STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika

Kemajuan suatu institusi sebagai penyelenggara proses pembelajaran di kampus merupakan tujuan organisasi yang utama, karena mendorong daya saing dan meningkatkan manfaat bagi organisasi. Namun, dalam proses mencapai kemajuan ini, penting untuk mengukur kepuasan mahasiswa, apakah mereka puas atau tidak, yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kepuasan mahasiswa terhadap setiap sumber daya kampus yang telah disediakan, apakah telah mencapai kategori kepuasan mahasiswa yang diharapkan atau belum. Metode yang digunakan untuk mengukur kepuasan ini adalah metode Slovin dan aplikasi MWater, yang merupakan metode untuk mengumpulkan data dan opini dari pelanggan atau mahasiswa mengenai produk atau layanan yang diterima. Dalam konteks ini, survei kepuasan mahasiswa dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan dan minat mahasiswa terhadap layanan dan fasilitas di kampus. Survei kepuasan mahasiswa ini dapat dikemas dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan terkait layanan mahasiswa baru, seperti informasi penerimaan mahasiswa baru (PMB), layanan administrasi, dan fasilitas kampus yang tersedia. Dengan aplikasi MWater, formulir survei dapat dibuat dan jawaban survei dapat dikumpulkan dengan cepat dan efisien, sementara rumus Slovin digunakan untuk menentukan jumlah sampel yang diperlukan dari populasi mahasiswa baru di setiap fakultas. Hasil penelitian menggunakan rumus Slovin dan aplikasi MWater menunjukkan bahwa 77,8% mahasiswa puas dengan layanan kampus, sedangkan 5,6% kurang puas, 5,6% tidak puas, dan 11,1% sangat puas. Hasil survei ini selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan bagi kampus dalam merencanakan strategi promosi dan kebijakan universitas di masa mendatang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode Slovin dan aplikasi MWater untuk survei kepuasan mahasiswa secara digital menawarkan banyak keuntungan, memungkinkan pengumpulan data yang cepat dan efisien.Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa, yaitu 77,8%, merasa puas dengan layanan kampus, sementara persentase yang kurang puas dengan layanan kampus mencapai 5,6%, tidak puas mencapai 5,6%, dan sangat puas 11,1%.Dengan memanfaatkan metode ini, mahasiswa dapat dengan mudah menyampaikan umpan balik yang kemudian menjadi acuan penting bagi Kampus XYZ dalam merancang strategi promosi dan kebijakan universitas di masa depan.

Penelitian ini membuka jalan untuk memahami kepuasan mahasiswa, namun ada beberapa arah menarik untuk studi lanjutan agar pemahaman kita lebih mendalam dan komprehensif. Salah satu area yang bisa dijelajahi adalah dengan memperluas cakupan survei kepuasan tidak hanya pada mahasiswa baru, tetapi juga mencakup seluruh angkatan di kampus XYZ, atau bahkan membandingkannya dengan beberapa kampus lain. Hal ini penting untuk mengetahui apakah tingkat kepuasan berfluktuasi seiring masa studi atau memiliki pola yang berbeda di lingkungan akademik yang bervariasi, sehingga hasilnya dapat digeneralisasi lebih luas dan memberikan gambaran kepuasan mahasiswa secara menyeluruh di tingkat universitas. Selain itu, mengingat adanya masukan terkait fasilitas dan perangkat lunak yang perlu diperbarui, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada studi kasus mendalam terhadap aspek-aspek spesifik yang mendapat kritik, seperti infrastruktur teknologi informasi atau ketersediaan ruang belajar yang memadai. Dengan menggunakan metode kualitatif seperti wawancara mendalam atau kelompok diskusi terfokus, kita bisa menggali akar permasalahan dan menemukan solusi inovatif yang sesuai dengan harapan mahasiswa secara lebih rinci dan terarah. Terakhir, penting untuk menyelidiki lebih jauh bagaimana tingkat kepuasan mahasiswa ini benar-benar memengaruhi indikator keberhasilan universitas, misalnya apakah kepuasan yang tinggi berkorelasi langsung dengan peningkatan angka retensi mahasiswa, daya tarik calon mahasiswa baru, atau bahkan terhadap peringkat akreditasi program studi. Dengan demikian, universitas dapat lebih strategis dalam mengalokasikan sumber daya untuk meningkatkan kepuasan yang pada akhirnya berkontribusi positif terhadap reputasi dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

  1. Impact of E-Service Quality on Customer Satisfaction and Loyalty Empirical Study in India Online Business... doi.org/10.24002/kinerja.v21i1.1034Impact of E Service Quality on Customer Satisfaction and Loyalty Empirical Study in India Online Business doi 10 24002 kinerja v21i1 1034
  2. One moment, please.... moment please wait request verified ijsr.internationaljournallabs.com/index.php/ijsr/article/view/797One moment please moment please wait request verified ijsr internationaljournallabs index php ijsr article view 797
  3. Determining the Influence of the Reliability of Service Quality on Customer Satisfaction: The Case of... macrothink.org/journal/index.php/ijld/article/view/6649Determining the Influence of the Reliability of Service Quality on Customer Satisfaction The Case of macrothink journal index php ijld article view 6649
  4. Radware Bot Manager Captcha. radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1742-6596/1804/1/012039Radware Bot Manager Captcha radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1742 6596 1804 1 012039
Read online
File size324.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test