STPMATARAMSTPMATARAM
Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible TourismPenelitian ini membahas tentang faktor penarik (pull factor) dan faktor pendorong (push factor) wisatawan ke Desa Wisata Sasak Ende Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian diuraikan dalam beberapa jawaban terhadap rumusan-rumusan masalah yaitu faktor penarik apa saja yang mempengaruhi wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende dan faktor pendorong apa saja yang ikut mempengaruhi keinginan wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende. Dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor penarik (pull factor) wisatawan berkunjung Kedesa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah diantaranya cuaca/iklim destinasi, transportasi/ akses, atraksi pariwisata,amenitas, adanya keterlibatan Lembaga wisata,lingkungan hidup yang alami dan juga buatan, mampu menjadi faktor-faktor penarik minta wisatawan, sedangkan terdapat 12 faktor pendorong wisaatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende yaitu play, Strengthening family bonds, Prestige, Social interaction, Educational opportunity, Self-fulfilment, Romance, Wish fulfillment, Financial Security, Leisure time escape, Relaxation.
Berdasarkan hasil pembahasan dalam penelitian ini mengenai Faktor Penarik ( Pull Factor) Dan Pendorong ( Push Factor) Wisatawan Ke Desa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Faktor penarik (pull factor) wisatawan berkunjung Kedesa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah diantaranya cuaca/iklim destinasi, transportasi/ akses, atraksi pariwisata,amenitas, adanya keterlibatan Lembaga wisata,lingkungan hidup yang alami dan juga buatan, mampu menjadi faktor-faktor penarik minta wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende.Faktor pendorong (push factor) wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah diantaranya escape (ingin melepaskan diri dari lingkungan yang dirasa menjenuhkan), Relaxation (keinginan untuk mendapatkan penyegaran), play( ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan), Strengthening family bonds, ingin mempererat hubungan kekerabatan, Prestige ( untuk menunjukan gengsi dengan mengunjungi destinasi yang menunjukan kelas dan gaya hidup), Social interaction (untuk dapat melakukan interaksi sosial dengan teman sejawat dan masyarakat local yang dikunjungi), Educational opportunity( atau keinginan untuk melihat sesuatu yang baru, mempelajari orang lain atau daerah lain atau untuk mengetahui kebudayaan etnis lain) Self-fulfilment,( keinginan untuk menemukan diri sendiri karena diri sendiri biasanya ditemukan pada saat kita menemukan daerah lain yang baru) Romance( keinginan untuk bertemu seseorang yang bisa memberikan suasana romantis, atau untuk memenuhi kebutuhan seksual), Wish fulfillment,( keinginan untuk merealisasikan mimpi-mimpi yang lama dicita-citakan nya sampai mengorbankan diri dengan cara berhemat agar bisa melakukan perjalanan) Financial Security ( kemampuan finansial masyarakat) dan Leisure time atau waktu luang.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai dampak sosial-budaya dari pariwisata di Desa Wisata Sasak Ende terhadap masyarakat lokal, dengan fokus pada bagaimana pariwisata dapat melestarikan nilai-nilai tradisional dan memperkuat identitas budaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan produk wisata berbasis komunitas yang lebih beragam, seperti pelatihan keterampilan lokal bagi warga desa atau pengembangan produk kerajinan tangan khas desa, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkaya pengalaman wisatawan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti mengenai strategi pemasaran digital yang efektif untuk mempromosikan Desa Wisata Sasak Ende kepada wisatawan domestik maupun mancanegara, dengan memanfaatkan media sosial dan platform online lainnya untuk meningkatkan visibilitas dan menarik minat pengunjung.
| File size | 382.96 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STPMATARAMSTPMATARAM The aim of this research is to analyze the factors causing the conflict and to formulate a resolution for the management of the religious tourism site,The aim of this research is to analyze the factors causing the conflict and to formulate a resolution for the management of the religious tourism site,
STPMATARAMSTPMATARAM untuk mendeskripsikan potensi wisata di Desa Wisata Pengembur serta menganalisis strategi pengembangan desa wisata terhadap potensi lokal Desa Pengemburuntuk mendeskripsikan potensi wisata di Desa Wisata Pengembur serta menganalisis strategi pengembangan desa wisata terhadap potensi lokal Desa Pengembur
STPMATARAMSTPMATARAM Obyek wisata berperan sebagai strategi pembangunan dan pengembangan pariwisata daerah, yang bertumpu pada usaha pelestarian alam atau konservasi, SumberObyek wisata berperan sebagai strategi pembangunan dan pengembangan pariwisata daerah, yang bertumpu pada usaha pelestarian alam atau konservasi, Sumber
STPMATARAMSTPMATARAM Hal ini menunjukkan bahwa Objek Wisata Goa Lawah sudah cukup baik di mata wisatawan. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktorHal ini menunjukkan bahwa Objek Wisata Goa Lawah sudah cukup baik di mata wisatawan. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor
STPMATARAMSTPMATARAM Partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata pantai Mawun Desa Tumpak berbentuk sumbangan ide atau sumbangan pemikiran atau gagasan, keterlibatanPartisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata pantai Mawun Desa Tumpak berbentuk sumbangan ide atau sumbangan pemikiran atau gagasan, keterlibatan
PELANTARPRESSPELANTARPRESS The results indicate that community empowerment, which includes skill development, knowledge enhancement, and technology use, significantly influencesThe results indicate that community empowerment, which includes skill development, knowledge enhancement, and technology use, significantly influences
UMNYARSIUMNYARSI Faktor yang dianalisis meliputi tangibles (bukti fisik), reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Metode kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectionalFaktor yang dianalisis meliputi tangibles (bukti fisik), reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Metode kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional
ABULYATAMAABULYATAMA Sumber data utama diperoleh dengan melakukan observasi langsung di lapangan, yaitu pada guru dan MA Darul Fikri Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yangSumber data utama diperoleh dengan melakukan observasi langsung di lapangan, yaitu pada guru dan MA Darul Fikri Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang
Useful /
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Empat hipotesis dikembangkan dan diuji menggunakan teknik analisis PLS-SEM dalam kerangka sampel 175 MSME di Jawa Tengah, Indonesia. Temuan dari penyelidikanEmpat hipotesis dikembangkan dan diuji menggunakan teknik analisis PLS-SEM dalam kerangka sampel 175 MSME di Jawa Tengah, Indonesia. Temuan dari penyelidikan
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi wisata Sejarah yang nyaris terabaikan, kelompok sadar wisata yang seharusnya menjadi motor penggerakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi wisata Sejarah yang nyaris terabaikan, kelompok sadar wisata yang seharusnya menjadi motor penggerak
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini terdiri beberapa indikator, seperti toilet, ruang ganti pakaian, gazebo serta rumah makan yang belum di maksimal. Selain itu, jalan masukPenelitian ini terdiri beberapa indikator, seperti toilet, ruang ganti pakaian, gazebo serta rumah makan yang belum di maksimal. Selain itu, jalan masuk
PDPIPDPI Dengan demikian, peningkatan komunikasi dan motivasi kerja dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepuasan kerja perangkat desa. PenelitianDengan demikian, peningkatan komunikasi dan motivasi kerja dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepuasan kerja perangkat desa. Penelitian