materi dalam terapi latihan dan 1 orang ahli dalam
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Kemudian di kategori sedang terdapat 3 sekolah dasar dengan persentase 50%. Ada 1 sekolah dasar dengan jumlah sarana dan prasarana pendidikan jasmani yangKemudian di kategori sedang terdapat 3 sekolah dasar dengan persentase 50%. Ada 1 sekolah dasar dengan jumlah sarana dan prasarana pendidikan jasmani yang
UNSURUNSUR Penilaian kinerja dosen dengan metode KPI di mana indikator kinerjanya dilihat dari kinerja manajemen dan kinerja tridharma perguruan tinggi sedangkanPenilaian kinerja dosen dengan metode KPI di mana indikator kinerjanya dilihat dari kinerja manajemen dan kinerja tridharma perguruan tinggi sedangkan