UNDIKMAUNDIKMA
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan PembelajaranJurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan PembelajaranTunanetra adalah orang yang tidak dapat melihat (buta total) dan dapat melihat hanya melihat cahaya (kurang awas). Keterbatasan dalam melihat dapat dibantu dengan media audio yang menekankan pada pendengaran. Media ini cocok karena anak tunanetra memiliki pendengaran yang sangat tajam apabila dilatih terus menerus. Pendengaran yang sangat tajam ini dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran dengan menggunkan media audio. Siswa SMP tunanetra memiliki konsentrasi yang lebih tinggi daripada anak SD jadi media ini akan cocok bila dijadikan media pada siswa SMP. Media ini akan mempermudah pembelajaran pada siswa SMP tunanetra dalam melakukan pembelajaran dan menerima materi. Audio Tujuan artikel adalah mengetahui kelayakan dan efektivitas pada penerapan media audio sebagai bahan ajar siswa tunanetra tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan sempeling dari artikel-artikel sebelumnya yang terkait dengan judul penelitian ini. Dari hasil kegiatan telaah artikel-artikel sebelumnya menyebutkan bahwa dengan menggunakan media audio siswa tunanetra lebih termotivasi dan dapat mudah memahami pembelajaran, serta dapat belajar dan membayangkan suara yang didengar dengan audio sehingga siswa tunanetra dapat lebih memahami materi yang disampaikan.
Kesimpulan yang dapat kita peroleh dari penerapan bahan ajar audio untuk anak tunanetra smp adalah terwujudnya pendidikan yang merata baik anak normal maupun anak berkebutuhan khusus.Anak yang yang berkebutuhan khusus seperti tunanetra dapat memahami pembelajaran dengan media audio yang disetting menggunakan suara yang jelas dan mudah di pahami.Kelebihan media audio ini adalah dapat mudah memahami materi karena tergabungnya perasaan dan fikiran yang dapat menyebabkan bayangan dan ingatan yang membekas.Hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan media audio adalah faktor interaksi yang harus dibangun pengajar dengan peserta didik agar tercipta suasana yang hidup.Jika interaksi tidak terbangun maka media audio akan gagal digunakan pada anak tunanetra smp.Dalam penelitian ini masih terdapat kekurangan karena peneliti belum menemukan jenis media audio vidio yang efektif untuk seluruh siswa tunanetra tingkat SMP, serta juga belum efektif untuk semua mata pelajaran.
Untuk menyempurnakan penelitian ini, perlu dilakukan pengkajian ulang sebelum diterapkan pada lingkungan belajar. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan media audio yang lebih interaktif dan menarik, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik siswa tunanetra. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi media audio dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa tunanetra di berbagai mata pelajaran. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan bahan ajar yang efektif untuk anak tunanetra di tingkat SMP.
| File size | 376.88 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Meskipun Indonesia memiliki warisan budaya yang kaya yang tertanam dalam folklore regional, cerita-cerita ini seringkali kurang dimanfaatkan sebagai sumberMeskipun Indonesia memiliki warisan budaya yang kaya yang tertanam dalam folklore regional, cerita-cerita ini seringkali kurang dimanfaatkan sebagai sumber
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar kepala dengan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) pada anak usia 6–8 tahun. BerdasarkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar kepala dengan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) pada anak usia 6–8 tahun. Berdasarkan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Pencarian literatur dilakukan di ScienceDirect, PubMed, Cochrane Library, dan Google Scholar untuk artikel berbahasa Indonesia/Inggris terbit 2020–2025.Pencarian literatur dilakukan di ScienceDirect, PubMed, Cochrane Library, dan Google Scholar untuk artikel berbahasa Indonesia/Inggris terbit 2020–2025.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi. AnalisisJenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya platform digital yang memuat informasi potensi wisata, paket homestay, panduan wisata, dan profil desa secara terstruktur.Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya platform digital yang memuat informasi potensi wisata, paket homestay, panduan wisata, dan profil desa secara terstruktur.
LLDIKTI12LLDIKTI12 Edukasi berupa sosialisasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar membuka pikiran anak untuk mereka tahu bahwa gadget bukanlah satu-satunya hiburan.Edukasi berupa sosialisasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar membuka pikiran anak untuk mereka tahu bahwa gadget bukanlah satu-satunya hiburan.
UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY Metode WASPAS dan AHP memiliki perbedaan dalam pendekatan perhitungan, di mana WASPAS menggunakan pembobotan dan AHP menggunakan perbandingan berpasanganMetode WASPAS dan AHP memiliki perbedaan dalam pendekatan perhitungan, di mana WASPAS menggunakan pembobotan dan AHP menggunakan perbandingan berpasangan
JOMPARNDJOMPARND Kondisi kesehatan gigi dan mulut yang tidak dijaga bisa berakibat sangat buruk seperti kehilangan gigi, kesulitan mengunyah, gangguan estetik dan fonetik,Kondisi kesehatan gigi dan mulut yang tidak dijaga bisa berakibat sangat buruk seperti kehilangan gigi, kesulitan mengunyah, gangguan estetik dan fonetik,
Useful /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti aplikasi edukasi dan media sosial, secara signifikan meningkatkan motivasi dan pemahamanHasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti aplikasi edukasi dan media sosial, secara signifikan meningkatkan motivasi dan pemahaman
STAI AL-FURQANSTAI AL-FURQAN Hal ini membuktikan bahwa pembentukan moral melalui pembiasaan dan lingkungan yang kondusif sangat efektif pada usia sekolah dasar. Secara keseluruhan,Hal ini membuktikan bahwa pembentukan moral melalui pembiasaan dan lingkungan yang kondusif sangat efektif pada usia sekolah dasar. Secara keseluruhan,
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kemandirian ADL pada pasien skizofrenia di RSUD Embung Fatimah KotaBerdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kemandirian ADL pada pasien skizofrenia di RSUD Embung Fatimah Kota
JOMPARNDJOMPARND Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kader posyandu telah meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam memberikan konselingBerdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kader posyandu telah meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam memberikan konseling