UNIBAUNIBA

Zona Mesin: Program Studi Teknik Mesin Universitas BatamZona Mesin: Program Studi Teknik Mesin Universitas Batam

Tujuan utama dari uji kelelahan adalah menentukan usia suatu material. Sebelumnya, waktu perkiraan terjadinya kerusakan pada material dapat ditentukan. Ketika suatu material diberi beban dinamis secara terus-menerus, terjadi perubahan tegangan dalam material. Perubahan tegangan ini dapat menyebabkan material mencapai batas kelelahan, mengakibatkan material rusak. Meskipun tegangan kerja di bawah kekuatan luluhnya. Variabel yang diuji pada spesimen material komposit menggunakan resin, katalis, dan serat kelapa sebagai penguat dengan mengukur kekuatan material terhadap beban puntir kelelahan dengan mempengaruhi konsentrasi serat. Dari uji spesimen dapat disimpulkan bahwa material komposit dengan serat kelapa berdiameter 5 mm menghasilkan momen 141,32 N.m, tegangan 1,44 N.mm, T 0,18 dengan kecepatan 360 rpm.

Hasil pengujian fatik puntir ini menunjukkan bahwa kandungan polister yang paling kuat terjadi pada 90% resin dan 10% katalis dengan persentase serat 4% yang menghasilkan kecepatan motor 360 rpm.Pada pengujian ini, spesimen dengan kandungan serat pinang yang berbeda hanya dapat diuji dengan beban yang sama.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, mengeksplorasi pengaruh konsentrasi serat alami lain seperti serat kelapa sawit terhadap sifat mekanik komposit matriks polimer. Kedua, meneliti dampak suhu pengeringan terhadap ketahanan kelelahan material komposit. Ketiga, mengkaji penggunaan serat hibrida (misalnya kombinasi serat rotan dan serat kapas) untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan komposit. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang optimasi material komposit dan aplikasinya dalam industri.

Read online
File size209.69 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test