POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI

Health Information : Jurnal PenelitianHealth Information : Jurnal Penelitian

Latar belakang: Prevalensi kanker payudara terus meningkat dengan kelelahan sebagai gejala yang melemahkan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penurunan kadar hemoglobin akibat kemoterapi. Tujuan: Menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin dengan tingkat kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan total sampling terhadap 34 pasien kanker payudara di RSUD Bahteramas Kendari pada Agustus-September 2024. Kadar hemoglobin diukur menggunakan Easy Touch GCHb terkalibrasi, sedangkan kelelahan dinilai dengan Brief Fatigue Inventory versi Indonesia. Data dianalisis menggunakan uji Pearson Correlation (α=0,05). Hasil: Ditemukan korelasi negatif kuat antara kadar hemoglobin dengan tingkat kelelahan (r=-0,675; p<0,001), menunjukkan semakin rendah hemoglobin, semakin berat kelelahan yang dialami. Simpulan: Kadar hemoglobin berkorelasi signifikan dengan tingkat kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Saran: Monitoring hemoglobin rutin sebagai bagian manajemen kelelahan pasien kanker payudara perlu dipertimbangkan dalam praktik ilmu keperawatan onkologi.

Kadar hemoglobin berkorelasi signifikan dengan tingkat kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.Monitoring hemoglobin rutin sebagai bagian manajemen kelelahan pasien kanker payudara perlu dipertimbangkan dalam praktik ilmu keperawatan onkologi.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan antara kadar hemoglobin dan kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Pertama, penelitian longitudinal dengan ukuran sampel yang lebih besar dan perhitungan power analysis yang memadai sangat diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan kausal antara penurunan hemoglobin dengan progresivitas kelelahan. Penggunaan desain kohort prospektif memungkinkan peneliti melacak perubahan kadar hemoglobin dan tingkat kelelahan seiring waktu, serta mengidentifikasi titik kritis penurunan hemoglobin yang memicu kelelahan bermakna klinis. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif pasien kanker payudara terkait dengan kelelahan dan bagaimana mereka mengelola kondisi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai dampak kelelahan terhadap kualitas hidup pasien dan mengidentifikasi strategi koping yang efektif. Ketiga, penelitian intervensi yang mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis bukti untuk mengurangi kelelahan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, seperti program olahraga, nutrisi yang dioptimalkan, atau terapi relaksasi, perlu dilakukan. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi pengembangan protokol manajemen kelelahan yang komprehensif dan personalisasi.

Read online
File size418.78 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test