YAZRIYAZRI
Jurnal Pendidikan Sosial IndonesiaJurnal Pendidikan Sosial IndonesiaTujuan – Penelitian ini menyelidiki peran Sungai Kapuas tidak hanya sebagai unsur geografis melainkan juga sebagai ruang sosial dan budaya yang vital dalam membentuk interaksi sosial serta aksulturasi budaya pada komunitas perkotaan multikultural di Pontianak. Penelitian ini menanggapi kurangnya studi yang mengeksplorasi dimensi simbolik dan sosiokultural sungai, dengan tujuan memperkaya wacana tentang identitas spasial dan hubungan antar‑etnis di kawasan perkotaan tepi sungai. Desain/metode – Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan penduduk lokal dari beragam latar etnis, serta dokumentasi aktivitas budaya dan sosial sehari‑hari di pinggir sungai. Data yang terkumpul dianalisis tematik untuk mengidentifikasi pola interaksi dan pencampuran budaya. Temuan – Hasil menunjukkan bahwa Sungai Kapuas memfasilitasi interaksi antar‑budaya yang dinamis, dimana aktivitas harian seperti pasar apung, festival keagamaan bersama, dan tradisi kuliner bersama memperkuat kohesi sosial serta membangun identitas budaya hibrida. Penelitian mengonfirmasi bahwa sungai berfungsi sebagai koridor simbolik yang memediasi integrasi sosial dan negosiasi budaya di antara kelompok urban yang beragam. Implikasi/limitasi – Penelitian terbatas pada bagian timur Pontianak dan mungkin tidak mewakili dinamika sosi‑kultural seluruh Sungai Kapuas. Sifat kualitatif menekankan kedalaman dibandingkan luas, sehingga disarankan studi selanjutnya menggunakan metode campuran atau mencakup wilayah geografis yang lebih luas, serta mengintegrasikan pertimbangan budaya‑spasial ke dalam model pembangunan perkotaan inklusif dan tata kelola sungai.
Temuan penelitian menekankan urgensi mengintegrasikan aspek sosial dan budaya ke dalam pengelolaan sungai.Sungai Kapuas memiliki potensi besar menjadi model tata kelola sungai yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan budaya.Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas lokal, dan akademisi sangat penting untuk menempatkan sungai sebagai pusat kehidupan sosial dan budaya di kota multikultural Pontianak.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbedaan fungsi sosial dan budaya Sungai Kapuas di berbagai wilayah Pontianak melalui studi komparatif yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, sehingga dapat mengidentifikasi variasi pola interaksi antar‑etnis serta faktor‑faktor kontekstual yang memengaruhi. Selanjutnya, penelitian interdisipliner yang menyatukan penilaian ekologi (misalnya kualitas air, tingkat pencemaran) dengan analisis dampak sosial‑kultural dapat mengungkap bagaimana degradasi lingkungan memengaruhi praktik budaya komunitas tepi sungai dan potensi konflik penggunaan ruang. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan generasi dalam penggunaan teknologi digital serta partisipasi pemuda dalam kegiatan budaya di tepi Sungai Kapuas dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan tradisi budaya di era modern, serta mengidentifikasi strategi revitalisasi yang relevan bagi masa depan komunitas. Semua pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang peran multifaset Sungai Kapuas dalam membentuk kohesi sosial dan identitas budaya di kota multikultural.
- The City – towards a Postmodern Multiculturalism | Krakow Review of Economics and Management/Zeszyty... doi.org/10.15678/ZNUEK.2017.0963.0304The City Ae towards a Postmodern Multiculturalism Krakow Review of Economics and Management Zeszyty doi 10 15678 ZNUEK 2017 0963 0304
- The Role of the Kapuas River in Shaping Social Interaction and Cultural Acculturation in Multicultural... journal.yazri.com/index.php/jupsi/article/view/179The Role of the Kapuas River in Shaping Social Interaction and Cultural Acculturation in Multicultural journal yazri index php jupsi article view 179
- Cross-Cultural Psychology | Cambridge Aspire website. cross cultural psychology cambridge aspire skip... cambridge.org/highereducation/product/63C682F521F7F4F0F207AC264EF167D2Cross Cultural Psychology Cambridge Aspire website cross cultural psychology cambridge aspire skip cambridge highereducation product 63C682F521F7F4F0F207AC264EF167D2
- Project MUSE. project muse uses cookies ensure get best experience seamless skip main content log please... doi.org/10.1353/LAR.2015.0056Project MUSE project muse uses cookies ensure get best experience seamless skip main content log please doi 10 1353 LAR 2015 0056
| File size | 157.98 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MACHUNGMACHUNG Oleh karena itu, pengembangan website dan pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai media promosi online diharapkan dapat meningkatkanOleh karena itu, pengembangan website dan pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai media promosi online diharapkan dapat meningkatkan
UNUKALTIMUNUKALTIM Upacara Erau tradisi warisan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang hingga kini tetap dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhurUpacara Erau tradisi warisan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang hingga kini tetap dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur
DDIPOLMANDDIPOLMAN Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian ilmu komunikasi, khususnya komunikasi budaya, serta menjadi referensi dalamPenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian ilmu komunikasi, khususnya komunikasi budaya, serta menjadi referensi dalam
STT ABDIELSTT ABDIEL Dialog sosial merupakan pintu masuk untuk membangun relasi, komunikasi, persahabatan, bahkan kerjasama untuk semua pihak. Klenteng Sam Poo Kong merupakanDialog sosial merupakan pintu masuk untuk membangun relasi, komunikasi, persahabatan, bahkan kerjasama untuk semua pihak. Klenteng Sam Poo Kong merupakan
UMPRUMPR Artikel ini bertujuan untuk membahas tantangan nyata kesadaran nasional yang dihadapi oleh Generasi Z di era digital, sekaligus menggali potensi dan peluangArtikel ini bertujuan untuk membahas tantangan nyata kesadaran nasional yang dihadapi oleh Generasi Z di era digital, sekaligus menggali potensi dan peluang
LLDIKTI12LLDIKTI12 Kendala ini diperburuk dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan program literasi yang lebih intensifKendala ini diperburuk dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan program literasi yang lebih intensif
POLIMEDIAPOLIMEDIA Adapun tujuan pengabdian yang penulis lakukan terkait dengan budaya mapalus, yaitu agar masyarakat suku Minahasa akan tetap peduli dan melestarikan budayaAdapun tujuan pengabdian yang penulis lakukan terkait dengan budaya mapalus, yaitu agar masyarakat suku Minahasa akan tetap peduli dan melestarikan budaya
UNIMALUNIMAL Interaksi adalah inti dari kehidupan sosial. Tanpa adanya interaksi antar individu maka aktivitas sehari-hari tidak akan berjalan dengan baik. Agama merupakanInteraksi adalah inti dari kehidupan sosial. Tanpa adanya interaksi antar individu maka aktivitas sehari-hari tidak akan berjalan dengan baik. Agama merupakan
Useful /
UMPRUMPR Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan melalui tahapan reduksi data, penyajian data (display),Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan melalui tahapan reduksi data, penyajian data (display),
UMPRUMPR Sampel penelitian terdiri dari seratus orang yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki pengaruh paling signifikanSampel penelitian terdiri dari seratus orang yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki pengaruh paling signifikan
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Dengan metode kuantitatif deskriptif dan sampel 112 perawat, hasil menunjukkan 100% perawat memiliki pengetahuan baik. Penerapan pengetahuan ini berpotensiDengan metode kuantitatif deskriptif dan sampel 112 perawat, hasil menunjukkan 100% perawat memiliki pengetahuan baik. Penerapan pengetahuan ini berpotensi
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Penelitian ini memberikan wawasan bahwa perbaikan kinerja perawat mungkin lebih efektif melalui faktor lain selain peningkatan pendidikan formal. PerkiraanPenelitian ini memberikan wawasan bahwa perbaikan kinerja perawat mungkin lebih efektif melalui faktor lain selain peningkatan pendidikan formal. Perkiraan