JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN

International Journal of Environmental, Sustainability, and Social ScienceInternational Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh kecerdasan emosional dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi, di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Klungkung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Klungkung berjumlah 73 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan sensus terhadap seluruh pegawai, dengan jumlah sampel awal sebanyak 73 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis inferensial menggunakan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Disiplin kerja memiliki pengaruh negatif tetapi signifikan terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi memediasi sepenuhnya pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi memediasi sebagian pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Untuk meningkatkan kinerja pegawai, pemimpin perlu melakukan manajemen emosi secara teratur, komunikasi, dan pemantauan disiplin. Pegawai diharapkan untuk meningkatkan manajemen emosi, disiplin, dan komitmen terhadap tugas dan organisasi.

Pemerintah daerah memainkan peran penting dalam penyediaan layanan publik, termasuk melalui aparatur daerah seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).Dalam melaksanakan tugasnya dalam penegakan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum, Satpol PP memerlukan kinerja pegawai yang optimal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja, tetapi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi.Disiplin kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja, tetapi meningkatkan komitmen organisasi.Komitmen organisasi sendiri memiliki pengaruh positif terhadap kinerja dan telah terbukti memediasi sepenuhnya pengaruh kecerdasan emosional dan memediasi sebagian pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Satpol PP di Kabupaten Klungkung.

Untuk meningkatkan kinerja pegawai, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan kecerdasan emosional dan komitmen organisasi. Pemimpin dapat menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan kecerdasan emosional bagi pegawai, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan menghargai komitmen organisasi. Selain itu, penting untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara pegawai dan pemimpin, serta memastikan adanya sistem reward dan recognition yang adil dan efektif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada identifikasi strategi spesifik untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan komitmen organisasi, serta mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai dalam konteks organisasi publik.

  1. Etika kerja islam, kecerdasan emosional, dan dukungan organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan:... doi.org/10.53088/kurva.v1i2.1059Etika kerja islam kecerdasan emosional dan dukungan organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan doi 10 53088 kurva v1i2 1059
  2. Kinerja Karyawan Islami di Koperasi Pondok Pesantren: Peran Kepemimpinan dan Komitmen Pegawai | Jurnal... journal.unesa.ac.id/index.php/jim/article/view/19579Kinerja Karyawan Islami di Koperasi Pondok Pesantren Peran Kepemimpinan dan Komitmen Pegawai Jurnal journal unesa ac index php jim article view 19579
Read online
File size333.42 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test