ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES
Acta Medica IndonesianaActa Medica IndonesianaLatar belakang: pemeriksaan IgE spesifik serum baru diperkenalkan di Indonesia, tetapi belum ada data uji diagnostik mengenai kinerjanya dalam mendeteksi alergen hirupan yang sering pada pasien alergi pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan akurasi diagnostik pemeriksaan IgE spesifik serum dalam mendiagnosis sensitisasi alergen hirupan tertentu pada pasien alergi pernapasan. Metode: penelitian ini adalah studi potong lintang pada pasien alergi pernapasan dan merupakan bagian dari studi epidemiologi mengenai sensitisasi IgE spesifik di Divisi Alergi-Immunologi, RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada bulan November sampai Desember 2016. Pengukuran sensitisasi IgE spesifik dilakukan dengan metode imunoblot (Euroline®, Euroimmun AG, Germany). Alergen yang diuji adalah tungau debu rumah [Dermatophagoides pteronyssinus (Der p), Dermatophagoides farinae (Der f), Blomia tropicalis (Blo t)], dan kecoa [Blatella germanica (Bla g)]. Hasilnya dibandingkan dengan baku emas uji tusuk kulit. Uji diagnostik yang dilakukan meliputi sensitivitas, spesifisitas, positive predicitive value (PPV), negative predictive value (NPV), likelihood ratio positif dan negatif (LR and LR-). Hasil: sebanyak 101 pasien dilibatkan dalam studi, 77 (76,2%) di antaranya adalah perempuan. Rerata usia pasien adalah 38,8 tahun. Berdasarkan uji tusuk kulit, sensitisasi tertinggi yang didapatkan adalah terhadap Blo t (76,2%), disusul oleh Der p (70,3%), Der f (69,3%), dan Bla g (41,6%). Sensitisasi IgE-spesifik tertinggi ditunjukkan oleh Der f (52,9%), diikuti oleh Der p (38,2%), Blo t (33,3%) dan Bla g (10,8%). Alergen Der p memiliki 50,7% sentivitas, 90% spesifisitas, 92,3% PPV, 43,5% NPV, 5,1 LR dan 0,1 LR-. Der f memperlihatkan 71,4% sensitivitas, 87,1% spesifisitas, 82,6% PPV, 57,4% NPV, 5,5 LR dan 0,3 LR-. Alergen Blo t menunjukkan 41,6% sensitivitas, 91,7% spesifisitas, 94,1% PPV, 32,8% NPV, 5,0 LR , dan 0,6 LR-. Alergen Bla g menghasilkan 23,8% sensitivitas, 98,3% spesifisitas, 90,9% PPV, 64,4% NPV, 14,5 LR dan 0,8 LR-. Kesimpulan: pemeriksaan IgE spesifik serum terhadap alergen inhalan pada pasien alergi pernapasan memperlihatkan sensitivitas rendah sampai sedang, tetapi spesifisitas dan PPV yang tinggi. Pemeriksaan dapat digunakan mendiagnosis sensitisasi alergen pada populasi dengan prevalensi TDR dan kecoa yang tinggi.
Pemeriksaan IgE spesifik serum terhadap alergen inhalan pada pasien alergi pernapasan memperlihatkan sensitivitas rendah sampai sedang, tetapi spesifisitas dan PPV yang tinggi.Pemeriksaan dapat digunakan mendiagnosis sensitisasi alergen pada populasi dengan prevalensi TDR dan kecoa yang tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Meneliti lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi sensitisasi alergen, seperti paparan alergen, polusi udara, perubahan iklim, gaya hidup, diet, dan stres psikologis, dan bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi prevalensi alergi dan profil sensitisasi alergen di Indonesia. (2) Mengembangkan metode diagnostik yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi sensitisasi alergen pada pasien alergi pernapasan, terutama untuk alergen tungau debu rumah dan kecoa yang merupakan penyebab utama alergi pernapasan di Indonesia. (3) Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan pemeriksaan IgE spesifik serum dalam mendiagnosis sensitisasi alergen pada pasien alergi pernapasan, serta mengukur dampak klinisnya terhadap pengelolaan dan kualitas hidup pasien.
| File size | 415.4 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Secara spasial, terdapat disparitas ekstrem, dengan hotspot kasus tertinggi terkonsentrasi terutama di Pulau Jawa, sementara coldspot di Indonesia TimurSecara spasial, terdapat disparitas ekstrem, dengan hotspot kasus tertinggi terkonsentrasi terutama di Pulau Jawa, sementara coldspot di Indonesia Timur
LAAROIBALAAROIBA Faktor utama penyebab polusi udara di Jakarta adalah peningkatan jumlah emisi akibat meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Salah satu solusi dari permasalahanFaktor utama penyebab polusi udara di Jakarta adalah peningkatan jumlah emisi akibat meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Salah satu solusi dari permasalahan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Hasil ini menggarisbawahi pentingnya menggabungkan intervensi kesehatan masyarakat yang peka terhadap budaya yang mengatasi tidak hanya konsekuensi fisikHasil ini menggarisbawahi pentingnya menggabungkan intervensi kesehatan masyarakat yang peka terhadap budaya yang mengatasi tidak hanya konsekuensi fisik
UNSULBARUNSULBAR memiliki dampak sosial ekonomi yang beragam. Dampak negatif meliputi bau tidak sedap dari pembakaran ayam dan limbah kotoran ayam, yang menyebabkan polusimemiliki dampak sosial ekonomi yang beragam. Dampak negatif meliputi bau tidak sedap dari pembakaran ayam dan limbah kotoran ayam, yang menyebabkan polusi
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan antara merokok dengan penyakit bronkhitis di RSUD Kabupaten Sorong Tahun 2022 dengan nilai P value = 0,00Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan antara merokok dengan penyakit bronkhitis di RSUD Kabupaten Sorong Tahun 2022 dengan nilai P value = 0,00
PPSDPPPSDP Artinya, hasil pada setiap siklus menunjukkan peningkatan. Dengan demikian, Metode Pembelajaran Discovery Learning berhasil meningkatkan kemampuan membacaArtinya, hasil pada setiap siklus menunjukkan peningkatan. Dengan demikian, Metode Pembelajaran Discovery Learning berhasil meningkatkan kemampuan membaca
UMSBUMSB Penyuluhan pengaturan pola makan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap stunting dengan nilai mean 17,30. Diharapkan Puskesmas dapat menerapkanPenyuluhan pengaturan pola makan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap stunting dengan nilai mean 17,30. Diharapkan Puskesmas dapat menerapkan
IPBIPB Perubahan tutupan lahan, jenis tutupan lahan, polusi limbah padat rumah tangga, polusi limbah cair rumah tangga, polusi udara industri, dan polusi limbahPerubahan tutupan lahan, jenis tutupan lahan, polusi limbah padat rumah tangga, polusi limbah cair rumah tangga, polusi udara industri, dan polusi limbah
Useful /
IPBIPB Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis hubungan antara Ruang Terbuka Hijau dan karbon monoksida (CO). Penentuan hubungan antara luasOleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis hubungan antara Ruang Terbuka Hijau dan karbon monoksida (CO). Penentuan hubungan antara luas
UNYUNY Studi ini menggunakan data deskriptif untuk menilai faktor-faktor yang memengaruhi kegiatan penelitian inovatif di Kazakhstan, sekaligus memberikan wawasanStudi ini menggunakan data deskriptif untuk menilai faktor-faktor yang memengaruhi kegiatan penelitian inovatif di Kazakhstan, sekaligus memberikan wawasan
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Hipertensi, DM, stres, dan peningkatan IMT merupakan prediktor dari PKV: prevalence ratio (PR) 1,72 (95% CI 1,59-1,86), 3,89 (95% CI 3,43-4,44), 3. 02Hipertensi, DM, stres, dan peningkatan IMT merupakan prediktor dari PKV: prevalence ratio (PR) 1,72 (95% CI 1,59-1,86), 3,89 (95% CI 3,43-4,44), 3. 02
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Kesimpulan: angka kesintasan 1 tahun graft dan pasien adalah 92% dan 87%, sementara kesintasan 3 tahun graft dan pasien adalah 90,6% dan 79,7%. Hanya sebagianKesimpulan: angka kesintasan 1 tahun graft dan pasien adalah 92% dan 87%, sementara kesintasan 3 tahun graft dan pasien adalah 90,6% dan 79,7%. Hanya sebagian