STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika

Penelitian ini membahas permasalahan manajemen gudang yang terfragmentasi, manual, dan kurang transparan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Politeknik Astra, yang telah menyebabkan inefisiensi operasional dan munculnya stok mati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Gudang (WMS) terintegrasi untuk meningkatkan transparansi inventaris, akurasi data, dan efisiensi operasional. Sistem dikembangkan menggunakan metodologi Scrum melalui lima sprint iteratif, masing-masing berlangsung dua minggu, melibatkan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Pengujian fungsional dan non-fungsional dilakukan menggunakan Black-box Testing, Integration Testing, dan User Acceptance Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WMS yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan proses permintaan pembelian, penerimaan barang, pengambilan, peminjaman, pemantauan stok, dan pelaporan ke dalam sistem yang terstandarisasi dan real-time. Sistem meningkatkan visibilitas inventaris, mengurangi kesalahan pencatatan dan pembelian duplikat, serta mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih cepat dan akurat. Selain itu, implementasi WMS menghasilkan manfaat finansial yang terukur melalui penghematan biaya dalam pengadaan sistem, pelatihan, material, dan pemanfaatan ruang gudang. Studi ini menunjukkan bahwa WMS terintegrasi yang dikembangkan menggunakan Scrum dapat secara efektif meningkatkan kinerja manajemen gudang di lembaga pendidikan vokasi.

Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan manajemen gudang yang terfragmentasi, manual, dan kurang transparan di Politeknik Astra, yang mengakibatkan inefisiensi dan stok mati.Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan Sistem Manajemen Gudang (WMS) terintegrasi menggunakan metodologi Scrum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa WMS yang dikembangkan berhasil meningkatkan transparansi inventaris, akurasi data, dan efisiensi operasional, serta menghasilkan penghematan biaya yang signifikan.Implementasi WMS ini terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja manajemen gudang di lembaga pendidikan vokasi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan integrasi WMS dengan sistem keuangan dan pengadaan untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis secara keseluruhan. Kedua, pengembangan fitur analitik untuk peramalan permintaan dan optimasi inventaris dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat dan mengurangi risiko kelebihan atau kekurangan stok. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif implementasi WMS di berbagai lembaga pendidikan vokasi untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor kunci keberhasilan, sehingga dapat meningkatkan skalabilitas dan dampak positif dari sistem ini.

  1. PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMBOROSAN (WASTE) PADA PRODUKSI WAJAN MENGGUNAKAN... doi.org/10.25157/jmt.v8i2.2668PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMBOROSAN WASTE PADA PRODUKSI WAJAN MENGGUNAKAN doi 10 25157 jmt v8i2 2668
  2. Vol 13 No 1 (2026): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika | TEKNOSAINS : Jurnal Sains,... doi.org/10.37373/tekno.v13i1Vol 13 No 1 2026 TEKNOSAINS Jurnal Sains Teknologi dan Informatika TEKNOSAINS Jurnal Sains doi 10 37373 tekno v13i1
Read online
File size606.58 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test