IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL
International Journal of Community Service (IJCS)International Journal of Community Service (IJCS)Perkawinan dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan sosial penting di banyak daerah pedesaan Indonesia, yang berkaitan erat dengan rendahnya literasi kesehatan reproduksi, norma gender, dan akses terbatas ke informasi serta layanan ramah remaja. Pendekatan berbasis rekan sebaya semakin diakui efektif dalam mengubah pengetahuan dan sikap remaja terhadap perkawinan dini dan kesehatan reproduksi. Studi kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan konselor rekan sebaya terhadap pengetahuan dan sikap remaja pelayan kesehatan terhadap pencegahan perkawinan dini di Desa X. Desain quasi-eksperimental satu kelompok pretes–posttes diterapkan pada 30 remaja pelayan kesehatan yang dipilih melalui sampling tujuan. Intervensi terdiri dari program pelatihan struktur konselor rekan sebaya tentang kesehatan reproduksi, risiko perkawinan dini, keterampilan komunikasi, dan teknik konseling dasar. Pengetahuan dan sikap diukur menggunakan kuesioner tervalidasi sebelum dan empat minggu setelah pelatihan. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan atau uji Wilcoxon sesuai asumsi distribusi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dan sikap setelah pelatihan, menunjukkan peningkatan kesiapan kognitif dan afektif remaja pelayan untuk bertindak sebagai konselor rekan sebaya. Temuan ini mendukung penguatan promosi kesehatan remaja berbasis komunitas melalui pemberdayaan konselor rekan sebaya untuk mencegah perkawinan dini di lingkungan pedesaan.
Studi ini menunjukkan bahwa program pelatihan konselor rekan sebaya struktural secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja pelayan kesehatan terhadap pencegahan perkawinan dini di Desa X.Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari tingkat sedang ke tinggi, dan sebagian besar remaja pelayan berpindah ke kategori pengetahuan tertinggi setelah intervensi.Sikap terhadap perkawinan dini juga menjadi jauh lebih tidak mendukung, dengan sebagian besar peserta menyatakan dukungan kuat untuk menunda pernikahan dan mencegah persatuan dini.Perubahan ini sejalan dengan bukti dari program pendidikan dan konseling rekan sebaya lainnya di Indonesia, memastikan potensi pendekatan berbasis rekan sebaya untuk memperkuat kesiapan kognitif dan afektif remaja dalam menghadapi perkawinan dini.Dengan fokus pada remaja pelayan kesehatan yang sudah terintegrasi dalam struktur kesehatan komunitas, pelatihan meningkatkan kapasitas lokal untuk pencegahan perkawinan dini yang berkelanjutan dan berbasis komunitas.Namun, ketiadaan kelompok kontrol, ukuran sampel kecil, dan periode follow-up singkat membatasi generalisasi dan kesimpulan tentang dampak jangka panjang atau hasil perilaku.Penelitian masa depan dengan desain lebih ketat dan periode follow-up lebih panjang diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas berkelanjutan pelatihan konselor rekan sebaya dan pengaruhnya terhadap niat dan praktik perkawinan dini di kalangan remaja.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan konselor rekan sebaya di desa lain dengan karakteristik demografi dan budaya berbeda untuk memastikan skala dan adaptabilitas program. Selain itu, integrasi teknologi seperti aplikasi mobile atau platform digital dapat meningkatkan akses dan partisipasi remaja dalam program pencegahan perkawinan dini, terutama di area dengan keterbatasan infrastruktur. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran keluarga dan pemimpin lokal dalam memperkuat dukungan sosial untuk mengurangi tekanan budaya terhadap perkawinan dini, sekaligus membandingkan dampaknya dengan pendekatan berbasis rekan sebaya.
- Interfaith Marriage in Indonesia: Juridical Challenges and Human Rights Perspectives | Al-Qadha : Jurnal... doi.org/10.32505/qadha.v12i1.11071Interfaith Marriage in Indonesia Juridical Challenges and Human Rights Perspectives Al Qadha Jurnal doi 10 32505 qadha v12i1 11071
- The Relationship between Training and Knowledge with Performance of Posyandu Cadres | Jurnal Ilmiah Kebidanan... doi.org/10.33992/jik.v13i1.3285The Relationship between Training and Knowledge with Performance of Posyandu Cadres Jurnal Ilmiah Kebidanan doi 10 33992 jik v13i1 3285
- Early Marriage and Poverty Levels in Indonesia: A Panel Data Analysis | Socio-Economic and Humanistic... doi.org/10.59535/sehati.v3i4.604Early Marriage and Poverty Levels in Indonesia A Panel Data Analysis Socio Economic and Humanistic doi 10 59535 sehati v3i4 604
| File size | 916.87 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Hemodialisis (HD) adalah salah satu pilihan terapi pada pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK). Terapi ini tentunya akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupanHemodialisis (HD) adalah salah satu pilihan terapi pada pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK). Terapi ini tentunya akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan
STIKBARSTIKBAR Survei terhadap 106 orang tua dari remaja awal (usia 10-12 tahun) diikuti oleh wawancara mendalam dengan 9 partisipan yang dipilih secara purposif. DataSurvei terhadap 106 orang tua dari remaja awal (usia 10-12 tahun) diikuti oleh wawancara mendalam dengan 9 partisipan yang dipilih secara purposif. Data
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Factors related to health literacy in people with HIV/AIDS are education, long-time suffering and access to information. Health literacy related to qualityFactors related to health literacy in people with HIV/AIDS are education, long-time suffering and access to information. Health literacy related to quality
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN 182 kasus), sementara kasus paling sedikit tercatat di Kabupaten Lingga (5 kasus). Karya Tulis Ilmiah Profesi ini bertujuan untuk asuhan keperawatan medikal182 kasus), sementara kasus paling sedikit tercatat di Kabupaten Lingga (5 kasus). Karya Tulis Ilmiah Profesi ini bertujuan untuk asuhan keperawatan medikal
UCUC Rendahnya literasi kesehatan terkait penyakit menular seksual (PMS), seperti kondiloma akuminata, memicu stigma sosial dan minimnya kesadaran preventif,Rendahnya literasi kesehatan terkait penyakit menular seksual (PMS), seperti kondiloma akuminata, memicu stigma sosial dan minimnya kesadaran preventif,
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 375 responden usia 15–59 tahun yang terdaftar di Puskesmas Plaju. PengambilanPenelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 375 responden usia 15–59 tahun yang terdaftar di Puskesmas Plaju. Pengambilan
STAIMADIUNSTAIMADIUN Isu yang diangkat adalah persepsi komunitas terhadap keselarasan praktik Sembe dengan ajaran Islam serta dampaknya terhadap kesehatan dan kohesi sosial.Isu yang diangkat adalah persepsi komunitas terhadap keselarasan praktik Sembe dengan ajaran Islam serta dampaknya terhadap kesehatan dan kohesi sosial.
UNWIDHAUNWIDHA Berdasarkan informasi yang diperoleh, Desa Sumberrahayu belum pernah menerima penyuluhan mengenai DAGUSIBU obat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakatBerdasarkan informasi yang diperoleh, Desa Sumberrahayu belum pernah menerima penyuluhan mengenai DAGUSIBU obat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat
Useful /
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Studi kualitatif ini memeriksa implementasi praktik manajemen keuangan dan strategi pemasaran digital di antara UMKM di perkampungan kota Indonesia danStudi kualitatif ini memeriksa implementasi praktik manajemen keuangan dan strategi pemasaran digital di antara UMKM di perkampungan kota Indonesia dan
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Kajian naratif kualitatif ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan reproduksi digital berpotensi signifikan sebagai strategi pencegahan kekerasan seksualKajian naratif kualitatif ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan reproduksi digital berpotensi signifikan sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual
UNWIDHAUNWIDHA Dengan melibatkan siswa secara aktif, lingkungan belajar yang positif akan meningkatkan rasa ingin tahu dan antusiasme mereka. Hal ini juga memotivasiDengan melibatkan siswa secara aktif, lingkungan belajar yang positif akan meningkatkan rasa ingin tahu dan antusiasme mereka. Hal ini juga memotivasi
UNWIDHAUNWIDHA Muara kegiatan pengabdian kepada masyarakat tercipta rasa percaya (trust) dan cerdas finansial sejak dini mahasiswa terhadap lembaga keuangan di masa mendatang.Muara kegiatan pengabdian kepada masyarakat tercipta rasa percaya (trust) dan cerdas finansial sejak dini mahasiswa terhadap lembaga keuangan di masa mendatang.