RISETILMIAHRISETILMIAH

Impression : Jurnal Teknologi dan InformasiImpression : Jurnal Teknologi dan Informasi

Perkembangan teknologi finansial telah mempercepat adopsi pembayaran digital di Indonesia, terutama sejak masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkini periode 2021–2025 yang ditulis oleh peneliti Indonesia mengenai adopsi digital payment, dengan penekanan pada aspek teknologi, regulasi, dan perilaku konsumen. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis melalui penelusuran data dari Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor kepercayaan (trust), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), pengaruh sosial serta dukungan regulasi melalui implementasi QRIS memiliki peran signifikan dalam mendorong adopsi pembayaran digital. Penelitian juga mengusulkan kerangka konseptual yang memposisikan perilaku konsumen sebagai variabel mediasi antara faktor teknologi dan kebijakan terhadap adopsi aktual. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penyedia jasa keuangan dan pembuat kebijakan untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan pembayaran digital di Indonesia pada periode 2021-2025 dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknologi, perilaku konsumen, dan kebijakan publik.Pandemi COVID-19 berperan sebagai katalis utama dalam mempercepat peralihan ke transaksi nontunai, dan adopsi digital payment tidak hanya ditentukan oleh kegunaan dan kemudahan penggunaan, tetapi juga oleh kepercayaan dan keamanan yang dirasakan pengguna.Studi ini menekankan pentingnya sinergi antara industri, regulator, dan konsumen dalam membangun ekosistem pembayaran yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan perlu memperluas desain metodologi dengan studi longitudinal atau mixed-methods untuk memahami dinamika jangka panjang adopsi digital payment. Studi komparatif antarwilayah, seperti antara daerah perkotaan dan pedesaan, atau antara wilayah Jawa dan luar Jawa, dapat menggali perbedaan struktural dalam adopsi. Lebih lanjut, penelitian mendalam pada pedagang kecil yang belum mengadopsi QRIS akan memberikan gambaran utuh tentang hambatan praktis di lapangan, sehingga dapat dirumuskan strategi implementasi yang lebih efektif dan inklusif. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan mengkaji dampak adopsi pembayaran digital terhadap inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat, serta mengidentifikasi potensi risiko dan tantangan yang mungkin timbul seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

  1. Digital Payment During Pandemic: An Extension of The Unified Model of QR Code | Academic Journal of Interdisciplinary... doi.org/10.36941/ajis-2021-0166Digital Payment During Pandemic An Extension of The Unified Model of QR Code Academic Journal of Interdisciplinary doi 10 36941 ajis 2021 0166
  2. Quick Response Indonesian Standard (QRIS): Does Government Support Contribute to Cashless Payment System... doi.org/10.35313/jmi.v2i1.29Quick Response Indonesian Standard QRIS Does Government Support Contribute to Cashless Payment System doi 10 35313 jmi v2i1 29
Read online
File size652.07 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test