UNIPASUNIPAS
Kertha WidyaKertha WidyaEfektivitas sistem E-Berpadu (Elektronik Berkas Pidana Terpadu) yang diluncurkan oleh Mahkamah Agung Melalui Perma Nomor 4 Tahun 2020 yang disempurnakan dengan Perma Nomor 8 Tahun 2022 adalah aplikasi yang digunakan untuk mempermudah proses dalam sistem peradilan pidana. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris sifatnya deskriptif, bersumber dari kepustakaan dan lapangan yaitu berupa data sekunder, primer, dan tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dan wawancara, dilakukan di Pengadilan Negeri Singaraja Kelas I B. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, analisis data, dan penyusunan laporan. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis Aplikasi E- Berpadu belum cukup efektif dipergunakan dalam pengolahan dan pertukaran dokumen administrasi perkara pidana, hal tersebut disebabkan oleh adanya kendala seperti faktor jaringan internet di masing-masing daerah yang berbeda-beda, sumber daya manusia yang masih banyak tidak paham akan teknologi elektronik, namun upaya untuk menghadapi kendala tersebut terus dilakukan oleh Badan Peradilan dengan lebih meningkatkan fasilitas maupun struktur jaringan internet yang lebih baik dan juga lebih meningkatkan sumber daya manusia khususnya dilingkup Badan Peradilan.
Hal ini disebabkan oleh kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia yang kurang terampil dalam teknologi informasi, kesenjangan digital jaringan internet, dan gangguan koneksi.Upaya peningkatan terus dilakukan melalui pelatihan, peningkatan infrastruktur internet, dan pengembangan sistem informasi yang terintegrasi untuk mewujudkan peradilan yang lebih cepat, sederhana, dan efisien.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak penerapan E-Berpadu terhadap efisiensi waktu dan biaya dalam proses peradilan pidana, dengan fokus pada pengukuran indikator kinerja utama (KPI) yang relevan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di pengadilan dalam memanfaatkan teknologi informasi, termasuk E-Berpadu, dengan melibatkan metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis studi kasus. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi E-Berpadu dengan sistem informasi lain yang relevan, seperti sistem manajemen aset negara atau sistem informasi kriminal, untuk menciptakan ekosistem data yang lebih komprehensif dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam sistem peradilan pidana secara keseluruhan, serta meminimalkan potensi terjadinya kesalahan atau duplikasi data. Dengan demikian, diharapkan peradilan pidana dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
| File size | 306.98 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPWRUMPWR Dengan pertimbangan efisiensi biaya dan struktur, perencanaan perkerasan lentur menggunakan metode Pt T-01-2002-B lebih ekonomis dan direkomendasikan untukDengan pertimbangan efisiensi biaya dan struktur, perencanaan perkerasan lentur menggunakan metode Pt T-01-2002-B lebih ekonomis dan direkomendasikan untuk
ADI JOURNALADI JOURNAL Pendaftaran dan pelaporan pelaksanaan kerja praktek di prodi sistem informasi masih dilakukan secara manual. Penulis mengembangkan sistem informasi manajemenPendaftaran dan pelaporan pelaksanaan kerja praktek di prodi sistem informasi masih dilakukan secara manual. Penulis mengembangkan sistem informasi manajemen
SAINTEKMUSAINTEKMU Sistem ini memungkinkan akses terhadap data pendaftaran siswa baru, pembayaran terkomputerisasi, dan laporan secara real-time dari mana saja. RekomendasiSistem ini memungkinkan akses terhadap data pendaftaran siswa baru, pembayaran terkomputerisasi, dan laporan secara real-time dari mana saja. Rekomendasi
UMLUML Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen SJT ini memiliki kualitas dan keandalan yang baik sebagai alat asesmen kompetensi inti di PT Angkasa Pura Indonesia.Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen SJT ini memiliki kualitas dan keandalan yang baik sebagai alat asesmen kompetensi inti di PT Angkasa Pura Indonesia.
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Merujuk ke hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengetahuan dasar kantor depan (Front Office) untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis)Merujuk ke hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengetahuan dasar kantor depan (Front Office) untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis)
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Oleh karena itu, peningkatan pelatihan dan pendampingan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar sangat krusial untuk memastikan UMKM dapat mengimplementasikanOleh karena itu, peningkatan pelatihan dan pendampingan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar sangat krusial untuk memastikan UMKM dapat mengimplementasikan
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Sistem manual yang berjalan saat ini berupa penjualannya yang hanya berdasarkan konsumen yang datang langsung ke toko tersebut atau melalui telepon danSistem manual yang berjalan saat ini berupa penjualannya yang hanya berdasarkan konsumen yang datang langsung ke toko tersebut atau melalui telepon dan
UNIMUNIM Balance scorecard mampu mengkaitkan setiap prespektif yang ada di dalamnya. Tujuan utama dari organisasi sektor publik ialah kepuasan masyarakat sebagaiBalance scorecard mampu mengkaitkan setiap prespektif yang ada di dalamnya. Tujuan utama dari organisasi sektor publik ialah kepuasan masyarakat sebagai
Useful /
SAINTEKMUSAINTEKMU Dari permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dalam sistem pencarian mobilDari permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dalam sistem pencarian mobil
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa (1) kegiatan pendampingan Restorasi Satua Bali ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi siswa Desa YangapiBerdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa (1) kegiatan pendampingan Restorasi Satua Bali ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi siswa Desa Yangapi
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Subjek pendampingan ini adalah siswa kelas 1 SD N 6 Yangapi, yang berjumlah 35 orang. Objek dalam pendampingan ini adalah pendampingan literasi baca tulis.Subjek pendampingan ini adalah siswa kelas 1 SD N 6 Yangapi, yang berjumlah 35 orang. Objek dalam pendampingan ini adalah pendampingan literasi baca tulis.
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca siswa, tetapi juga membantu mereka untuk lebih Mandiri, Jujur, Disiplin dalam menyelesaikan tugas,Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca siswa, tetapi juga membantu mereka untuk lebih Mandiri, Jujur, Disiplin dalam menyelesaikan tugas,