JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK

Jurnal EkobistekJurnal Ekobistek

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan bank Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun 2020-2021 dengan menggunakan metode CAMEL berdasarkan Laporan Keuangan publikasi tahunan tahun 2021. Analisis dengan metode CAMEL ini terdiri dari analisis terhadap Capital, asset, management, earning, Liquidity dengan menggunakan analisis rasio CAR, NPM, NPL, ROA, BOPO dan LDR. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan pada bank BSI didapatkan analisis rasio CAR tahun 2020 sebesar 17,63% dan 2021 sebesar 21,99%, melalui analisis ini perbankan dinyatakan sehat, kesehatannya mengalami peningkatan sebesar 4,36%. Analisis menggunakan rasio NPL didapatkan hasil pada tahun 2020 sebesar 1,06% sedangkan tahun 2021 sebesar 0,84% yang menunjukkan bank BSI dikategorikan sehat dengan kenaikan kesehatan sebesar 0,22% sejalan dengan penurunan nilai rasio NPL. Analisis rasio NPM menunjukkan hasil pada tahun 2020 sebesar 70,81% dan tahun 2021 sebesar 73,99% yang menunjukkan kinerja bank sehat. Analisis rasio ROA menunjukkan nilai 1,25% pada 2020 dan 1,49% pada 2021, keduanya dalam kategori sehat. Analisis BOPO menunjukkan 84,61% pada 2020 dan 80,46% pada 2021, serta LDR 74,52% pada 2020 dan 73,39% pada 2021, semuanya menunjukkan kinerja sehat. Dari lima rasio yang digunakan, empat mengalami peningkatan dari 2020 ke 2021, sementara dua lainnya mengalami penurunan namun tetap dalam kategori sehat.

Berdasarkan analisis CAMEL, semua rasio kesehatan bank BSI (CAR, NPL, NPM, ROA, BOPO, LDR) pada tahun 2020–2021 termasuk dalam kategori sehat.Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan BSI tetap stabil dan sehat selama periode tersebut.Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengaplikasikan metode pengukuran lain selain CAMEL guna memperoleh gambaran kesehatan bank yang lebih komprehensif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan keakuratan model CAMEL dengan pendekatan alternatif seperti Z‑Score, O‑Score, atau model RGEC dalam menilai kesehatan Bank Syariah Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi kelebihan dan keterbatasan masing‑masing metoda. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki pengaruh penerapan layanan perbankan digital dan fintech terhadap masing‑masing rasio CAMEL (CAR, NPL, NPM, ROA, BOPO, LDR) BSI pada periode pasca‑2021, guna memahami bagaimana transformasi teknologi memengaruhi stabilitas keuangan. Selain itu, penelitian dapat memfokuskan analisis pada hubungan antara variabel makroekonomi—seperti inflasi, pertumbuhan PDB, dan suku bunga—dengan perubahan nilai rasio CAMEL BSI, sehingga dapat memberikan insight kebijakan yang lebih responsif terhadap kondisi ekonomi. Dengan tiga arah studi ini, para peneliti dapat memperkaya literatur tentang evaluasi kesehatan perbankan syariah dan memberikan rekomendasi praktis bagi regulator serta manajer bank.

  1. OSF. osf osf.io/fgz73_v1OSF osf osf io fgz73 v1
  2. Manajemen Permodalan Bank Syariah | Ilyas | BISNIS : Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam. manajemen permodalan... journal.iainkudus.ac.id/index.php/Bisnis/article/view/3017Manajemen Permodalan Bank Syariah Ilyas BISNIS Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam manajemen permodalan journal iainkudus ac index php Bisnis article view 3017
  3. Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah di Indonesia: Studi Komparatif Menggunakan Metode CAMEL | Etihad:... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/etihad/article/view/3949Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah di Indonesia Studi Komparatif Menggunakan Metode CAMEL Etihad jurnal iainponorogo ac index php etihad article view 3949
  4. Jurnal Akuntansi. camel kesehatan perbankan jurnal akuntansi authors melinda haryanto fakultas ekonomi... ecojoin.org/index.php/EJA/article/view/270Jurnal Akuntansi camel kesehatan perbankan jurnal akuntansi authors melinda haryanto fakultas ekonomi ecojoin index php EJA article view 270
Read online
File size304.34 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test