UNTADUNTAD
KinesikKinesikEkonomi politik media telah berkembang menjadi sebuah praktik yang menjangkau berbagai aspek kehidupan. Platform media digital menjadi saluran bagi kekuatan ekonomi untuk mempengaruhi perilaku konsumen demi memaksimalkan keuntungan. Penelitian ini mengkaji bagaimana anak-anak dikomodifikasi sebagai pekerja dalam industri budaya media digital melalui fenomena Kid Influencer di YouTube. Dengan menggunakan metode kualitatif dan perspektif ekonomi politik, penelitian ini menganalisis kanal YouTube Ryans World dan Super Duper Ziyan. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis penelitian terdahulu mengenai Kid Influencer dan mengumpulkan informasi dari kanal-kanal YouTube anak-anak yang populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan YouTube untuk menjangkau pemirsa yang ditargetkan memungkinkan anak-anak menjadi objek komodifikasi pekerja, karena monetisasi menciptakan nilai tukar ekonomi. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana kapitalisme menyusup ke dalam media, memanfaatkan platform sosial untuk memperluas peluang bisnis melalui konten yang menampilkan anak-anak untuk konsumsi anak-anak.
Penelitian ini telah mengkonfirmasi kerangka teoritis Mosco (2009) tentang komodifikasi yang beroperasi di berbagai dimensi dalam konten Kid Influencer.Anak-anak menjadi pekerja yang dikomodifikasi ketika penampilan mereka menghasilkan nilai ekonomi melalui monetisasi, sponsorship, dan penempatan produk.Konten mereka mengalami komodifikasi saat berubah dari ekspresi anak yang autentik menjadi kendaraan pemasaran yang dirancang secara strategis.Secara bersamaan, penonton anak menjadi dikomodifikasi saat perhatian mereka dikemas dan dijual kepada pengiklan yang mencari akses ke konsumen muda.Studi ini juga mengidentifikasi strategi komodifikasi yang konsisten yang digunakan di kedua konteks global (Ryans World) dan Indonesia (Super Duper Ziyan), termasuk ulasan mainan, konten pengalaman, integrasi produk, dan promosi lintas platform.Meskipun strategi ini beroperasi secara global, manifestasinya yang spesifik menyesuaikan diri dengan konteks budaya dan preferensi penonton, menunjukkan universalitas proses komodifikasi dan spesifikitas budaya mereka.Penelitian ini mendokumentasikan nilai ekonomi yang signifikan yang dihasilkan melalui konten Kid Influencer, dengan manfaat didistribusikan di antara berbagai pemangku kepentingan termasuk platform, performer dan keluarga mereka, pengiklan, dan bisnis pendukung.Ekosistem ekonomi ini menciptakan insentif yang kuat untuk praktik komodifikasi berkelanjutan dan diperluas, sementara kepentingan anak sebagai performer dan penonton mungkin terkompromi.Studi ini juga menyoroti kesenjangan regulasi yang signifikan di kedua konteks Amerika Serikat dan Indonesia, di mana perlindungan tenaga kerja anak tradisional dan regulasi media belum berkembang secara memadai untuk mengatasi situasi unik anak-anak yang menciptakan konten digital.Kesenjangan regulasi ini menciptakan kerentanan perlindungan yang mungkin mengekspos anak-anak terhadap eksploitasi sambil menguntungkan kepentingan komersial.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang dampak jangka panjang partisipasi sebagai Kid Influencer terhadap perkembangan anak. Studi longitudinal yang menyelidiki dampak ini akan memberikan wawasan berharga yang saat ini masih kurang dalam literatur. Selain itu, penelitian yang lebih luas yang mencakup berbagai kanal Kid Influencer di berbagai konteks budaya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena ini. Wawancara dengan kreator konten, orang tua, perwakilan platform, dan penonton muda juga dapat membantu mengembangkan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang fenomena Kid Influencer. Akhirnya, kolaborasi antara pembuat kebijakan, orang tua, pendidik, dan perusahaan media diperlukan untuk mengembangkan perlindungan yang tepat yang menyeimbangkan ekspresi kreatif anak dengan perlindungan terhadap eksploitasi dalam ekonomi digital. Penelitian ini menekankan kebutuhan mendesak untuk kerangka regulasi yang secara khusus menangani penciptaan konten digital oleh anak-anak dan memberikan dasar untuk pengembangan kebijakan berbasis bukti.
- jurnal ilmu komunikasi. komodifikasi anak variety korea return superman tros jurnal ilmu komunikasi authors... doi.org/10.24002/jik.v19i2.3998jurnal ilmu komunikasi komodifikasi anak variety korea return superman tros jurnal ilmu komunikasi authors doi 10 24002 jik v19i2 3998
- Budaya Global dalam Industri Budaya: Tinjauan Madzhab Frankfurt Terhadap Iklan, Pop Culture, dan Industri... doi.org/10.33005/jgp.v1i02.1993Budaya Global dalam Industri Budaya Tinjauan Madzhab Frankfurt Terhadap Iklan Pop Culture dan Industri doi 10 33005 jgp v1i02 1993
- Children and young people’s rights in the digital age: An emerging agenda - Sonia Livingstone,... doi.org/10.1177/1461444816686318Children and young peopleAos rights in the digital age An emerging agenda Sonia Livingstone doi 10 1177 1461444816686318
- Towards a Methodology for Developing EvidenceâInformed Management Knowledge by Means of Systematic... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/1467-8551.00375Towards a Methodology for Developing EvidenceyAAAaInformed Management Knowledge by Means of Systematic onlinelibrary wiley doi 10 1111 1467 8551 00375
- Branding Kidfluencers: Regulating Content and Advertising on YouTube - Gavin Feller, Benjamin Burroughs,... doi.org/10.1177/15274764211052882Branding Kidfluencers Regulating Content and Advertising on YouTube Gavin Feller Benjamin Burroughs doi 10 1177 15274764211052882
| File size | 245.88 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDANAUNDANA Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif-kuantitatif, analisis pendapatan dan analisis kontribusi. HasilMetode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif-kuantitatif, analisis pendapatan dan analisis kontribusi. Hasil
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Primary data were collected through questionnaires distributed to business actors engaged in legal products and were analyzed using SEM-PLS. The resultsPrimary data were collected through questionnaires distributed to business actors engaged in legal products and were analyzed using SEM-PLS. The results
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data adalah dari pegawai, dengan populasi 30 orang dan sampel sebanyak 30 orang.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data adalah dari pegawai, dengan populasi 30 orang dan sampel sebanyak 30 orang.
SULTANISTSULTANIST Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan penyedia layanan listrik terintegrasi masih memiliki tingkat kematangan risiko yang rendah dan menghadapiKesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan penyedia layanan listrik terintegrasi masih memiliki tingkat kematangan risiko yang rendah dan menghadapi
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa aluminium maupun kaca memiliki dinamika harga yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi, teknis,Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa aluminium maupun kaca memiliki dinamika harga yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi, teknis,
ASIAASIA Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, termasuk tingkat partisipasi masyarakat dalamPenelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, termasuk tingkat partisipasi masyarakat dalam
ASIAASIA Penelitian ini dilakukan selama lima tahun berturut-turut, dari 2018 hingga 2022, mencakup 16 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Penelitian ini dilakukan selama lima tahun berturut-turut, dari 2018 hingga 2022, mencakup 16 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakanJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan
Useful /
UNTADUNTAD Social media plays a central role in shaping the preferences and behaviors of Generation Z, including in the realm of fashion. The TikTok account @sashfirSocial media plays a central role in shaping the preferences and behaviors of Generation Z, including in the realm of fashion. The TikTok account @sashfir
SULTANISTSULTANIST While organizational culture increases work stress, it does not significantly affect performance. Furthermore, work stress mediates the relationship betweenWhile organizational culture increases work stress, it does not significantly affect performance. Furthermore, work stress mediates the relationship between
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiNamun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
UNRAMUNRAM Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman tentang pemasaran digital, rendahnya kualitas kemasan, serta terbatasnya jangkauanPermasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman tentang pemasaran digital, rendahnya kualitas kemasan, serta terbatasnya jangkauan