UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh lansia. Pengetahuan yang baik tentang RA, termasuk faktor risiko, gejala awal, dan langkah pencegahan, sangat penting dalam upaya mitigasi penyakit ini. Pencegahan RA dapat dilakukan melalui olahraga, menjaga berat badan, pola makan sehat, menghindari rokok, cedera, menjaga postur tubuh, membatasi konsumsi alkohol, dan menghindari polusi. Di Posyandu Lansia Kelurahan Pendahara, banyak lansia yang mengeluhkan nyeri sendi, namun sebagian besar tidak mengetahui cara mencegah RA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan pencegahan RA pada lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Pendahara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 157 lansia, dan sampel yang diambil berjumlah 35 lansia dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan tentang RA, semakin baik pula pencegahan yang dilakukan. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p-value = 0,000 < 0,05) antara pengetahuan dengan pencegahan RA pada lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Pendahara.

Berdasarkan hasil uji Rank Spearman didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,005) maka Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pencegahan Rheumatoid Arthritis pada Lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Pendahara.Koefisien korelasi senilai 0,628 yang artinya terdapat hubungan kuat antar dua variabel tersebut.Ada hubungan antara pengetahuan dengan pencegahan Rheumatoid Arthritis pada Lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Pendahara.Artinya semakin baik pengetahuan yang dimiliki, maka semakin baik pula pencegahan yang dilakukan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan program edukasi dan pencegahan Rheumatoid Arthritis yang lebih efektif bagi lansia. Program ini dapat mencakup penyebaran informasi tentang penyakit, faktor risiko, gejala awal, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi lansia dalam mencari tahu tentang pencegahan penyakit. Pendekatan holistik yang mencakup perubahan gaya hidup seperti diet sehat, olahraga teratur, dan pengelolaan stres juga sangat penting dalam pencegahan Rheumatoid Arthritis. Posyandu lansia dapat memainkan peran penting dalam pencegahan penyakit ini melalui edukasi, deteksi dini, dan promosi gaya hidup sehat serta aktivitas fisik seperti senam bagi lansia.

  1. Osteoporosis knowledge and awareness among rheumatoid arthritis patients: A cross-sectional controlled... doi.org/10.46497/ArchRheumatol.2024.10171Osteoporosis knowledge and awareness among rheumatoid arthritis patients A cross sectional controlled doi 10 46497 ArchRheumatol 2024 10171
  2. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Lansia Dalam Mengatasi Kekambuhan Penyakit Reumatik Di Wilayah... doi.org/10.62710/b54rg589Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Lansia Dalam Mengatasi Kekambuhan Penyakit Reumatik Di Wilayah doi 10 62710 b54rg589
  3. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA | Hariani | Babul... doi.org/10.36729/bi.v15i2.1152FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA Hariani Babul doi 10 36729 bi v15i2 1152
Read online
File size307.34 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test