STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI

JURNAL MANAJEMEN BISNIS TRI BHAKTIJURNAL MANAJEMEN BISNIS TRI BHAKTI

Pada era milenial ini masyarakat sangat bergantung pada kemajuan teknologi, dimana teknologi sudah menjadi bagian dari kebutuhan manusia. Dengan teknologi segala aktivitas manusia dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Gojek adalah perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis teknologi dan internet yang menghubungkan pengemudi (driver) dengan pengguna (penumpang). Namun, seiring berjalannya waktu jumlah driver semakin banyak dan menimbulkan tingginya tingkat persaingan sesama driver. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling terhadap 100 responden driver Goride di Kota Bekasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan menunjukkan bahwa variabel kompensasi (X1) dan punishment (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja driver Goride, Gojek di Kota Bekasi. Pihak manajemen perusahaan perlu memperhatikan variabel punishment dalam upaya meningkatkan kinerja driver. Selain itu, perlu mempertimbangkan pemberian kompensasi yang sesuai ketika kinerja driver goride mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja driver goride.2) Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja driver goride.05 pada hasil uji t statistik 3) Hasil uji f (simultan) menunjukkan bahwa kompensasi dan punishment secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja driver go-ride.Hal ini dibuktikan dengan nilai f hitung sebesar 9.4) Berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa nilai R2 Square sebesar 0.166 yang artinya bahwa kompensasi dan punishment memberikan pengaruh terhadap kinerja driver go-ride sebesar 16.6 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti factor individual, faktor psikologis, faktor lingkungan kerja, faktor tanggung jawab.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor non-moneter yang memengaruhi motivasi kerja driver, seperti kepuasan kerja, keseimbangan kehidupan kerja, dan dukungan sosial dari rekan kerja. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif apa saja yang mendorong driver untuk memberikan kinerja terbaik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai model insentif yang berbeda, misalnya dengan membandingkan sistem bagi hasil dengan sistem bonus berdasarkan target yang lebih spesifik. Dengan demikian, perusahaan dapat mengidentifikasi model insentif yang paling optimal untuk meningkatkan kinerja driver. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kinerja driver, misalnya dengan mengembangkan aplikasi yang memberikan informasi real-time mengenai permintaan penumpang, rute terbaik, dan tips mengemudi yang efisien. Dengan memanfaatkan teknologi secara cerdas, perusahaan dapat membantu driver untuk bekerja lebih efektif dan meningkatkan pendapatan mereka.

Read online
File size686.93 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test