UAIUAI
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dari sisi role/ peran yang dihadapi oleh para perawat Indonesia sekembalinya mereka dari Jepang ketika mereka mulai bekerja sebagai perawat di rumah sakit di Indonesia. Data utama dalam penelitian ini berasal dari data kuisioner dan interview dengan 10 orang perawat Indonesia yang pernah bekerja di Jepang dalam kerangka IJ-EPA. Teori peran/ role digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisa tantangan yang para perawat ini hadapi ketika mulai bekerja di rumah sakit di Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah para perawat ini cukup menghadapi kesulitan dan perlu beradaptasi kembali ketika melakukan tindakan medis seperti menyuntik, menginfus dan mengambil darah pasien. Hal ini disebabkan adanya peraturan di Jepang yang melarang mereka untuk melakukan tindakan medis apabila belum lulus ujian lisensi keperawatan Jepang. Akibatnya, sekembalinya di Indonesia dan mulai bekerja di rumah sakit di Indonesia mereka tidak dapat melakukan role/ perannya sebagai perawat secara maksimal.
Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa para perawat Indonesia yang bekerja di Jepang sebagai asisten perawat dan calon care worker mengalami penurunan skill/ kemampuan terkait kemampuan untuk melakukan tindakan medis seperti menginfus dan mengambil darah.Hal tersebut disebabkan karena adanya peraturan di Jepang yang melarang perawat yang belum lulus ujian lisensi keperawatan Jepang untuk melakukan tindakan medis.Penurunan skill para perawat ini sekembalinya dari Jepang merupakan tantangan tersendiri bagi mereka ketika mulai bekerja di rumah sakit di Indonesia.Selain itu adanya pandangan dari sesama perawat yang saat ini bekerja di rumah sakit di Indonesia dan belum pernah bekerja di luar negeri yang beranggapan bahwa kemampuan para perawat yang pernah bekerja di luar negeri pasti bagus juga merupakan suatu tantangan tersendiri bagi para perawat yang baru pulang dari Jepang ini.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan skill perawat Indonesia setelah bekerja di Jepang, seperti peraturan yang melarang mereka melakukan tindakan medis, dan bagaimana hal ini dapat diatasi. 2. Meneliti bagaimana persepsi dan harapan rekan kerja perawat di Indonesia terhadap perawat yang kembali dari Jepang, dan bagaimana hal ini dapat dikelola agar tidak menjadi beban bagi perawat yang baru pulang. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari pengalaman bekerja di Jepang terhadap karier dan kompetensi perawat Indonesia, serta bagaimana pengalaman ini dapat dimanfaatkan secara positif.
| File size | 683.03 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan berbasis materi interaktif, simulasi komunikasi antara orang tua dan anak, diskusi kelompok, sertaMetode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan berbasis materi interaktif, simulasi komunikasi antara orang tua dan anak, diskusi kelompok, serta
JOMPARNDJOMPARND Skor pengetahuan peserta (dari kuesioner) meningkat rata-rata dari 58,25 menjadi 88,5 (skala 100), yang mencerminkan efektivitas pendekatan edukatif yangSkor pengetahuan peserta (dari kuesioner) meningkat rata-rata dari 58,25 menjadi 88,5 (skala 100), yang mencerminkan efektivitas pendekatan edukatif yang
JOMPARNDJOMPARND Edukasi yang diberikan bertujuan membangun relasi yang adil dan empatik dalam keluarga, serta mendorong terbentuknya masyarakat yang aman, inklusif, danEdukasi yang diberikan bertujuan membangun relasi yang adil dan empatik dalam keluarga, serta mendorong terbentuknya masyarakat yang aman, inklusif, dan
JOMPARNDJOMPARND Peserta dan ketua RT menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Anak-anak mampu menghasilkan kerajinan celenganPeserta dan ketua RT menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Anak-anak mampu menghasilkan kerajinan celengan
KEMENSOSKEMENSOS Namun, dimensi koping berfokus masalah pada keluarga di wilayah pegunungan lebih tinggi daripada keluarga di wilayah pesisir. Hasil uji hubungan menunjukkanNamun, dimensi koping berfokus masalah pada keluarga di wilayah pegunungan lebih tinggi daripada keluarga di wilayah pesisir. Hasil uji hubungan menunjukkan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Peran yang dapat diidentifikasi yaitu ibu sebagai pengasuh, ibu sebagai pendidik, ibu sebagai pendorong, dan ibu sebagai pengawas. Diharapkan pemerintahPeran yang dapat diidentifikasi yaitu ibu sebagai pengasuh, ibu sebagai pendidik, ibu sebagai pendorong, dan ibu sebagai pengawas. Diharapkan pemerintah
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program seperti komposter, pupuk organik cair, dan aksesori dari limbah organik, yang mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan edukasiProgram seperti komposter, pupuk organik cair, dan aksesori dari limbah organik, yang mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan edukasi
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) meliputi pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pemantapan ketahananProgram KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) meliputi pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pemantapan ketahanan
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Objek penelitian ini adalah total 15 sampel produk beras yang tersebar di Pasar Inpres Manonda, Palu. Hasil menunjukkan bahwa 15sampel beras dinyatakanObjek penelitian ini adalah total 15 sampel produk beras yang tersebar di Pasar Inpres Manonda, Palu. Hasil menunjukkan bahwa 15sampel beras dinyatakan
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Peningkatan kualitas lingkungan layanan rencana keluarga dapat membantu perempuan dalam memilih kontrasepsi yang sesuai. Penggunaan kontrasepsi modernPeningkatan kualitas lingkungan layanan rencana keluarga dapat membantu perempuan dalam memilih kontrasepsi yang sesuai. Penggunaan kontrasepsi modern
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Kadar vitamin D diperiksa menggunakan ELISA dan kadar kalsium menggunakan metode ARSENAZO. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kadar vitaminKadar vitamin D diperiksa menggunakan ELISA dan kadar kalsium menggunakan metode ARSENAZO. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kadar vitamin
KEMENSOSKEMENSOS Inovasi sosial, dalam hal ini model BAAS Kecamatan Tambakdahan menjadi solusi efektif dalam membantu Pemerintah Daerah menurunkan angka prevalensi stunting.Inovasi sosial, dalam hal ini model BAAS Kecamatan Tambakdahan menjadi solusi efektif dalam membantu Pemerintah Daerah menurunkan angka prevalensi stunting.