YRPIPKUYRPIPKU

Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pariwisata tangguh bencana untuk Majene dengan menerapkan Proses Hierarki Analitis (AHP), kerangka pengambilan keputusan yang memungkinkan prioritas terstruktur berdasarkan masukan pemangku kepentingan. Studi ini melibatkan dua belas ahli dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat setempat yang melakukan perbandingan berpasangan dari lima kategori strategis yang berasal dari kerangka pariwisata tangguh bencana Bank Dunia: pemahaman risiko, perencanaan dan prioritas, mitigasi dan kesiapsiagaan, respons dan pemulihan, dan tindakan ketahanan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan ketahanan jangka panjang (22,7%), pemahaman risiko (22,3%), dan mitigasi dan kesiapsiagaan (21,4%) adalah prioritas utama. Temuan ini menawarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi pemerintah daerah dan perencana pariwisata, menyoroti prioritas strategis yang dapat memandu pengembangan kebijakan dan memupuk pariwisata yang berkelanjutan dan tangguh bencana di area rentan seperti Majene.

Penelitian ini menggunakan Proses Hierarki Analitis (AHP) untuk menentukan dan memberi peringkat inisiatif prioritas untuk membina pariwisata tangguh bencana di Kabupaten Majene, sebuah wilayah di Indonesia yang sangat rentan terhadap bencana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi prioritas utama adalah inisiatif ketahanan jangka panjang, diikuti oleh pemahaman risiko, mitigasi, dan kesiapsiagaan.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi inovatif, penilaian risiko yang komprehensif, dan kesiapsiagaan bencana yang antisipatif untuk memastikan ketahanan pariwisata di wilayah berisiko tinggi.Pemerintah daerah, pemangku kepentingan pariwisata, dan perencana perlu mengadopsi pendekatan kolaboratif, jangka panjang, dan berbasis ilmiah untuk mengembangkan sektor pariwisata yang tangguh bencana.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperkuat ketahanan pariwisata di Majene dan wilayah serupa. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap infrastruktur pariwisata dan ekosistem lokal, serta mengembangkan strategi adaptasi yang spesifik untuk mengatasi tantangan ini. Kedua, penting untuk menyelidiki peran teknologi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons bencana di sektor pariwisata, seperti penggunaan sistem peringatan dini berbasis sensor dan platform komunikasi digital untuk menyebarkan informasi penting kepada wisatawan dan pelaku industri. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman masyarakat setempat terkait dengan dampak bencana terhadap mata pencaharian dan kesejahteraan mereka, sehingga dapat dirumuskan program pemberdayaan yang tepat sasaran. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan inklusif di Majene, yang mampu menghadapi berbagai risiko dan tantangan di masa depan.

  1. A systematical review of tourism disaster management: insights from Indonesian’s journey | E3S... doi.org/10.1051/e3sconf/202346405002A systematical review of tourism disaster management insights from IndonesianAos journey E3S doi 10 1051 e3sconf 202346405002
Read online
File size2.04 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test