POLITEKNIKPAJAJARANPOLITEKNIKPAJAJARAN

Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA)Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Shopee PayLater dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Shopee PayLater merupakan salah satu metode pembayaran cicilan yang populer di kalangan pengguna Shopee di Indonesia, terutama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei sebagai metode pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 50 mahasiswa yang aktif menggunakan Shopee PayLater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Shopee PayLater berpengaruh positif terhadap pengelolaan keuangan sedangkan gaya hidup berpengaruh negatif terhadap pengelolaan keuangan. Hal ini menunjukan bahwa dengan adanya kemudahan pembayaran melalui Shopee PayLater, diharapkan mahasiswa dapat lebih fleksibel dalam melakukan pembelian, namun juga berpotensi mengubah gaya hidup dengan kecenderungan peningkatan konsumsi barang-barang non-prioritas, yang dapat berdampak negatif pada pengelolaan keuangan mahasiswa, terutama dalam hal disiplin finansial dan pengendalian pengeluaran.

Penggunaan Shopee PayLater berpengaruh positif terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Politeknik Pajajaran, sementara gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif.Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun Shopee PayLater dapat menjadi alat yang bermanfaat jika digunakan secara bijak, gaya hidup konsumtif cenderung mengganggu disiplin keuangan mahasiswa.Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa sekitar 60,3% variasi dalam pengelolaan keuangan mahasiswa dapat dijelaskan oleh kedua faktor tersebut, sementara 39,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang belum diteliti.

Penelitian mendatang dapat memperdalam pemahaman mengenai kompleksitas hubungan antara penggunaan layanan pembayaran digital seperti Shopee PayLater, gaya hidup konsumtif, dan pengelolaan keuangan mahasiswa. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor individual yang mungkin memoderasi atau memediasi pengaruh tersebut. Misalnya, sejauh mana tingkat literasi keuangan mahasiswa atau kontrol diri pribadi mereka berperan dalam menentukan apakah penggunaan Shopee PayLater berdampak positif atau justru negatif pada pengelolaan keuangan mereka? Studi ini bisa menggali mengapa beberapa mahasiswa mampu memanfaatkan kemudahan PayLater secara bijak untuk fleksibilitas pembayaran, sementara yang lain justru terjebak dalam pola konsumsi non-prioritas. Kedua, sebuah studi longitudinal akan sangat berharga untuk melacak evolusi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa pengguna PayLater selama periode yang lebih panjang, mungkin beberapa semester atau hingga mereka memasuki dunia kerja. Hal ini akan memungkinkan peneliti untuk memahami perubahan pola konsumsi, strategi menabung, dan manajemen utang seiring bertambahnya usia dan pengalaman, serta dampak jangka panjang dari kebiasaan yang terbentuk di masa kuliah. Ketiga, untuk menggeneralisasi temuan dan mengidentifikasi variasi kontekstual, penelitian selanjutnya dapat melibatkan perbandingan antar-mahasiswa dari berbagai program studi, institusi pendidikan yang berbeda, atau bahkan antar-kota. Apakah mahasiswa di bidang studi yang berbeda memiliki kecenderungan gaya hidup dan pendekatan pengelolaan keuangan yang berbeda terkait PayLater? Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperkaya teori tetapi juga memberikan landasan yang lebih kuat bagi pengembangan program edukasi keuangan yang lebih personal dan efektif.

Read online
File size954.17 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test