IC MESIC MES

Jurnal ICMESJurnal ICMES

Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) muncul sebagai respons terhadap praktik kolonialisme pemukim, apartheid, dan pelanggaran HAM oleh Israel terhadap rakyat Palestina. Meskipun BDS berhasil meningkatkan kesadaran global dan menggugah solidaritas internasional, efektivitasnya dalam mendorong perubahan struktural masih diperdebatkan. Artikel ini menawarkan refleksi kritis atas keberhasilan dan keterbatasan gerakan BDS dalam konteks politik ekonomi global, serta mengusulkan strategi alternatif berbasis teori kritis Coxian. Dengan menekankan peran kekuatan sosial dari produksi, formasi negara, dan tatanan dunia, pendekatan ini mendorong mobilisasi lintas batas yang lebih inklusif dan transformasional. Selain itu, strategi ini juga melibatkan reformasi institusi global, aliansi negara-negara Global South, serta pemanfaatan media dan teknologi untuk menciptakan narasi kontra-hegemoni terhadap dominasi ideologis dan ekonomi Israel. Artikel ini menegaskan bahwa pembebasan Palestina memerlukan gerakan global yang melampaui taktik ekonomi semata, menuju rekonstruksi struktur global yang lebih adil dan berlandaskan keadilan sosial.

Strategi alternatif yang berbasis pada analisis politik ekonomi kritis Coxian dapat memperkuat gerakan global untuk pembebasan Palestina, melampaui keterbatasan yang ada pada BDS.Meskipun BDS telah berhasil meningkatkan kesadaran global, pendekatan yang lebih mendalam dan terstruktur, dengan memanfaatkan kekuatan sosial dari produksi, mereformasi negara, serta mengubah tatanan dunia, merupakan langkah strategis yang lebih efektif untuk mencapai keadilan sosial dan perdamaian global.Struktur kapitalisme global yang mendasari kolonialisme, imperialisme, genosida, dan ekosida menjadi fokus utama dalam teori Cox.Cox juga memandang bahwa gerakan sosial global memiliki potensi untuk melakukan perubahan secara terstruktur dan terinstitusionalisasi, guna melawan Israel dan sekutunya melalui blok historis alternatif global.Gerakan BDS diharapkan dapat melampaui apa yang telah mereka lakukan selama ini, tidak hanya sekadar mengkampanyekan boikot, divestasi, dan sanksi.Gerakan BDS harus bermetamorfosis untuk membangun kekuatan sosial melalui proses-proses produksi kolektif transnasional, merebut dan membentuk kembali negara-negara konstitusional yang anti-kolonialisme dan imperialisme, sehingga mewujudkan tatanan dunia baru yang pro keadilan sosial demi perdamaian global.

Untuk memperkuat gerakan global pembebasan Palestina, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Pertama, perlu ada upaya untuk membangun dan memperkuat solidaritas global yang lebih luas, dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat sipil, akademisi, aktivis, dan organisasi internasional. Kedua, gerakan ini harus memanfaatkan media dan teknologi untuk meningkatkan kesadaran global terhadap masalah Palestina dan melawan narasi pro-Israel dalam media global dan wacana politik internasional. Ketiga, gerakan BDS harus mendorong pembentukan institusi alternatif yang lebih responsif terhadap hak asasi manusia dan keadilan sosial, seperti penguatan kerjasama antara negara-negara Global South dan pembentukan aliansi yang lebih kuat antara masyarakat sipil internasional. Dengan menggabungkan kekuatan sosial dari produksi, formasi negara, dan tatanan dunia yang lebih adil, gerakan ini dapat menciptakan perubahan struktural yang lebih substansial dan berkelanjutan dalam perjuangan pembebasan Palestina.

  1. Pengaruh Gerakan Boikot Produk Pro Israel Di Media Sosial Terhadap Minat Beli Masyarakat Bandar Lampung... doi.org/10.37366/jespb.v9i02.1918Pengaruh Gerakan Boikot Produk Pro Israel Di Media Sosial Terhadap Minat Beli Masyarakat Bandar Lampung doi 10 37366 jespb v9i02 1918
  2. Globalization in Crisis | Barry K. Gills | Taylor & Francis eBooks, Re. crisis barry gills taylor... doi.org/10.4324/9781315874753Globalization in Crisis Barry K Gills Taylor Francis eBooks Re crisis barry gills taylor doi 10 4324 9781315874753
  3. Pengaruh Gerakan Boikot Produk Pendukung Israel terhadap Perdagangan Saham di Indonesia | Jurnal Akademi... journal.unespadang.ac.id/jaaip/article/view/229Pengaruh Gerakan Boikot Produk Pendukung Israel terhadap Perdagangan Saham di Indonesia Jurnal Akademi journal unespadang ac jaaip article view 229
  4. Social Forces, States and World Orders: Beyond International Relations Theory - Robert W. Cox, 1981.... doi.org/10.1177/03058298810100020501Social Forces States and World Orders Beyond International Relations Theory Robert W Cox 1981 doi 10 1177 03058298810100020501
Read online
File size400.61 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test