JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social ScienceInternational Journal of Environmental, Sustainability, and Social ScienceEmployee loyalty is an important factor in maintaining organizational stability and productivity, especially for Generation Z, who are now starting to dominate the workforce, possessing unique characteristics in terms of work preferences. This study aims to analyze the role of work-life balance in mediating the influence of the work environment and organizational culture on the loyalty of Generation Z employees in construction sector companies operating in Badung Regency. The population in this study was all Generation Z employees working in construction sector companies in Badung Regency, Bali. The sample used was 100 respondents, determined by a purposive sampling technique based on the Hair formula. The data analysis used in this study is inferential analysis using SEM-PLS. The results of this study indicate that: The work environment has a positive and significant effect on employee loyalty. The work environment has a positive and significant effect on work-life balance. Organizational culture has a positive and significant effect on employee loyalty. Organizational culture has a positive and significant effect on work-life balance. Work-life balance has a positive and significant effect on employee loyalty. The work environment has a positive and significant effect on employee loyalty through work-life balance. Work-life balance partially mediates. Organizational culture has a positive but insignificant effect on employee loyalty through work-life balance. Work-life balance does not mediate (unmediated).
The results of the analysis indicate that the work environment has a positive and significant effect on employee loyalty.It indicates that the better the work environment perceived by employees, the higher their loyalty to construction companies in Badung Regency.The work environment has a positive and significant effect on work-life balance.It indicates that when the work environment supports employee comfort and needs, the balance between work and personal life will also improve.Organizational culture has a positive and significant effect on employee loyalty.It means that the stronger and more positive the culture created within the organization, the higher the level of employee loyalty to companies in the construction sector in Badung Regency.Organizational culture has a positive and significant effect on work-life balance.A healthy and supportive work culture will create an atmosphere that allows employees to balance their personal and professional lives.Work-life balance has a positive and significant effect on employee loyalty.In other words, the better employees are at maintaining a balance between their work and personal lives, the higher their level of loyalty to the company.The work environment has a positive and significant effect on employee loyalty through work-life balance as a mediating variable.Work-life balance has been shown to partially mediate the relationship between the work environment and employee loyalty.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara budaya organisasi dan loyalitas karyawan Gen Z. Hal ini penting karena kepemimpinan transformasional seringkali dikaitkan dengan peningkatan motivasi dan komitmen karyawan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh faktor-faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah, terhadap keseimbangan kerja-hidup dan loyalitas karyawan di sektor konstruksi. Pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor eksternal ini dapat membantu perusahaan dalam merancang strategi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan karyawan Gen Z, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan perspektif mereka terkait keseimbangan kerja-hidup dan loyalitas. Kombinasi metode ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman tentang bagaimana perusahaan dapat meningkatkan loyalitas karyawan Gen Z di sektor konstruksi, terutama dalam konteks perubahan lingkungan kerja dan harapan karyawan yang terus berkembang.
- jmanivestasi: Jurnal Manajemen dan Investasi. pengaruh kompensasi budaya organisasi loyalitas karyawan... jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/manivestasi/article/view/16403jmanivestasi Jurnal Manajemen dan Investasi pengaruh kompensasi budaya organisasi loyalitas karyawan jurnal univpgri palembang ac index php manivestasi article view 16403
- Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Pada PT. United... jebidi.itscience.org/index.php/jebidi/article/view/177Pengaruh Lingkungan Kerja Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Pada PT United jebidi itscience index php jebidi article view 177
- PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. X | Jurnal Manajemen dan Pemasaran ( JUMPER... ojs.unhaj.ac.id/index.php/jumper/article/view/1009PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT X Jurnal Manajemen dan Pemasaran JUMPER ojs unhaj ac index php jumper article view 1009
| File size | 330.05 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Motivasi kerja memiliki pengaruh positif tetapi relatif lemah. Disiplin kerja terbukti memengaruhi kinerja secara signifikan dan bertindak sebagai variabelMotivasi kerja memiliki pengaruh positif tetapi relatif lemah. Disiplin kerja terbukti memengaruhi kinerja secara signifikan dan bertindak sebagai variabel
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Di antara ketiga variabel tersebut, pengalaman kerja muncul sebagai determinan paling dominan, diikuti oleh kesehatan fisik, sementara disiplin kerja jugaDi antara ketiga variabel tersebut, pengalaman kerja muncul sebagai determinan paling dominan, diikuti oleh kesehatan fisik, sementara disiplin kerja juga
UNIBAUNIBA Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etos Kerja (X1) memilikiTeknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etos Kerja (X1) memiliki
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA However, workplace conditions did not show a significant influence. Together, these three factors contributed a 54. 3% impact on educator productivity.However, workplace conditions did not show a significant influence. Together, these three factors contributed a 54. 3% impact on educator productivity.
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Sebanyak 120 responden, yang merupakan wajib pajak terdaftar di KPP Pratama Balikpapan Timur, dilibatkan sebagai sampel penelitian. Dengan mengadopsi kerangkaSebanyak 120 responden, yang merupakan wajib pajak terdaftar di KPP Pratama Balikpapan Timur, dilibatkan sebagai sampel penelitian. Dengan mengadopsi kerangka
AREAIAREAI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaranPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK The method used is multiple linear regression analysis and path analysis, by distributing questionnaires to 91 respondents. The results obtained indicateThe method used is multiple linear regression analysis and path analysis, by distributing questionnaires to 91 respondents. The results obtained indicate
INABAINABA Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh implementasi pengawasan, disiplin kerja, komitmen organisasi, dan penerapan Prosedur OperasionalTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh implementasi pengawasan, disiplin kerja, komitmen organisasi, dan penerapan Prosedur Operasional
Useful /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Pelatihan menunjukkan pengaruh terbesar diikuti oleh kejelasan peran dan pengembangan karier. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel secaraPelatihan menunjukkan pengaruh terbesar diikuti oleh kejelasan peran dan pengembangan karier. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel secara
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL Dari perspektif administrasi publik, kebijakan manajemen bencana bukan sekadar instrumen teknis melainkan cerminan sistem administratif dan politik yangDari perspektif administrasi publik, kebijakan manajemen bencana bukan sekadar instrumen teknis melainkan cerminan sistem administratif dan politik yang
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL Through the ethical and moral internalization of these three elements, the hope that all parties desire is the presence of a quality leader by creatingThrough the ethical and moral internalization of these three elements, the hope that all parties desire is the presence of a quality leader by creating
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan kebijakan internal serta sistem pelaporan yang aman dalam melaporkan pelanggaran. Penelitian ini menemukanPenelitian ini juga merekomendasikan pengembangan kebijakan internal serta sistem pelaporan yang aman dalam melaporkan pelanggaran. Penelitian ini menemukan