JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF
Social, Ecology, Economy for Sustainable Development Goals JournalSocial, Ecology, Economy for Sustainable Development Goals JournalLatar belakang: Sampah merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada lingkungan dan sekitarnya; di Bekasi jumlah sampah mencapai 6 juta ton per tahun, menjadikan Jawa Barat salah satu provinsi dengan produksi sampah terbanyak pada 2022. Hal ini memicu inisiatif Octopus untuk terlibat dalam gerakan sosial di bidang lingkungan melalui peluncuran dan pengembangan aplikasi pengelolaan daur ulang sampah berbasis digital. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gerakan sosial Octopus dalam pengelolaan sampah daur ulang pada era Society 5.0. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Temuan: Gerakan sosial baru yang dijalankan Octopus terbukti cukup efektif; terbukti dari hampir 200 ribu pengguna aplikasi yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Bali, Makassar, dan Bekasi; kolaborasi dengan lebih dari 1.700 bank sampah dan 14.600 pemulung yang terlatih sebagai pelestari lingkungan. Simpulan: Penggunaan aplikasi merupakan alternatif efektif untuk memobilisasi kesadaran masyarakat terhadap permasalahan lingkungan, khususnya sampah. Orisinalitas: Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan teknologi oleh Octopus dalam membangun keterlibatan komunitas.
Penelitian menunjukkan bahwa gerakan sosial Octopus efektif mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah daur ulang melalui aplikasi digital, dengan kolaborasi lebih dari 1.Pemanfaatan strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi permasalahan lingkungan.Octopus berhasil mengumpulkan 9,1 juta keping plastik dan menurunkan jejak karbon ritel, menjadikannya model gerakan sosial baru yang relevan di era Society 5.
Saran penelitian lanjutan dapat dimulai dengan meneliti lebih dalam mengenai pengaruh literasi digital dan karakteristik sosiodemografis pengguna Octopus terhadap efektivitas aplikasi dalam mengubah perilaku pengelolaan sampah. Misalnya, penelitian dapat merumuskan pertanyaan penelitian tentang bagaimana tingkat adopsi teknologi mempengaruhi ketepatan pemilahan sampah oleh masyarakat di wilayah perkotaan. Selain itu, studi lain dapat mengevaluasi dampak lingkungan dan ekonomi aplikasi Octopus dibandingkan dengan metode pengelolaan sampah konvensional melalui analisis biaya-manfaat, pengukuran emisi karbon, dan evaluasi nilai tambah limbah yang dihasilkan. Penelitian berikutnya juga dapat mengembangkan model prediktif berbasis data penggunaan aplikasi untuk meramalkan volume dan komposisi sampah di berbagai wilayah, sehingga mendukung perencanaan logistik dan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih responsif. Selain itu, ide penelitian dapat mengkaji mekanisme kolaborasi antara pemangku kepentingan (pemerintah, komunitas, dan pelestari) dengan pendekatan jaringan sosial untuk memahami faktor keberlanjutan gerakan sosial digital ini. Dengan berbagai pendekatan tersebut, penelitian lanjutan dapat memperkuat basis bukti dan meningkatkan efektivitas gerakan sosial Octopus pada era Society 5.0.
- PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH (FANTASTIC4WASTE) OLEH SETORPLASTIK.COM DALAM PERSPEKTIF GERAKAN SOSIAL BARU... doi.org/10.30872/ls.v3i2.2006PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH FANTASTIC4WASTE OLEH SETORPLASTIK COM DALAM PERSPEKTIF GERAKAN SOSIAL BARU doi 10 30872 ls v3i2 2006
- How Not to Waste a Garbage Crisis: Food Consumption, Solid Waste Management and Civic Activism in Bangalore/Bengaluru,... doi.org/10.4000/POLDEV.2476How Not to Waste a Garbage Crisis Food Consumption Solid Waste Management and Civic Activism in Bangalore Bengaluru doi 10 4000 POLDEV 2476
- Analisis Pentingnya Pengelolaan Limbah Terhadap Kehidupan Sosial Bermasyarakat | Venus: Jurnal Publikasi... journal.aritekin.or.id/index.php/Venus/article/view/255Analisis Pentingnya Pengelolaan Limbah Terhadap Kehidupan Sosial Bermasyarakat Venus Jurnal Publikasi journal aritekin index php Venus article view 255
- Tactics of Waste, Dirt and Discard in the Occupy Movement: Social Movement Studies: Vol 11, No 3-4. tactics... doi.org/10.1080/14742837.2012.704178Tactics of Waste Dirt and Discard in the Occupy Movement Social Movement Studies Vol 11 No 3 4 tactics doi 10 1080 14742837 2012 704178
- Social reengineering of rubbish management (a case study on Jebres rubbish bank in Solo City, Indonesia)... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/423/1/012007Social reengineering of rubbish management a case study on Jebres rubbish bank in Solo City Indonesia iopscience iop article 10 1088 1755 1315 423 1 012007
| File size | 711.71 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
169169 Hasil penelitian menunjukkan karakteristik musikal yang berbeda dari seni sebelumnya. Karya TIWIKA merupakan kolaborasi seni yang berlandaskan tradisiHasil penelitian menunjukkan karakteristik musikal yang berbeda dari seni sebelumnya. Karya TIWIKA merupakan kolaborasi seni yang berlandaskan tradisi
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Berdasarkan fenomena tersebut, kemudian dijadikan sebagai konsep non‑musikal untuk menggarap sebuah karya komposisi musik. Karya komposisi Jejak MajapahitBerdasarkan fenomena tersebut, kemudian dijadikan sebagai konsep non‑musikal untuk menggarap sebuah karya komposisi musik. Karya komposisi Jejak Majapahit
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan memiliki pengaruh positif dan paling dominan terhadap kepatuhan pajak pada UMKM sektor makanan danPenelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan memiliki pengaruh positif dan paling dominan terhadap kepatuhan pajak pada UMKM sektor makanan dan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Kesimpulan: Diperlukan peta jalan nasional yang koheren dengan target jelas, pemantauan kuat, dan struktur tata kelola inklusif yang melibatkan aktor informalKesimpulan: Diperlukan peta jalan nasional yang koheren dengan target jelas, pemantauan kuat, dan struktur tata kelola inklusif yang melibatkan aktor informal
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana bahasa kiasan digunakan untuk menyampaikan makna dan menciptakanPenelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana bahasa kiasan digunakan untuk menyampaikan makna dan menciptakan
ISI DPSISI DPS Fenomena ini menginspirasi komposisi Karawitan dengan media Gamelan Singapraga. Komposisi musik Karawitan ini mengambil objek madu sebagai objek sentralFenomena ini menginspirasi komposisi Karawitan dengan media Gamelan Singapraga. Komposisi musik Karawitan ini mengambil objek madu sebagai objek sentral
STT ABDIELSTT ABDIEL Berdasarkan penggunaan gamelan oleh GBI dan analisis lirik dari Ku Suka Mengabarkan, artikel ini menunjukkan bahwa gereja tidak hanya berpartisipasi dalamBerdasarkan penggunaan gamelan oleh GBI dan analisis lirik dari Ku Suka Mengabarkan, artikel ini menunjukkan bahwa gereja tidak hanya berpartisipasi dalam
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Tujuan penelitian ini adalah memahami fakta, proses, dan fungsi musikal yang digunakan untuk mencapai tujuan pengembangan suasana ibadah dan melihat kompleksitasTujuan penelitian ini adalah memahami fakta, proses, dan fungsi musikal yang digunakan untuk mencapai tujuan pengembangan suasana ibadah dan melihat kompleksitas
Useful /
ISTNISTN Desain dan pengelolaan basis data merupakan aspek krusial dalam pengembangan sistem informasi, terutama pada aplikasi e‑commerce berskala besar sepertiDesain dan pengelolaan basis data merupakan aspek krusial dalam pengembangan sistem informasi, terutama pada aplikasi e‑commerce berskala besar seperti
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF 48 kWp rooftop solar photovoltaic (PV) system at Universitas Papua, demonstrating its ability to generate approximately 5,660 kWh annually and reduce electricity48 kWp rooftop solar photovoltaic (PV) system at Universitas Papua, demonstrating its ability to generate approximately 5,660 kWh annually and reduce electricity
IRPIIRPI Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua algoritma clustering, yaitu K-Means dan K-Medoids, dalam mengelompokkan 497 sekolah negeri diPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua algoritma clustering, yaitu K-Means dan K-Medoids, dalam mengelompokkan 497 sekolah negeri di
IRPIIRPI Sistem yang dikembangkan mencapai akurasi 92,5% dalam klasifikasi niat dan skor F1 lebih dari 89% dalam pengenalan entitas, hasil yang diperoleh dari validasiSistem yang dikembangkan mencapai akurasi 92,5% dalam klasifikasi niat dan skor F1 lebih dari 89% dalam pengenalan entitas, hasil yang diperoleh dari validasi