POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY
Gema Lingkungan KesehatanGema Lingkungan KesehatanThe Troso weaving industry in Jepara, Indonesia, is a traditional craft sector that relies on synthetic dyes and manual production, thereby exposing workers to chromium (Cr) and particulate matter (PM2.5 and PM10) with potential respiratory and neurological risks. This study aimed to analyze their association with respiratory and neurological disorders among workers. A cross-sectional design was applied involving 101 weaving workers from four production sites. Environmental sampling measured Cr concentrations in wastewater and PM2.5/PM10 in the ambient air, while worker characteristics and health complaints were assessed using the ECSC-87 and Q18 questionnaire. Data were analyzed using chi-square tests and prevalence ratios. Cr concentrations in wastewater ranged from <0.010 to 0.104 mg/L, remaining below the effluent quality standard of 1.0 mg/L but confirming the continuous use of chromium-based dyes discharged without treatment. Average PM2.5 and PM10 levels were 108.75 µg/m³ and 117.75 µg/m³, both exceeding national air quality standards (55 and 75 µg/m³). Bivariate analysis showed that respiratory disorders were significantly associated with exposure duration ≥40 hours/week (PR=7.33; p=0.001) and working period >5 years (PR=20.94; p=0.001), whereas dye type, dyeing frequency, and PPE use were not significant. Neurological disorders were significantly associated with exposure duration (p=0.001), working period (p=0.001), type of dye (p=0.001), frequency of dyeing (p=0.018), and PPE use (p=0.001). Environmental monitoring confirmed elevated PM levels and chromium-based dye use, while statistical analysis showed that prolonged exposure and longer working periods associated with respiratory disorders, and neurological disorders were linked to multiple occupational factors.
This study demonstrates that workers in the Troso weaving industry are continuously exposed to chromium-containing dyes and fine particulate matter (PM2.5 and PM10), largely due to the absence of wastewater treatment, poor ventilation, and inadequate use of PPE.Neurological disorders were significantly associated with several exposure-related factors, while respiratory complaints showed weaker associations.These findings underscore the urgent need for improved occupational health and safety measures to mitigate long-term health risks in this home industry.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak kesehatan akibat paparan kromium dan PM pada pekerja tenun Troso. Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk melacak perkembangan fungsi paru-paru dan neurologis pekerja dari waktu ke waktu, sehingga dapat mengidentifikasi efek kumulatif paparan jangka panjang. Kedua, studi mendalam mengenai mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara paparan kromium dan gangguan neurologis, termasuk analisis biomarker stres oksidatif dan inflamasi, perlu dilakukan untuk memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk intervensi kesehatan. Ketiga, penelitian intervensi yang mengevaluasi efektivitas berbagai strategi pengendalian paparan, seperti penggunaan ventilasi yang lebih baik, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat, dan penggantian bahan pewarna berbasis kromium dengan alternatif yang lebih aman, sangat diperlukan untuk memberikan rekomendasi praktis bagi industri dan pembuat kebijakan.
- A Study on the Solutions of Environment Pollutions and Workerâs Health Problems Caused by Textile... doi.org/10.26717/BJSTR.2020.28.004692A Study on the Solutions of Environment Pollutions and WorkeryAAAos Health Problems Caused by Textile doi 10 26717 BJSTR 2020 28 004692
- Development of the weaving home industry through the use of natural dyes in the east rabadompu village... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1833/1/012061Development of the weaving home industry through the use of natural dyes in the east rabadompu village iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1833 1 012061
- Chromium Contamination and Health Risk Assessment of Soil and Agricultural Products in a Rural Area in... mdpi.com/2305-6304/11/1/27Chromium Contamination and Health Risk Assessment of Soil and Agricultural Products in a Rural Area in mdpi 2305 6304 11 1 27
- Fate and Management of Pollution of Hexavalent Chromium Cr(VI) and Heavy Metals in the Zarqa River Basin... doi.org/10.12911/22998993/144417Fate and Management of Pollution of Hexavalent Chromium Cr VI and Heavy Metals in the Zarqa River Basin doi 10 12911 22998993 144417
| File size | 369.21 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL This study demonstrates that family–institution collaboration is a crucial component in strengthening restorative justice for children in conflict withThis study demonstrates that family–institution collaboration is a crucial component in strengthening restorative justice for children in conflict with
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL Penelitian ini mengevaluasi efektivitas teknik modifikasi perilaku dalam meningkatkan perilaku assertif pada seseorang dengan kecacatan intelektual yangPenelitian ini mengevaluasi efektivitas teknik modifikasi perilaku dalam meningkatkan perilaku assertif pada seseorang dengan kecacatan intelektual yang
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Penelitian ini mengevaluasi integrasi reaktor biodigester ke dalam sistem pengolahan limbah di rumah potong ayam untuk meningkatkan kualitas air buanganPenelitian ini mengevaluasi integrasi reaktor biodigester ke dalam sistem pengolahan limbah di rumah potong ayam untuk meningkatkan kualitas air buangan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Aliran yang tidak teratur, bimbingan minimal, dan kurangnya kejelasan informasi teknis menyebabkan perasaan ketidakamanan, kebingungan, dan kelelahan psikologis,Aliran yang tidak teratur, bimbingan minimal, dan kurangnya kejelasan informasi teknis menyebabkan perasaan ketidakamanan, kebingungan, dan kelelahan psikologis,
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN On the other hand, emotional labor did not directly trigger burnout, possibly due to deep-seated action strategies and strong cultural support. BurnoutOn the other hand, emotional labor did not directly trigger burnout, possibly due to deep-seated action strategies and strong cultural support. Burnout
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN The results obtained in this study indicate that work-life balance affects employee engagement, perceived organization also affects employee engagement,The results obtained in this study indicate that work-life balance affects employee engagement, perceived organization also affects employee engagement,
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasiPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Work-life balance partially mediates. Organizational culture has a positive but insignificant effect on employee loyalty through work-life balance. Work-lifeWork-life balance partially mediates. Organizational culture has a positive but insignificant effect on employee loyalty through work-life balance. Work-life
Useful /
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis inferensial menggunakan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkanTeknik analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis inferensial menggunakan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian ini menemukan bahwa persepsi keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat whistleblowing, sementara komitmen organisasiPenelitian ini menemukan bahwa persepsi keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat whistleblowing, sementara komitmen organisasi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Pariwisata berkelanjutan, menurut United Nations World Tourism Organization (UNWTO, 2018), mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan gunaPariwisata berkelanjutan, menurut United Nations World Tourism Organization (UNWTO, 2018), mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan guna
UMNUMN Guru PAUD yang telah dilatih dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat direplikasi di PAUD lain di wilayah KotaGuru PAUD yang telah dilatih dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat direplikasi di PAUD lain di wilayah Kota