UNIMAUNIMA

Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)

Perancangan bangunan yang hemat energi kini bukan sekadar fitur, melainkan sasaran desain untuk mengantisipasi krisis energi abad ke-21. Desain High-performance Architecture (Arsitektur Performa Tinggi) adalah alternatif bangunan hemat energi. Bangunan non-residensial berkontribusi tinggi terhadap kerusakan lingkungan. Konsep Arsitektur Hijau telah lama dikembangkan dalam dunia arsitektur. Penelitian ini mengukur konsep Arsitektur Hijau pada bangunan non-residensial dengan desain high-performance architecture, yang menunjukkan korelasi antara bangunan hemat energi dan ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengidentifikasi korelasi indikator high-performance architecture dengan kinerja bangunan terkait Arsitektur Hijau, seperti tingkat green building, biaya, dan jadwal, pada bangunan bersertifikat Green. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pengetahuan perancangan arsitektur dengan memberikan bukti statistik pentingnya indikator high-performance pada kinerja bangunan melalui implementasi Arsitektur Hijau.

Penelitian ini berhasil mengkuantifikasi atribut implementasi yang memengaruhi hasil proyek high-performance green building dan memberikan 23 indikator proses secara statistik untuk memperkirakan keberhasilan konsep green, biaya, dan jadwal proyek.Implementasi indikator terpenting meliputi penggunaan metode rancang-bangun, keterlibatan pemilik yang memiliki visi green dan sustainable, pelaksanaan simulasi pencahayaan dan energi sedini mungkin, serta keterlibatan kontraktor dalam tahap pengembangan desain.Hasil penelitian dapat diaplikasikan dalam merancang bangunan dengan konsep arsitektur hijau yang memiliki performa tinggi.

Penelitian lanjutan perlu memperluas fokus ke tipe bangunan residensial untuk evaluasi komprehensif. Studi lebih lanjut sebaiknya melibatkan bangunan di berbagai wilayah geografis untuk mempertimbangkan perbedaan kondisi lokal, budaya, dan ketersediaan teknologi. Identifikasi variabel tambahan yang memengaruhi performa bangunan, seperti karakteristik tim desain dan proses pengambilan keputusan, juga perlu diteliti. Analisis mendalam studi kasus spesifik dapat mengungkap indikator proses yang mendukung keberhasilan implementasi proyek high-performance green building. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan proyek bangunan berkelanjutan, serta memberikan panduan praktis bagi para profesional di bidang arsitektur dan konstruksi untuk merancang dan membangun bangunan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Pengembangan model prediktif yang akurat, berdasarkan data empiris dan analisis statistik, akan memungkinkan para pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan strategi implementasi dan mencapai hasil yang lebih baik dalam proyek-proyek bangunan hijau.

Read online
File size1.19 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test