UNIRA MALANGUNIRA MALANG
Journal of Governance InnovationJournal of Governance InnovationAudit Kasus Stunting (AKS) merupakan intervensi strategis dalam kebijakan nasional untuk mempercepat penurunan stunting di Indonesia. Implementasinya di tingkat daerah memerlukan evaluasi komprehensif. Penelitian ini bertujuan menilai pelaksanaan AKS di Provinsi Jawa Timur dari perspektif pelaksana pada berbagai tingkatan pemerintahan. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan dengan melibatkan 743 responden, meliputi anggota TPPS Desa/Kelurahan, TPPS Kecamatan, TPPS Kabupaten/Kota, Tim Teknis, Tim Pakar, dan Satgas Stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS. Evaluasi didasarkan pada model Input‑Proses‑Output serta kerangka kerja “5 PASTI. Hasil menunjukkan mayoritas wilayah telah memiliki regulasi dan struktur kelembagaan untuk AKS. Tingkat dukungan dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) pada semua tingkatan dinilai tinggi, dan kualitas keseluruhan pelaksanaan AKS tergolong baik. Namun, terdapat kesenjangan dalam ketersediaan dan pemahaman buku saku AKS, inkonsistensi pemilihan auditee, serta ketidakteraturan tindak lanjut hasil AKS. Sebagian besar responden mengakui bahwa AKS sangat bermanfaat dan perlu dilanjutkan. Pelaksanaan AKS di Jawa Timur cukup efektif, namun membutuhkan penguatan pemahaman teknis, penyebaran pedoman, dan pemanfaatan hasil audit dalam pembuatan kebijakan. Rekomendasi difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaksana, optimalisasi intervensi, serta perluasan pendanaan multisektoral.
Implementasi AKS di Jawa Timur telah memperoleh dukungan tinggi dari TPPS pada semua tingkatan, namun masih terdapat tantangan dalam penyebaran regulasi, distribusi buku saku, dan kualitas pelaksanaan.Penentuan auditee perlu berbasis data yang valid, terintegrasi, serta didukung oleh mekanisme pelaporan yang transparan, sementara tindak lanjut rekomendasi AKS belum optimal.Untuk meningkatkan efektivitas, diperlukan diversifikasi pendanaan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas TPPS melalui pelatihan dan platform berbagi praktik guna memperkuat sistem monitoring dan evaluasi.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana mekanisme digitalisasi data auditee dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan penentuan kasus stunting yang akan diaudit, dengan menguji integrasi sistem informasi kesehatan daerah dan platform audit berbasis cloud. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak diversifikasi sumber pendanaan, termasuk kontribusi sektor swasta melalui skema CSR, terhadap keberlanjutan pelaksanaan AKS serta pencapaian target penurunan stunting di wilayah dengan sumber daya terbatas. Terakhir, penelitian kualitatif dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan berjenjang bagi TPPS dan tim teknis dalam meningkatkan pemahaman teknis serta kemampuan implementasi pedoman AKS, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan fasilitator dalam penyebaran pengetahuan di tingkat desa dan kecamatan.
| File size | 361.02 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Dampak stunting mencakup hambatan perkembangan otak, lemahnya sistem imun, keterlambatan perkembangan psikososial dan motorik, serta pertumbuhan fisikDampak stunting mencakup hambatan perkembangan otak, lemahnya sistem imun, keterlambatan perkembangan psikososial dan motorik, serta pertumbuhan fisik
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Pada pemeriksaan aspirasi sumsum tulang di temukan infiltrasi sel plasma sebesar 40%. Berdasarkan riwayat pemeriksaan fisik dan laboratorium mendukungPada pemeriksaan aspirasi sumsum tulang di temukan infiltrasi sel plasma sebesar 40%. Berdasarkan riwayat pemeriksaan fisik dan laboratorium mendukung
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 60 responden berusia 13 hingga 15 tahun yang dipilihMetode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 60 responden berusia 13 hingga 15 tahun yang dipilih
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian diare pada siswa dengan kategori selalu mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 4 siswa (33,3%), sering mengkonsumsiHasil penelitian didapatkan bahwa kejadian diare pada siswa dengan kategori selalu mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 4 siswa (33,3%), sering mengkonsumsi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil asuhan keperawatan ini sebagai panduan dasar dan menjadi salah satu terapi nonfarmakologis untuk mengencerkan dahak pada anak dengan ISPA karenaHasil asuhan keperawatan ini sebagai panduan dasar dan menjadi salah satu terapi nonfarmakologis untuk mengencerkan dahak pada anak dengan ISPA karena
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN World Health Organization (WHO) menyebutkan ada 50-70% pasien hipertensi tidak patuh terhadap obat yang diresepkan. Kepatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensiWorld Health Organization (WHO) menyebutkan ada 50-70% pasien hipertensi tidak patuh terhadap obat yang diresepkan. Kepatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadianAnalisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Korban meninggal dengan cara yang tidak wajar. Penyebab kematian akibat luka tusuk di pangkal leher yang mengenai arteri karotis dan menembus paru kanan,Korban meninggal dengan cara yang tidak wajar. Penyebab kematian akibat luka tusuk di pangkal leher yang mengenai arteri karotis dan menembus paru kanan,
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Ekstrak etanol memiliki aktivitas tertinggi dengan kategori sangat kuat pada metode ABTS dan kategori sedang pada metode DPPH, menunjukkan kandungan senyawaEkstrak etanol memiliki aktivitas tertinggi dengan kategori sangat kuat pada metode ABTS dan kategori sedang pada metode DPPH, menunjukkan kandungan senyawa
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Kendala utama adalah kurangnya SOP yang merata dan konsisten untuk seluruh profesi, serta beban kerja yang tinggi. Pencatatan Tanggal dan Waktu telah dipahamiKendala utama adalah kurangnya SOP yang merata dan konsisten untuk seluruh profesi, serta beban kerja yang tinggi. Pencatatan Tanggal dan Waktu telah dipahami
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang wanita di seluruh dunia, dengan peningkatan angka kejadian bahkan pada populasiKanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang wanita di seluruh dunia, dengan peningkatan angka kejadian bahkan pada populasi
UMNUMN Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membantu pengembangan kewirausahaan birokrasi pada Guru SMP Swasta Bakti II dan memberikan penyuluhan kepada lembaga keuanganKegiatan PKM ini bertujuan untuk membantu pengembangan kewirausahaan birokrasi pada Guru SMP Swasta Bakti II dan memberikan penyuluhan kepada lembaga keuangan