MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Saat ini pondok pesantren Tahfizhul Quran Amanatul Huda masih melakukan dakwah secara tradisional, sehingga dakwah yang dilakukan tidak berdampak luas ke masyarakat. Materi-materi dakwah yang bagus hanya tersampaikan ke segelintir jamaah saja. Dalam melakukan dakwah, Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Amanatul Huda menghadapi tantangan Teknologi. Sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah sangat pesat, media sosial telah menjadi salah satu alat yang sangat berpengaruh dalam memperluas jangkauan dakwah dan pendidikan agama. Dalam rangka mendukung upaya ini, perlu adanya program sosialisasi yang tepat guna. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan tema Sosialisasi Etika Penggunaan Sosial Media Dan Keamanan Penyebaran Informasi Di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Amanatul Huda, akan dapat melakukan dakwah dengan memanfaatkan sosial media dengan cara memproduksi konten-konten dakwah yang tepat sasaran dan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Ponpes Tahfidzhul Quran Amanatul Huda mengenai sosialisasi pemanfaatan media sosial sangat dibutuhkan oleh santri, pengajar, dan pengurus.Metode ini dapat dipahami dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk proses belajar mengajar, administrasi, dan promosi pesantren.Pihak Ponpes menyambut baik kegiatan tersebut dan bersedia menjadi mitra untuk program serupa di masa mendatang.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas jangka panjang penggunaan konten media sosial dalam meningkatkan partisipasi santri terhadap kegiatan dakwah, misalnya dengan menguji perubahan perilaku selama satu tahun setelah intervensi (Bagaimana dampak konten media sosial terhadap partisipasi dakwah santri dalam jangka panjang?). Selain itu, studi komparatif antara pesantren yang menerapkan sosialisasi media sosial dengan yang tidak dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan (Apakah terdapat perbedaan signifikan dalam capaian dakwah antara pesantren yang menggunakan media sosial dan yang tidak?). Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan modul pelatihan media sosial berbasis teknologi terkini, seperti penggunaan aplikasi mobile dan analisis data, serta menilai penerimaannya oleh para pengajar dan santri (Bagaimana respons dan penerimaan modul pelatihan media sosial berbasis teknologi terbaru di lingkungan pesantren?). Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk memperkuat strategi dakwah digital di pesantren.

  1. OPTIMALISASI DAKWAH MELALUI MEDIA SOSIAL PADA ERA MILENIAL | Habibi | Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah.... doi.org/10.24260/al-hikmah.v12i1.1085OPTIMALISASI DAKWAH MELALUI MEDIA SOSIAL PADA ERA MILENIAL Habibi Jurnal Al Hikmah Jurnal Dakwah doi 10 24260 al hikmah v12i1 1085
Read online
File size313.4 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test