AIATAIAT
Nun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di NusantaraNun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di NusantaraPenelitian ini mengkaji penafsiran Oemar Bakry yang tampak tekstualis dan intoleran terhadap keragaman. Penafsiran Bakry yang menjadi bagian dari dinamika interpretasi Al-Quran di Nusantara justru paradoks dengan identitas Nusantara yang dikenal sebagai Negara multikultural dan plural. Atas kecenderungan tersebut, melalui pendekatan hermeneutika peneliti mencoba menemukan bentuk penafsiran Bakry yang bertendensi puritan, mengeksplorasi faktor yang melatarbelakangi Bakry menghadirkan tafsir dengan nalar ideologis dan mendudukkan relevansi penafsirannya dengan realitas terkini. Untuk memperoleh hasil tersebut, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber primer dari Tafsir Rahmat karya Oemar Bakry, khususnya penafsirannya tentang tema wasīlah, syafāat dan ziarah kubur. Sementara sumber sekunder ditemukan melalui penelusuran terhadap literatur lain yang menunjang penelitian. Dengan berpijak pada metode penelitian tersebut, penelitian ini menghasilkan kesimpulan, bahwa bentuk penafsiran Oemar Bakry yang bertendensi puritan tersentral secara konsisten pada tema tentang wasīlah, syafāat dan ziarah kubur. Sementara kecenderungan ideologisasi di dalam Tafsir Rahmat ditengarai terpengaruh dari beberapa faktor, di antaranya pra-pemahaman Bakry atas ideologi kaum pembaharu, pra-pemahaman terhadap konsep syafāat, kafir, syirik serta penggunaan pendekatan tekstualis dalam menafsirkan Al-Quran. Sementara relevansi penafsiran Bakry dengan realitas terkini menunjukkan bahwa penafsiran Bakry intoleran terhadap keragaman keberagamaan di Indonesia.
Penelitian ini menemukan bahwa penafsiran Oemar Bakry dalam Tafsir Rahmat mengandung kecenderungan ideologi puritan yang terdistribusi pada sejumlah tema sentral, terutama terkait konsep wasīlah, syafāat, dan ziarah kubur.Kecenderungan tersebut tidak muncul secara sporadis, melainkan dibentuk oleh konstruksi pemahaman tertentu yang dapat ditelusuri melalui pendekatan hermeneutika Hans-Georg Gadamer.Pertama, pra-pemahaman Bakry yang dipengaruhi oleh ideologi kaum pembaharu membentuk horizon berpikir yang bercorak purifikatif.Kedua, pra-pemahaman terhadap konsep syafāat, kafir, dan syirik turut menentukan batasan normatif dalam mengidentifikasi praktik keagamaan, sehingga sejumlah tradisi seperti tawassul kepada wali atau praktik ziarah tertentu dikategorikan berpotensi mengarah pada kesyirikan.Ketiga, penggunaan pendekatan tekstualis memperkuat orientasi tersebut, karena penekanan pada aspek literal teks membatasi eksplorasi terhadap dimensi universal dan kontekstual pesan Al-Quran.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana interpretasi Oemar Bakry dipengaruhi oleh konteks sosial‑ekonomi masyarakat Minangkabau pada masa kolonial hingga pasca‑kemerdekaan. Peneliti dapat menggunakan pendekatan komparatif antara Tafsir Rahmat dan tafsir kontemporer lain yang muncul di wilayah Nusantara untuk menguji apakah pola ideologi puritan muncul secara serupa. Analisis kualitatif dapat dipadukan dengan metode kuantitatif seperti survei persepsi umat terhadap tema wasīlah, syafāat, dan ziarah kubur guna mengukur dampak nyata penafsiran tersebut pada praktik keagamaan saat ini. Penelitian selanjutnya juga dapat meneliti peran lembaga keagamaan resmi, misalnya Majelis Ulama Indonesia, dalam menanggapi atau mengkaji kembali pandangan puritan yang diusung oleh Bakry. Dengan memperluas data primer ke arsip pribadi atau korespondensi Bakry, studi dapat mengungkap motivasi pribadi yang mungkin belum terlihat dalam tafsirnya. Studi etnografi di komunitas Minangkabau yang masih mempertahankan tradisi ziarah dapat membantu memahami apakah interpretasi puritan memengaruhi perubahan ritual mereka. Peneliti dapat menguji relevansi pendekatan hermeneutika Gadamer dengan model hermeneutika kritis modern untuk melihat kelebihan dan keterbatasan metodologis dalam analisis tafsir. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi implikasi hukum Islam kontemporer terkait konsep kafir dan syirik yang dihasilkan oleh interpretasi Bakry, khususnya dalam konteks kebijakan negara plural. Akhirnya, kajian longitudinal yang melacak evolusi pemikiran Bakry dari karya awal hingga akhir hayatnya dapat memberikan gambaran dinamika ideologi puritan sepanjang waktu. Semua pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang hubungan antara ideologi, konteks historis, dan praktik keagamaan di Indonesia yang beragam.
- PENGARUH SOSIAL - BUDAYA DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN KONTEMPORER | Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian... journal.uiad.ac.id/index.php/al-mubarak/article/view/3741PENGARUH SOSIAL BUDAYA DALAM PENAFSIRAN AL QURAoAN KONTEMPORER Jurnal Al Mubarak Jurnal Kajian journal uiad ac index php al mubarak article view 3741
- DOI Name 10.37216 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 55z crossref email support... doi.org/10.37216DOI Name 10 37216 Values doi name values index type timestamp data hs serv 55z crossref email support doi 10 37216
- DOI Name 10.1017 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref namespace admin... doi.org/doi:10.1017DOI Name 10 1017 Values doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref namespace admin doi doi 10 1017
- Your SEO optimized title. al qur sejarah penafsiran analisis deskriptif tafsir el furqania jurnal ushuluddin... doi.org/10.54625/elfurqania.v4i02.3292Your SEO optimized title al qur sejarah penafsiran analisis deskriptif tafsir el furqania jurnal ushuluddin doi 10 54625 elfurqania v4i02 3292
| File size | 906.79 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Artinya, terdapat pengaruh signifikan penggunaan media Sensory Geometry Card terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Bina Wiyata KepohagungArtinya, terdapat pengaruh signifikan penggunaan media Sensory Geometry Card terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Bina Wiyata Kepohagung
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Storytelling merupakan metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan pemahaman cerita pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untukStorytelling merupakan metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan pemahaman cerita pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Melihat dari perkembangan siklus I dan II, dapat disimpulkan bahwa aktivitas menggambar bebas dapat meningkatkan kemampuan bercerita anak 5-6 tahun diMelihat dari perkembangan siklus I dan II, dapat disimpulkan bahwa aktivitas menggambar bebas dapat meningkatkan kemampuan bercerita anak 5-6 tahun di
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan teori adaptasi naratif Linda Hutcheon sebagaiPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan teori adaptasi naratif Linda Hutcheon sebagai
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Temuan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan tidak hanya berdampak positif secara statistik, tetapi juga mencerminkan perubahan perilaku nyata dalamTemuan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan tidak hanya berdampak positif secara statistik, tetapi juga mencerminkan perubahan perilaku nyata dalam
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi aqidah dilakukan secara terstruktur melalui empat komponen utama: perencanaan program pembelajaran berbasisHasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi aqidah dilakukan secara terstruktur melalui empat komponen utama: perencanaan program pembelajaran berbasis
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Anak-anak yang memperoleh tiga hingga empat bintang dianggap berhasil dalam mengikuti pembelajaran pada Siklus II. Dengan demikian, 13 dari 15 anak menunjukkanAnak-anak yang memperoleh tiga hingga empat bintang dianggap berhasil dalam mengikuti pembelajaran pada Siklus II. Dengan demikian, 13 dari 15 anak menunjukkan
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Ahsin Sakho Muhammad berjudul Keberkahan Al-Quran: Memahami Tema‑tema Penting Kehidupan dalam Kitab Suci. Studi ini bertujuan memahami makna dan implementasiAhsin Sakho Muhammad berjudul Keberkahan Al-Quran: Memahami Tema‑tema Penting Kehidupan dalam Kitab Suci. Studi ini bertujuan memahami makna dan implementasi
Useful /
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Pencarian literatur dilakukan di PubMed, CINAHL/MEDLINE, Scopus, dan ScienceDirect, menggunakan kriteria inklusi artikel berbahasa Inggris dengan aksesPencarian literatur dilakukan di PubMed, CINAHL/MEDLINE, Scopus, dan ScienceDirect, menggunakan kriteria inklusi artikel berbahasa Inggris dengan akses
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Metode: Studi potong lintang retrospektif menggunakan data sekunder pemeriksaan kesehatan 140 pegawai Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya periode Februari–MaretMetode: Studi potong lintang retrospektif menggunakan data sekunder pemeriksaan kesehatan 140 pegawai Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya periode Februari–Maret
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Latar Belakang: Ketidakstabilan emosi remaja berisiko menghambat kematangan psikologis jika tidak dikelola secara tepat. Tujuan: Penelitian ini mengevaluasiLatar Belakang: Ketidakstabilan emosi remaja berisiko menghambat kematangan psikologis jika tidak dikelola secara tepat. Tujuan: Penelitian ini mengevaluasi
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Sekolah Islam Terpadu memadukan antara pendidikan agama yang menjadi ciri khas dari pesantren dan pendidikan modern yang menjadi ciri khas dari sekolahSekolah Islam Terpadu memadukan antara pendidikan agama yang menjadi ciri khas dari pesantren dan pendidikan modern yang menjadi ciri khas dari sekolah