UNJUNJ

JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)

Penelitian ini bertujuan untuk membantu penanganan pasien yang mengalami gangguan pernapasan, salah satunya untuk pasien Covid-19. Perancangan alat ini mengatur keluar masuknya oksigen berdasarkan pengontrolan solenoid valve dengan microcontroller Arduino Mega 2560. Alat ini juga dilengkapi dengan beberapa komponen yaitu, Sensor MAX30100 untuk mendeteksi denyut jantung dan saturasi oksigen pasien, Sensor Thermocouple dengan Modul MAX6675 untuk mendeteksi suhu oksigen yang akan ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display) 20x4 dan Heater sebagai pemanas oksigen pada alat ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sistem rekayasa teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem yang dibuat mampu menghembuskan oksigen 14 kali per menit dengan volume oksigen sebesar 500 ml dalam satu kali. Selain itu alat ini menamplikan data suhu oksigen, denyut jantung dan saturasi oksigen pasien pada LCD. Kinerja Sensor MAX30100 dapat mendeteksi denyut jantung dan saturasi oksigen pasien dengan persentase error sebesar 0,009% dan 0,547%. Sensor Thermocouple A dan B memiliki keberhasilan mengukur suhu oksigen dengan cukup akurat dengan rata-rata persentase error sebesar 0,010% dan 0,030%.

Alat Ventilator Medis Sederhana dengan Asupan O2 berbasis Microcontroller dirancangan menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai mikrokontroler, solenoid valve sebagai pengatur keluar masuk oksigen, heater sebagai elemen pemanas oksigen, Sensor MAX30100 sebagai pembaca denyut jantung dan saturasi oksigen pada pasien, Sensor Thermocouple dan LCD 20x4 sebagai penampil data.Implementasi LCD sebagai penampil data bekerja dengan baik karena berhasil menampilkan data suhu oksigen sebelum dan seudah dipanaskan oleh hetaer sebagai elemen pemanas, detak jantung pasien, saturasi oksigen pasien dan solenoid valve bergerak atau berhenti sesuai dengan fungsinya.Sensor MAX30100 memiliki tingkat keberhasilan mengukur saturasi oksigen dan denyut jantung pasien cukup akurat dengan persentase error sebesar 0,009% dan 0,547%.Sensor Thermocouple A dan B memiliki keberhasilan mengukur suhu oksigen dengan cukup akurat dengan rata-rata persentase error sebesar 0,010% dan 0,030%.Untuk volume keluaran oksigen yang dikeluarkan oleh ventilator ini cukup sesuai dengan yang diharapkan yaitu dengan rata-rata sebesar 529,16 ml untuk 1 kali pembukaan katup solenoid valve dengan waktu selama 1,2 detik.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar ventilator bisa menggunakan baterai agar lebih kecil dan lebih mudah dibawa. Selain itu, dapat dilakukan pengembangan dengan monitoring melalui smartphone, sehingga memungkinkan pengawasan dan pengaturan jarak jauh. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada peningkatan akurasi dan keandalan sensor, serta mengeksplorasi metode alternatif untuk mengukur dan memantau parameter vital pasien secara real-time.

Read online
File size748.5 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test