ITKESWHSITKESWHS

Abdimas MedikaAbdimas Medika

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang gizi seimbang dalam upaya meningkatkan ketahanan tubuh dalam menghadapi era new normal di masa pandemi covid-19, serta memberikan tips agar keluarga tetap bisa beraktivitas tanpa merasa khawatir. Pelaksanaan kegiatan direncanakan 2 kali kegiatan selama 2 minggu. Dengan adanya penyuluhan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan menu makanan dengan gizi seimbang untuk keluarga, terutama menu bagi putra putrinya yang sekolah di TK Darut Tauhid Al-Islami Bunder Kabupaten Jember. Kegiatan ini menyasar murid, orang tua murid, guru dan yayasan agar terjadi perubahan perilaku hidup sehat dalam menghadapi era new normal, maka selain pengetahuan dan perilaku hidup sehat juga harus tersedia sarana-prasarana yang mencerminkan pola perilaku hidup sehat sesuai dengan protokol kesehatan dalam menghadapi new normal. Metode yang dilakukan adalah dengan memberi bantuan nutrisi berupa bahan makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh bagi murid, serta memberikan edukasi dan penyuluhan kepada wali murid, pihak lembaga yaitu guru dan yayasan. Evaluasi yang diberikan adalah tentang gizi seimbang, kebiasaan hidup sehat pada masa pandemi covid-19 melalui pre test dan post test. Untuk mengetahui peningkatan kesehatan fisik dan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang yaitu dengan observasi dan kuesioner pada wali murid. Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telah dipublikasikan di jurnal, modul pembelajaran kepada masyarakat dan peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta sosialisasi penerapan asupan nutrisi sehat sebagai bentuk ketahanan tubuh dalam menghadapi era New Normal pada murid dan wali murid TK Darut Tauhid Al-Islami.

Sosialisasi Gizi Seimbang dan Penerapan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 telah menunjukkan adanya perubahan pengetahuan pada peserta, meskipun belum sepenuhnya optimal.Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, guru diharapkan dapat menerapkan konsep gizi seimbang dan protokol kesehatan dalam proses pembelajaran.Dukungan dana dari instansi terkait dan masyarakat diperlukan untuk keberlanjutan sosialisasi ini, sehingga dapat menumbuhkan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode penyuluhan gizi dalam meningkatkan perilaku makan sehat pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial budaya keluarga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan uji coba model intervensi gizi yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dan guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pola makan sehat. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari program penyuluhan gizi terhadap status gizi dan kesehatan anak, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perilaku makan sehat setelah program selesai. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi pengembangan program gizi yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan, serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.

Read online
File size707.95 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test