PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING
Peradaban Journal of Religion and SocietyPeradaban Journal of Religion and SocietyPenelitian ini menganalisis konstruksi identitas manusia dalam Al‑Quran dan menempatkannya dalam dialog kritis dengan paradigma antroposentris Barat. Jika pemikiran Barat modern sering kali menempatkan manusia sebagai pusat realitas dan mereduksinya pada dimensi biologis serta rasional semata, penelitian ini menunjukkan bagaimana Al‑Quran menawarkan pandangan yang lebih holistik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis untuk mengkaji istilah‑istilah kunci Al‑Quran untuk manusia (insān, basyar, an‑nās, dan banī Ādam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al‑Quran tidak sekadar menyebut manusia sebagai makhluk biologis, tetapi juga sebagai makhluk berakal yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial. Istilah insān menggambarkan manusia sebagai makhluk yang lemah dan pelupa, basyar menekankan aspek biologis, an‑nās menunjukkan manusia sebagai makhluk sosial, dan banī Ādam menggarisbawahi nilai kemanusiaan serta pengakuan terhadap Tuhan. Kritik ini didukung oleh prinsip tawḥīd (kesatuan ciptaan) dan mīzān (keseimbangan), yang menegaskan bahwa manusia adalah bagian integral dari sistem kosmik. Identitas manusia dalam Al‑Quran didefinisikan oleh kesanggupan menjalankan amanah Ilahi dan menjaga harmoni ekologis secara etis, memberikan landasan untuk pemahaman diri yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penelitian ini menganalisis konstruksi identitas manusia dalam Al‑Quran melalui istilah kunci (insān, basyar, an‑nās, banī Ādam) dan mengkritik paradigma antroposentris Barat yang reduktif.Identitas manusia di Quran terbagi menjadi dimensi spiritual (abd, pengabdian kepada Tuhan) dan sosial (ukhuwah, muasyarah), menekankan tanggung jawab moral, sosial, dan ekologis.Kesimpulannya, manusia diposisikan sebagai khalīfah yang harus menjalankan amanah Ilahi serta menjaga keseimbangan kosmik secara etis, menghasilkan pemahaman diri yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan semantik istilah‑istilah identitas manusia di dalam Al‑Quran dengan terjemahan bahasa lain serta teks agama lain untuk mengungkap variasi konseptual lintas budaya. Selanjutnya, penelitian empiris dapat meneliti bagaimana komunitas Muslim kontemporer menginternalisasi konsep identitas manusia Al‑Quran dalam perilaku ekologis dan sosial mereka, menggunakan metode survei dan observasi lapangan. Selain itu, pengembangan model komputasional berbasis natural language processing dapat membangun jaringan semantik istilah‑istilah manusia dalam Al‑Quran, melacak hubungan antar istilah serta evolusinya sepanjang ayat‑ayat, yang dapat menjadi dasar analisis interdisipliner antara ilmu bahasa, teologi, dan ilmu lingkungan.
| File size | 505.78 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perempuan—yang menanggung beban ganda dalam rumah tangga sekaligus dalam perjuangan memperolehPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perempuan—yang menanggung beban ganda dalam rumah tangga sekaligus dalam perjuangan memperoleh
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan nilai yang berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran hak asasi manusia. Pendidikan warga negara (PKN) memilikiPenelitian ini menekankan pentingnya pendidikan nilai yang berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran hak asasi manusia. Pendidikan warga negara (PKN) memiliki
STTNISTTNI Gereja dapat menjaga martabat manusia di tengah tekanan logika kendali digital dengan memelihara relasionalitas, menata ritme kehadiran yang menahan percepatanGereja dapat menjaga martabat manusia di tengah tekanan logika kendali digital dengan memelihara relasionalitas, menata ritme kehadiran yang menahan percepatan
UIN SUSKAUIN SUSKA Beberapa kebijakan telah diterapkan untuk memperkuat pendidikan Islam, termasuk reformasi kurikulum, integrasi sains dan Islam, penekanan pada pendidikanBeberapa kebijakan telah diterapkan untuk memperkuat pendidikan Islam, termasuk reformasi kurikulum, integrasi sains dan Islam, penekanan pada pendidikan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Variasi model hijab mencerminkan perbedaan tingkat internalisasi nilai-nilai agama, dengan pengguna khimar cenderung memiliki konsistensi religius yangVariasi model hijab mencerminkan perbedaan tingkat internalisasi nilai-nilai agama, dengan pengguna khimar cenderung memiliki konsistensi religius yang
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Integrasi nilai‑nilai Quran dengan teori psikologi modern memberikan landasan konseptual yang kuat untuk model pendidikan keluarga yang seimbang, sekaligusIntegrasi nilai‑nilai Quran dengan teori psikologi modern memberikan landasan konseptual yang kuat untuk model pendidikan keluarga yang seimbang, sekaligus
STAI TBHSTAI TBH Hasil penelitian bahwa program TPQ dilaksanakan melalui perencanaan berbasis kebutuhan siswa, pelaksanaan rutin setiap pagi menggunakan metode Yanbua,Hasil penelitian bahwa program TPQ dilaksanakan melalui perencanaan berbasis kebutuhan siswa, pelaksanaan rutin setiap pagi menggunakan metode Yanbua,
UNISMUHUNISMUH Language is a powerful tool for expressing identity, navigating relationships, and addressing cultural complexities, particularly in literary works thatLanguage is a powerful tool for expressing identity, navigating relationships, and addressing cultural complexities, particularly in literary works that
Useful /
STTNISTTNI Analisis ini menunjukkan bahwa perintah kasih dalam Imamat 19.18 harus dipahami sebagai kewajiban moral universal yang sesuai dengan prinsip etika deontologisAnalisis ini menunjukkan bahwa perintah kasih dalam Imamat 19.18 harus dipahami sebagai kewajiban moral universal yang sesuai dengan prinsip etika deontologis
CASSRCASSR The instrument demonstrated strong reliability (α = 0. 88). Results indicate that a large proportion of respondents believe Facebook and YouTube contributeThe instrument demonstrated strong reliability (α = 0. 88). Results indicate that a large proportion of respondents believe Facebook and YouTube contribute
ARIMBIARIMBI Nilai R Square sebesar 0,635 menunjukkan bahwa 63,5% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh pembagian kerja, disiplin kerja, dan beban kerja, sedangkanNilai R Square sebesar 0,635 menunjukkan bahwa 63,5% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh pembagian kerja, disiplin kerja, dan beban kerja, sedangkan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini bertujan untuk mengkaji praktik penambangan pasir di Kabupaten Lombok Timur melalui perspektif Hifẓul al-biah, dengan fokus pada dampakPenelitian ini bertujan untuk mengkaji praktik penambangan pasir di Kabupaten Lombok Timur melalui perspektif Hifẓul al-biah, dengan fokus pada dampak