ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES

Acta Medica IndonesianaActa Medica Indonesiana

Latar belakang: Kerabat tingkat pertama (FDR) dari individu dengan diabetes mellitus tipe 2 (T2DM) memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan metabolik dini, khususnya resistensi insulin dan abnormalitas metabolisme lipid. Masalah-masalah ini berkontribusi pada predisposisi yang lebih besar terhadap penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan populasi umum. Meskipun memiliki kontribusi yang signifikan, informasi tentang hubungan antara lipoprotein atherogenik pada FDR muda normotensif dan normoglikemik di Indonesia masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi korelasi antara kadar small dense low-density lipoprotein (sdLDL) dan HOMA-IR pada FDR dengan T2DM, serta menilai variasi kadar sdLDL dalam kelompok FDR dan non-FDR.

Penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kadar sdLDL antara FDR dan non-FDR dari pasien T2DM.Namun, tidak ditemukan korelasi antara sdLDL dan HOMA-IR pada kelompok FDR.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan kadar sdLDL antara FDR dan non-FDR, seperti faktor genetik, gaya hidup, atau faktor lingkungan. (2) Mengeksplorasi hubungan antara sdLDL dan resistensi insulin pada populasi FDR yang lebih luas, termasuk individu dengan toleransi glukosa yang berbeda. (3) Meneliti efek intervensi gaya hidup, seperti diet dan aktivitas fisik, pada profil lipoprotein atherogenik dan resistensi insulin pada FDR dengan T2DM.

Read online
File size412.74 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test