HELVETIAHELVETIA

Journal of Nursing UpdateJournal of Nursing Update

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemajuan zaman, baik dalam bidang pertanian, bidang kebudayaan dan juga tidak ketinggalan pula dalam bidang kedokteran untuk memberikan pertolongan terhadap penderita. Fisioterapi merupakan salah satu cabang dalam ilmu kedokteran yang mempunyai peranan sangat penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan terhadap suatu kelainan atau penyakit agar supaya penderita dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan dapat mengerjakan pekerjaannya sendiri tanpa memerlukan pertolongan orang lain. Untuk mengetahui pengaruh penambahan tens pada terapi latihan terhadap peningkatan lingkup gerak sendi lutut paska operasi fraktur femur 1/3 distal. Penelitian dengan paired sample t test pada 14 sample di RSI Ibnu Sina Pekanbaru. Data hasil uji analisis untuk membandingkan rata – rata (mean) dari dua ampel yang berbeda yaitu rata – rata (mean) dari kelompok perlakuan (penambahan tens pada terapi latihan) dan kelompok control (terapi latihan) untuk mengetahui perbedaan efek penambahan tens pada terapi latihan terhadap peningkatan LGS lutut fraktur femur 1/3 distal dengan menggunakan independent sample t test ditemukan bahwa nilai p = 0,00 (p < 0,05) yang berarti ada perbedaan yang bermakna dari penambahan tens pada terapi latihan terhadap peningkatan LGS lutut fraktur femur 1/3 distal. Penambahan tens pada terapi latihan memberikan efek peningkatan LGS lutut femur 1/3 distal.

Ada efek TENS dan Terapi Latihan terhadap peningkatan LGS sendi lutut paska operasi fraktur femur 1/3 distal.Ada beda efek antara penambahan TENS pada Terapi Latihan dengan Terapi Latihan terhadap peningkatan LGS lutut pada paska operasi fraktur femur 1/3 distal.Perlu penelitian yang lebih lanjut dalam penelitian sampel dan metode penelitian yang baik sehingga akan didapati hasil penelitian yang baik pula.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas jumlah sampel penelitian untuk meningkatkan validitas dan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan durasi intervensi yang lebih lama untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari penambahan TENS pada terapi latihan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh penambahan TENS pada terapi latihan terhadap parameter lain seperti nyeri, fungsi lutut, dan kualitas hidup pasien pasca operasi fraktur femur, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat terapi ini. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh bukti yang lebih kuat untuk mendukung penerapan penambahan TENS pada terapi latihan dalam rehabilitasi pasien pasca operasi fraktur femur.

Read online
File size669.72 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test