EBSINAEBSINA
Jurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaJurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaLatar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi kesehatan umum pada orang dewasa yang lebih tua dan merupakan faktor risiko utama komplikasi kardiovaskular. Intervensi non-farmakologis, seperti relaksasi Benson, menawarkan pendekatan yang aman dan mudah diakses untuk pengelolaan tekanan darah pada lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek terapi relaksasi Benson terhadap penurunan tekanan darah pada orang dewasa yang lebih tua dengan hipertensi di Desa Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Indonesia. Metode: Desain studi kasus deskriptif digunakan dengan dua responden lansia yang didiagnosis dengan hipertensi stadium I. Relaksasi Benson diberikan sekali sehari selama tiga hari berturut-turut, dengan setiap sesi berlangsung 10-20 menit. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah setiap intervensi. Kriteria inklusi adalah: diagnosis hipertensi, usia ≥35 tahun, kemampuan untuk berkomunikasi secara verbal, dan kesediaan untuk berpartisipasi. Kriteria eksklusi termasuk kesadaran yang berubah atau penggunaan obat antihipertensi bersamaan selama penelitian. Hasil: Kedua responden menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang konsisten di ketiga hari tersebut. Tekanan darah Ibu S menurun dari 145/100 mmHg menjadi 130/80 mmHg (penurunan 15/20 mmHg), bergeser dari hipertensi stadium I menjadi prehipertensi. Tekanan darah Bapak S menurun dari 142/105 mmHg menjadi 120/77 mmHg (penurunan 22/28 mmHg), mencapai rentang normal. Penurunan harian berkisar antara 5-15 mmHg pada tekanan sistolik dan 5-15 mmHg pada tekanan diastolik. Kesimpulan: Terapi relaksasi Benson menunjukkan efek positif dalam menurunkan tekanan darah pada individu lanjut usia dengan hipertensi, mendukung penggunaannya sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif dalam pengaturan komunitas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknik relaksasi Benson memberikan efek positif dalam menurunkan tekanan darah pada kedua responden yang awalnya mengalami hipertensi stadium I.Setelah tiga hari berturut-turut menjalani terapi relaksasi Benson, kedua partisipan menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan.Ibu S mengalami perbaikan dari hipertensi stadium I menjadi prehipertensi, sementara Bapak S mencapai tekanan darah normal.Hasil ini mengindikasikan bahwa teknik relaksasi Benson berpotensi menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengelola hipertensi ringan, khususnya dalam konteks perawatan keperawatan komunitas.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan beragam untuk menguji efektivitas relaksasi Benson pada populasi hipertensi lansia yang lebih luas. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas relaksasi Benson dengan intervensi non-farmakologis lainnya, seperti olahraga teratur atau modifikasi diet, dalam mengelola tekanan darah pada lansia. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi lansia terhadap relaksasi Benson, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan intervensi ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat dan implementasi relaksasi Benson dalam perawatan hipertensi pada lansia, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular pada kelompok usia ini.
- 0. please enable javascript view page content support doi.org/10.21608/asnj.2022.120036.13160 please enable javascript view page content support doi 10 21608 asnj 2022 120036 1316
- The Relation Between Life Style and Quality of Life on Hypertension Farmers in Panti District, Jember... ebsina.or.id/journals/index.php/JRCNP/article/view/226The Relation Between Life Style and Quality of Life on Hypertension Farmers in Panti District Jember ebsina journals index php JRCNP article view 226
| File size | 311.34 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah (campuran semangka pepaya dan tomat pepaya) terhadap tekanan darah penderita hipertensiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah (campuran semangka pepaya dan tomat pepaya) terhadap tekanan darah penderita hipertensi
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Zainoel Abidin, Banda Aceh, Indonesia. Kadar plasma adiponektin di ukur dengan menggunakan alat immunosorbent enzyme-linked (ELISA) sesuai dengan spesifikasiZainoel Abidin, Banda Aceh, Indonesia. Kadar plasma adiponektin di ukur dengan menggunakan alat immunosorbent enzyme-linked (ELISA) sesuai dengan spesifikasi
HTPHTP Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu pencetus utama terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah (cardiovascular disease). PrevalensiTekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu pencetus utama terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah (cardiovascular disease). Prevalensi
UDSUDS Masyarakat Desa Curah Kalong antusias terhadap sosialisasi dan implementasi terapi bekam sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Terapi keperawatanMasyarakat Desa Curah Kalong antusias terhadap sosialisasi dan implementasi terapi bekam sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Terapi keperawatan
UNIVMEDUNIVMED 1,01-5,35) terhadap kejadian PJK dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling sering untuk PJK1,01-5,35) terhadap kejadian PJK dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling sering untuk PJK
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Salah satu penanganan hipertensi adalah dengan melakukan senam Qigong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam qigong terhadap tekananSalah satu penanganan hipertensi adalah dengan melakukan senam Qigong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam qigong terhadap tekanan
STIKESNHSTIKESNH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi
UNIVMEDUNIVMED Kelompok pertama diobati dengan pemberian oral 2 g FJA dan kelompok kedua dengan 25 mg kaptopril setiap hari selama 4 minggu. Tekanan darah sistolik danKelompok pertama diobati dengan pemberian oral 2 g FJA dan kelompok kedua dengan 25 mg kaptopril setiap hari selama 4 minggu. Tekanan darah sistolik dan
Useful /
EBSINAEBSINA Pada Ibu Y, skala nyeri menurun dari 7 (nyeri berat) menjadi 3 (nyeri ringan); pada Ibu M, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 2. Kesimpulan: PenerapanPada Ibu Y, skala nyeri menurun dari 7 (nyeri berat) menjadi 3 (nyeri ringan); pada Ibu M, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 2. Kesimpulan: Penerapan
UNIVMEDUNIVMED Latar Belakang Nyeri persalinan merupakan salah satu pengalaman paling menyakitkan dalam kehidupan perempuan. Salah satu metode penanganan nyeri tersebutLatar Belakang Nyeri persalinan merupakan salah satu pengalaman paling menyakitkan dalam kehidupan perempuan. Salah satu metode penanganan nyeri tersebut
UNIVMEDUNIVMED Kesimpulan: Pemberian ekstrak buah A. bilimbi L. memengaruhi kadar PDGF dan TNF-α pada tikus ALF yang diinduksi CCl4, menunjukkan aktivitas hepatoprotektifKesimpulan: Pemberian ekstrak buah A. bilimbi L. memengaruhi kadar PDGF dan TNF-α pada tikus ALF yang diinduksi CCl4, menunjukkan aktivitas hepatoprotektif
UNIVMEDUNIVMED Penelitian ini bertujuan untuk menilai biofilm sejenis dan dual- spesies Escherichia coli (kode A), Staphylococcus aureus (kode B), Klebsiella pneumoniaePenelitian ini bertujuan untuk menilai biofilm sejenis dan dual- spesies Escherichia coli (kode A), Staphylococcus aureus (kode B), Klebsiella pneumoniae