APPISIAPPISI
Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaPangan lokal seperti labu siam memiliki potensi besar sebagai produk sehat dan ramah lingkungan yang dapat mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Inovasi pengolahan labu siam, khususnya menjadi selai, tidak hanya mampu mengurangi limbah pertanian tetapi juga membuka peluang pasar baru yang menjanjikan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen untuk memproduksi selai labu siam dengan variasi penggunaan gula pasir, glukosa, serta penambahan daun mint sebagai inovasi cita rasa. Tahapan pembuatan meliputi pemarutan labu siam segar, pemasakan hingga kadar air berkurang, kemudian penambahan gula dan pektin guna menghasilkan tekstur kental serta stabil, dan diakhiri dengan pengemasan dalam wadah kaca steril. Uji organoleptik dilakukan terhadap 32 panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, serta penerimaan keseluruhan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selai dengan dominasi gula pasir (Sampel A) memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan penerimaan keseluruhan sebesar 81%. Sebaliknya, selai dengan penggunaan glukosa penuh (Sampel C) mendapatkan skor terendah yaitu 66%. Secara umum, selai labu siam memiliki warna hijau alami, aroma khas, dan tekstur kental yang dapat diterima baik secara sensoris oleh masyarakat. Faktor penentu kualitas selai terletak pada teknik pemasakan, pengaturan kadar bahan pengental, serta kombinasi bahan tambahan yang tepat. Dengan demikian, selai labu siam berpotensi menjadi produk olahan pangan lokal yang inovatif, sehat, dan bernilai tambah. Dukungan berupa pelatihan, penerapan teknologi, dan strategi promosi diperlukan untuk memperluas daya saing produk, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal Indonesia.
Selai labu siam memiliki warna hijau alami dari bahan utamanya, aroma khas sedikit langu, serta tekstur kental yang mudah dioles.Penambahan gula dan pektin mampu menghasilkan tekstur stabil dengan kadar air 28% dan kekentalan 29,5% sehingga produk lebih disukai konsumen.Proses pembuatannya dilakukan melalui pemarutan labu siam, perebusan hingga air menyusut, penambahan gula dan pektin, lalu dimasak hingga mengental dan siap dikemas.Berdasarkan uji sensoris, warna terbaik terdapat pada sampel C (63%), aroma dan overall tertinggi pada sampel A (66% dan 81%), serta rasa dan tekstur terbaik pada sampel B (66% dan 69%).Secara keseluruhan, sampel A paling disukai (66%), sedangkan sampel C paling rendah tingkat kesukaannya (22%).Hal ini menunjukkan bahwa labu siam berpotensi menjadi bahan baku selai berkualitas apabila diolah dengan tepat.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan selai labu siam dengan bahan pengganti gula seperti stevia atau penggunaan teknologi pangan ramah lingkungan untuk mengurangi dampak lingkungan. Selain itu, studi tentang keberlanjutan produksi selai labu siam melalui pendekatan ekonomi sirkular, seperti daur ulang wadah kemasan, bisa menjadi arah penelitian. Terakhir, penelitian tentang potensi labu siam sebagai bahan baku produk olahan lain seperti marmalade atau jelly bisa dikembangkan untuk memperluas pemanfaatan produk lokal. Ketiga arah penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk, mengurangi ketergantungan impor, dan memperkuat ekonomi lokal melalui inovasi berkelanjutan.
| File size | 923.75 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
APPISIAPPISI Penelitian ini menggunakan analisis strategis mendalam dengan fokus pada Ekonomi Kelembagaan Baru (NIE) dan kerangka SWOT terintegrasi. Metode yang digunakanPenelitian ini menggunakan analisis strategis mendalam dengan fokus pada Ekonomi Kelembagaan Baru (NIE) dan kerangka SWOT terintegrasi. Metode yang digunakan
APPISIAPPISI Using Richard Butlers Sustainable Tourism theory with the Tourism Area Life Cycle (TALC) model, this study applies a descriptive qualitative method throughUsing Richard Butlers Sustainable Tourism theory with the Tourism Area Life Cycle (TALC) model, this study applies a descriptive qualitative method through
APPISIAPPISI Pengembangan pariwisata berkelanjutan sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kewirausahaan dari masyarakat lokal, yang merupakan kunci untuk menjaminPengembangan pariwisata berkelanjutan sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kewirausahaan dari masyarakat lokal, yang merupakan kunci untuk menjamin
APPISIAPPISI Pengukusan menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan lembap dipanggang dengan persenan 41,7%. rye) lebih disukai pada brownies kukus karena menghasilkanPengukusan menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan lembap dipanggang dengan persenan 41,7%. rye) lebih disukai pada brownies kukus karena menghasilkan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Kulit jeruk manis mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk melembapkan kulit serta melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas, termasukKulit jeruk manis mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk melembapkan kulit serta melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas, termasuk
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman obat yang dikenal memiliki aktivitas menurunkan kadar kolesterol, terutama karena kandunganDaun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman obat yang dikenal memiliki aktivitas menurunkan kadar kolesterol, terutama karena kandungan
UNHAJUNHAJ Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan partisipasi aktif peserta serta menyampaikan informasi ilmiah tentang pembuatan teh herbal antioksidan dariKegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan partisipasi aktif peserta serta menyampaikan informasi ilmiah tentang pembuatan teh herbal antioksidan dari
UCYUCY Model pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran PPKn kelas XI SMA Negeri 5 dan 6 Yogyakarta, masih kurang maksimal. Pengembangan model pembelajaranModel pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran PPKn kelas XI SMA Negeri 5 dan 6 Yogyakarta, masih kurang maksimal. Pengembangan model pembelajaran
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Sampel adalah tikus Rattus norvegicus dengan jumlahPenelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Sampel adalah tikus Rattus norvegicus dengan jumlah
UM SURABAYAUM SURABAYA indica) merupakan tanaman yang mempunyai potensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan potensi beras hitam sebagai antikankerindica) merupakan tanaman yang mempunyai potensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan potensi beras hitam sebagai antikanker
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Kadar lemak tubuh dapat dipengaruhi oleh tingkat kecukupan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak). Studi ini bertujuan untuk menganalisis korelasiKadar lemak tubuh dapat dipengaruhi oleh tingkat kecukupan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak). Studi ini bertujuan untuk menganalisis korelasi
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Skrining sifilis dapat dilakukan menggunakan metode imunokromatografi. Puskesmas (Puskesmas) Gondokusuman II, Kota Yogyakarta, menyediakan fasilitas skriningSkrining sifilis dapat dilakukan menggunakan metode imunokromatografi. Puskesmas (Puskesmas) Gondokusuman II, Kota Yogyakarta, menyediakan fasilitas skrining