UNTAG SMDUNTAG SMD

JMA: JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSIJMA: JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI

Kenaikan harga saham yang terlalu tinggi, akan menyebabkan permintaan terhadap pembelian saham tersebut mengalami penurunan dan pada akhirnya dapat menmenyebabkan harga saham tersebut menjadi tidak fluktuatif lagi. Untuk menghindari kondisi tersebut, maka yang dilakukan oleh perusahaan adalah menurunkan harga saham pada kisaran harga yang menarik minat investor untuk membeli yaitu melalui pemecahan saham (stock split). Pada dasarnya penelitian mengenai stock split sudah sering dilakukan. Namun permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya hasil penelitian yang berbeda-beda, maka diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan pada dua perusahaan yang melakukan stock split sesuai dengan sub sektor industry Logam dan sejenisnya yaitu perusahaan PT Alumindo Light Metal Industri Tbk dan PT Indal Alumunium Industry Tbk pada tahun 2013-2015. Penelitian ini menggunakan analisis rasio keuangan Profitabilitas ROA dan ROE. Dari hasil uji analisis rasio ROA dan ROE menunjukkan hasil yang berbeda dari ke dua perusahaan, PT Alumindo Light Metal Industri Tbk mengalami penurunan laba dibandingkan sebelum melakukan stock split rata-rata sebesar -0,016619962 atau -1,66% yang dihitung menggunakan rasio ROA dan ROE sebesar -0,007500725 atau 0,8% sepanjang tahun 2014 sampai dengan tahun 2015 setelah terjadi stock split. Namun hasil berbeda terjadi pada PT Indal Alumunium Industry Tbk yang berhasil meningkatkan laba perusahaan setelah melakukan stock split yang dihitung menggunakan rasio profitabilitas ROA dan ROE dengan rata-rata sebesar 0,23292375 atau 4% untuk ROA dan ROE sebesar 0,023047635 atau 2,35% sepanjang tahun 2014 sampai dengan tahun 2015.

Keputusan melakukan stock split menimbulkan perbedaan yang cukup signifikan pada ROA dan ROE PT Alumindo Light Metal Industry Tbk dan PT Indal Alumunium Industry Tbk.Hasil penelitian pada PT Alumindo Light Metal Industry Tbk menyimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini ditolak karena tidak terjadi peningkatan laba perusahaan setelah stock split yang dikarenakan kinerja emiten yang memburuk dan investor yang diliputi ketidakpastian mengenai kestabilan laba dan prospek dividen dimasa yang akan datang.Sebaliknya, hasil penelitian pada PT Indal Alumunium Industry Tbk menyimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini diterima karena kinerja emiten yang semakin membaik sehingga mempengaruhi minat para investor membeli saham pada perusahaan sehingga laba pada perusahaan terus meningkat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak stock split pada perusahaan di sektor industri lain untuk membandingkan respons profitabilitas secara lintas sektor. Selain itu, perlu dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan perusahaan yang memiliki karakteristik berbeda, seperti ukuran perusahaan atau tingkat keterbukaan informasi, untuk memahami variabel yang memediasi hubungan antara stock split dan profitabilitas. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh stock split terhadap perilaku investor jangka panjang, seperti perubahan pola pembelian saham atau harapan kinerja perusahaan di masa depan, yang belum sepenuhnya terukur dalam studi ini.

Read online
File size323 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test