TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Dana zakat yang terkumpul terbatas, maka diperlukan suatu perhitungan untuk menentukan mustahiq prioritas. Salah satu caranya adalah membuat perhitungan yang didalamnya terdapat ketelitian, serta transparansi. Menentukan mustahiq prioritas tidaklah mudah. Sebelum mendapatkan mustahiq prioritas, terlebih dahulu mencari tau tentang data diri calon mustahiq, kemudian membandingkan dan memilih calon mustahiq prioritas yang sesuai dengan kriteria. Untuk membantu pihak badan amil zakat dalam menentukan mustahiq prioritas maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan berbasis komputer webiste. Kriteria-kriteria yang dibutuhkan adalah pekerjaan, pendapatan, tanggungan, tempat tinggal, kepemilikan tempat tinggal, riwayat penyakit, sumber air dan umur. Penelitian ini membandingkan metode topsis dan saw, dimana metode tersebut menunjukkan hasil yang berbeda, dikarenakan terdapat perbedaan algoritma perhitungan dan perbedaan skala nilai pembobotan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan metode topsis, alternatif pertama dengan nilai 0,5884 ditetapkan sebagai pilihan utama. Sedangkan, perhitungan menggunakan metode saw alternatif pertama dengan nilai 0,7133 ditetapkan sebagai pilihan utama. Metode saw lebih direkomendasikan untuk menentukan mustahiq dibandingkan metode topsis karena hasil yang diperoleh lebih besar.

Berdasarkan perbandingan metode TOPSIS dan SAW terdapat perbedaan hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode TOPSIS menetapkan alternatif pertama dengan nilai 0,5884 sebagai pilihan utama, sementara metode SAW menetapkan alternatif pertama dengan nilai 0,7133 sebagai pilihan utama.Metode SAW lebih direkomendasikan untuk menentukan mustahiq dibandingkan metode TOPSIS karena menghasilkan nilai yang lebih besar.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan sistem pendukung keputusan ini dengan mengintegrasikan metode pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dalam menentukan mustahiq berdasarkan data historis dan pola yang teridentifikasi. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan metode multi-kriteria yang lebih kompleks, seperti AHP atau VIKOR, untuk mempertimbangkan preferensi dan bobot kriteria yang lebih dinamis sesuai dengan kondisi sosial dan ekonomi yang berubah. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan partisipasi aktif dari badan amil zakat dan calon mustahiq dalam proses pengembangan sistem, guna memastikan bahwa sistem yang dihasilkan relevan, mudah digunakan, dan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi semua pihak yang terlibat.

Read online
File size660.3 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test